Narasi TV

Artikel Narasi

Dari Redaksi: Guru Ngaji Cabul di Depok, RUU TPKS Gagal Disahkan, dan Kabar Lainnya Sepekan Terakhir

Image

Senin, 20 12 2021

Makin ditelusuri, ternyata makin banyak kasus pelecehan seksual bermunculan. Yang Terhormat DPR RI, mau sampai kapan kalian tunda pengesahan RUU TPKS?

I

Kemarin Pemilik Pesantren, Sekarang Guru Ngaji Jadi Pelaku Pencabulan

Kasus kekerasan seksual terhadap anak terungkap lagi. Kali ini terduga pelakunya adalah MMS (52) seorang guru ngaji di salah satu majelis taklim di Depok, Jawa Barat. Jumlah korbannya ada 5 orang, dan pelaku diketahui sudah melakukan aksi bejatnya sejak Oktober 2021.

Kasus-kasus pelecehan seksual terus bermunculan. Lalu, sampai kapan pemerintah cuma berdiam diri, tanpa solusi cepat?

Tonton videonya:

Guru Ngaji di Depok Cabuli Anak di Bawah Umur Diiming-imingi Rp10 Ribu | Narasi Newsroom

II

RUU TPKS Gagal Disahkan di Tengah Darurat Kekerasan Seksual

RUU Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS) kembali gagal disahkan dalam rapat penutupan masa persidangan II 2021-2022, Kamis (16/12/2021). Padahal, sebelumnya RUU ini sempat akan dibawa dan ditetapkan sebagai UU inisiatif DPR pada Rabu (8/12/2021). Lalu, gimana nasib RUU TPKS selanjutnya? Padahal kasus kekerasan seksual terus meningkat.

Tonton videonya:

Lagi-Lagi Gagal Disahkan: Nasib RUU TPKS di Tengah Darurat Kekerasan Seksual | Narasi Newsroom

III

Korban Kekerasan Seksual di KPI Dinonaktifkan, Pelakunya Malah Perpanjang Kontrak

Masih ingat kasus perundungan dan kekerasan seksual di internal KPI kemarin? Sekarang kabarnya makin bikin kesal, para terduga pelaku kedapatan ikut daftar tes perpanjangan kontrak. Sementara korban (MS) malah sudah dinonaktifkan sejak September lalu.

MS juga sempat diberi surat penertiban karena enggak ngisi absen daring, padahal posisinya, ia masih dalam keadaan trauma. Halo KPI, ini bagaimana kelanjutannya? Kok, malah korban yang terus kena imbasnya, sementara sepertinya si pelaku masih petantang-petenteng di kantor leluasa bekerja?

Tonton videonya:

Korban Dinonaktifkan, KPI Malah Perpanjang Kontrak Pelaku Pelecehan? | Narasi Newsroom

IV

Waspada! Varian Omicron Sudah Sampai Indonesia

Pada 15 Desember 2021, seorang petugas kebersihan di RSDC Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, terdeteksi terinfeksi varian baru COVID-19, Omicron. Menurut Epidemiolog, dengan potensi kecepatan penularan dua kali lebih cepat dari varian Delta, serta sifatnya yang dapat menurunkan efektivitas vaksin, Omicron ini patut diwaspadai.

Aduh, kira-kira bagaimana, ya, cara mencegah penularannya?

Tonton videonya:

YANG PENTING DIKETAHUI DARI KASUS VARIAN OMICRON DI INDONESIA | Narasi Pagi

V

Buna Sopan, Buna Dapat Diskon Hukuman

Kasus selebgram Rachel Vennya yang melanggar karantina COVID-19 dan menyuap tentara, berbuntut kontroversi hingga sekarang. Jadi, Buna dijatuhi hukuman 4 bulan penjara, dengan percobaan 8 bulan dalam sidang kasusnya.

Tapi, ia boleh tidak ditahan jika selama 8 bulan masa percobaan tidak melakukan tindak pidana. Pertimbangannya, karena hakim menilai Buna Rachel sopan dan kooperatif. Ini disebut pertimbangan keadaan meringankan.

Hmm, tapi sebenarnya apa, sih, pertimbangan keadaan meringankan itu? Dan apa benar bisa semudah itu dapat keringanan vonis hukuman?

Tonton videonya:

Kasus Rachel Vennya: Benarkah Cuma Buna yang Dapat Keringanan Hukuman karena Sopan? | Buka Data

Vonis Ringan Rachel Vennya, Hakim Lupa Ada Suap di Kasus Itu? | Narasi Newsroom

  

Nonton Apa Hari Ini

 Image

Spider-Man: No Way Home

Sejak tersiar kabar kalau Marvel Studio dan Sony Pictures akan merilis “Spider-Man: No Way Home”, para penggemar di seluruh dunia sudah mulai bersemangat. Benar saja, setelah resmi dirilis 15 Desember 2021 kemarin, film ini berhasil menarik emosi para penonton.

Lewat trilogi Homecoming penonton bisa melihat perkembangan seorang Peter Parker. Cerita dimulai dari dibongkarnya identitas Peter Parker sebagai Spider-Man oleh Mysterio. Alur film pun berlanjut lebih seru.

“Spider-Man: No Way Home” ini sangat bagus untuk ditonton. Bukan hanya bagian action dan plot twist cerita yang membuat penonton terkesima. Tentu saja efek-efek keren juga sangat ditonjolkan di sini.

Selain itu, penonton juga diajak untuk merasakan berbagai macam emosi. Mulai dari bahagia, tegang, hingga sedih.

Sebelum menonton sebaiknya kamu mulai mengatur ekspektasimu terhadap film ini. Karena dengan begitu, justru kamu akan mendapatkan kesan yang tak terbayangkan oleh kata-kata.

*Halimah Tusadiah

NONTON Trailernya di sini

Saksikan Juga!

 Image

Image 

Salam,

Redaksi Narasi Newsroom

Image

KOMENTAR

SELANJUTNYA

VIDEO POPULER