Narasi TV

Artikel Narasi

Dari Redaksi: Kontroversi Wacana TNI-Polri Jadi Pj Gubernur dan Kabar Sepekan Terakhir

Image

Senin, 04 10 2021

Ingat, ya, beban TNI-Polri itu sudah cukup berat, lho. Enggak perlu diperberat lagi.

Ketimbang nyasar masuk politik, mending fokus ke masalah krusial lain. Laut Natuna itu perlu perhatian, lho. Belum lagi Papua, juga sederet masalah lainnya.

I

Ada Wacana TNI-Polri Bisa Jadi Pj Gubernur 

Belakangan, muncul wacana pemerintah yang membuka peluang bagi perwira TNI-Polri menjadi penjabat kepala daerah untuk mengisi kekosongan pemimpin menjelang Pilkada Serentak 2024 nanti.

Wacana ini tentu saja bikin heboh dan menuai kritik dari berbagai pihak. Soalnya, ada kekhawatiran wacana ini akan membangkitkan kembali dwifungsi ABRI saat Orde Baru dulu.

Tonton videonya:

Reformasi Gini, Kok TNI-Polri Diplot Jadi Penjabat Kepala Daerah? | Narasi Newsroom

PEMERINTAH BUKA OPSI PERWIRA AKTIF JADI PEJABAT. AS TERANCAM TAK MAMPU BAYAR UTANG | Narasi Pagi

II

Pegawai KPK Yang Tak Lolos TWK Ditawari Jadi ASN Polri

Kamu masih ingat, kan, beberapa pekan lalu pegawai KPK yang tak lolos Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) ditawari jadi pegawai BUMN?

Nah, sekarang 56 pegawai yang diberhentikan KPK itu malah ditawari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk jadi aparatur sipil negara (ASN) Polri. Lho, lho, ini gimana ceritanya, bukannya pegawai KPK enggak lulus TWK? Mereka juga dicap Taliban, kan? Terus TWK ini cuma akal-akalan aja, gitu?

Tonton videonya:

Katanya Tak Lulus TWK, kok Diajak Masuk Polri, Logikanya Gimana? | Narasi Newsroom

LOKASI VAKSINASI DI ACEH DIACAK-ACAK WARGA. KAPOLRI REKRUT PEGAWAI KPK GAGAL TWK | Narasi Pagi

III

Pemerintah Bakal Izinkan Kegiatan Berskala Besar

Pemerintah akan mulai mengizinkan kegiatan berskala besar, seperti konser musik, konferensi, pameran, pesta pernikahan, dan lainnya.

Selain itu, pemerintah juga telah menerbitkan pedoman penyelenggaraan kegiatan besar untuk sebelum, saat, dan sesudah acara. Hmm, tapi memangnya kondisi saat ini udah benar-benar aman, ya, untuk kegiatan yang melibatkan banyak orang?

Tonton videonya:

Pemerintah Restui Kegiatan Skala Besar, Epidemiolog: Wanti-Wanti Prokes | Narasi Newsroom

IV

Ramai Kisah Guru Dilantik di Sekolah Fiktif

Media sosial diramaikan cerita aneh soal seorang guru di Minahasa Utara yang dilantik sebagai kepala sekolah. Tapi, keberadaan sekolah yang dimaksud malah enggak ada. Kok bisa?

Kepala BKPP Kabupaten Minahasa Utara pun mengonfirmasi bahwa ada kesalahan penulisan alias salah ketik nama lokasi sekolah dalam surat keputusan (SK) pelantikan. Ckckck, no comment, deh.

Tonton videonya:

Guru Dilantik di Sekolah Fiktif, Pemerintah Bilang Salah Ketik | Narasi Newsroom

V

Mengingat Masa Kelam Tragedi ‘65

Setiap tanggal 30 September, bangsa Indonesia diingkatkan kembali dengan dua peristiwa kelam pada 1965. Kala itu terjadi peristiwa pembunuhan jenderal TNI atau yang dikenal G30S dan peristiwa pasca-65.

