Presiden Prabowo Subianto melakukan lawatan ke lima negara dalam rentang waktu 16 hari dari tanggal 8 hingga 23 November 2024. Destinasi utama yang dikunjungi meliputi Republik Rakyat Tiongkok, Amerika Serikat, Inggris, serta menghadiri KTT APEC di Peru dan KTT G20 di Brasil. Kunjungan ini merupakan yang pertama bagi Prabowo sebagai Presiden setelah dilantik pada 20 Oktober 2024.
Republik Rakyat Tiongkok
Kunjungan dimulai di Tiongkok, di mana Prabowo memenuhi undangan dari Presiden Xi Jinping. Pertemuan ini bertujuan memperkuat hubungan bilateral antara Indonesia dan Tiongkok, dengan fokus pada kerjasama ekonomi dan investasi.
Amerika Serikat
Setelah Tiongkok, Prabowo melanjutkan perjalanan ke Amerika Serikat untuk bertemu Presiden Joe Biden. Dalam pertemuan tersebut, mereka membahas berbagai isu strategis yang berkaitan dengan kerjasama kedua negara, termasuk perdagangan dan keamanan regional.
Inggris
Lawatan terakhir di Eropa adalah ke Inggris, di mana Prabowo dijadwalkan bertemu dengan Perdana Menteri Keir Starmer. Diskusi diharapkan meliputi peningkatan investasi dan kolaborasi dalam berbagai bidang, termasuk pendidikan dan teknologi.
KTT APEC di Peru
Prabowo juga menghadiri KTT APEC yang diadakan di Lima, Peru, dari tanggal 13 hingga 16 November. Forum ini menjadi platform bagi negara-negara Asia-Pasifik untuk mendiskusikan tantangan ekonomi dan keamanan yang dihadapi kawasan.
KTT G20 di Brasil
Setelah KTT APEC, Prabowo terbang ke Brasil untuk menghadiri KTT G20. Pada pertemuan ini, dibahas beragam isu, termasuk pemulihan ekonomi pasca-pandemi dan upaya menjaga stabilitas finansial global.
Tujuan Strategis Kunjungan
Pertemuan