Banyak cerita yang tersisa. Mulai dari soal pemenuhan keadilan semua korban hingga nasib dan ingatan generasi keluarga korban dan pelaku.

Tonton videonya:

G30S 1965 dan Tragedi Sesudahnya: Bagaimana Membayar Keadlian yang Belum Tuntas? | Narasi Newsroom

Peristiwa '65 dan Sosialisme Tak Dianggap Tabu Lagi, bahkan Jadi Budaya Pop | Narasi Newsroom

Balada Jenderal Gatot dan Isu Kebangkitan PKI yang Muncul Tiap Akhir September | Narasi Newsroom

"Kami Dikasih Makan Nasi Campur Pasir karena Kami Tahanan G30S PKI" | Narasi Newsroom

“Waktu Ayah dan Paman Saya Mau Dieksekusi, Saya Disuruh Menari” | Narasi Signature

Sensus Daerah Pembunuhan Massal '65 Mana Paling Terdampak, Mana Jadi Tempat Sembunyi? | Buka Data

Sekilas Info

Buat Kamu Para Pecinta Film dan Seni

Iya, kamu…Yang hobinya nontonin film dan ngunjungin exhibition, jangan sampai ketinggalan rangkaian Road to Playfest 2021 ya! Karena di sini, bagi kamu para penikmat dan pembuat film masih berkesempatan buat ikutan PlayCinema Film Festival.

Nikmati pengalaman mengikuti Movie Class and Screening yang bakal kamu dapatkan ketika kamu menjadi peserta PlayCinema Film Festival. Karya filmmu juga bisa ditayangkan pada saat Playfest 2021 jika terpilih, bahkan kamu bisa dapatin hadiah jutaan rupiah, lho. Kirimkan karya filmmu selambat-lambatnya tanggal 5 Oktober 2021 ya!

Image

Nah buat kamu si pecinta seni, jangan khawatir kamu juga bisa tetap ikuti rangkaian Playfest 2021 dengan mengikuti Virtual Art Gallery. It’s time for you to show off your masterpiece to the world! Nantinya karya senimu berkesempatan dipamerkan secara eksklusif di Playfest Virtual Art Gallery 2021. So, submit your artwork before October 6th 2021.

Image

Don't miss the hype! Yuk, kita ketemu dan seru-seruan bareng lagi di Playfest 2021! Sekarang kamu masih punya waktu untuk dapatkan Tiket Presale Playfest 2021 hingga 13 Oktober 2021. Tinggal klik di sini buat dapetin tiketnya! Better to check out your ticket NOW while it’s on SALE!

Submit Your FILM Here!

Submit Your ARTWORK Here!

Baca Apa Hari Ini

 Image

Sunyi adalah Minuman Keras - Sapardi Djoko Damono

“Sebab manusia pada akhirnya adalah ingatan belaka.”

Novel karya Sapardi Djoko Damono ini berkisah tentang Rara, perempuan yang membuat pilihan hidupnya sendiri. Kesibukan sebagai seorang penulis, mengerjakan tugas hingga menyapa para penggemar di media sosial, membuatnya tak berpikir untuk menikah.

Hari-hari Rara dipenuhi dengan aktivitasnya menyelami media sosial demi mengejar pamor. Ia mesti mengunggah kegiatannya setiap waktu, sampai-sampai membuatnya kian larut dengan dunia maya.

Namun, kegembiraannya di media sosial hanya sepintas lalu. Ia tetap saja merasa kesepian dengan hidupnya yang penuh dengan kesibukan itu.

Novel ini membawa pembaca merasakan kehidupan yang sunyi. Cerita demi cerita membuat kita mesti mengambil keputusan penting dalam hidup. Novel bergenre fiksi romantis ini memiliki cerita yang sangat mendalam dengan penggunaan bahasanya yang unik dan mudah dimengerti.

*) Margaretha Gabriella

BACA di sini

Saksikan Juga!

 Image

Image 

Salam,

Redaksi Narasi Newsroom

Image

KOMENTAR

SELANJUTNYA

VIDEO POPULER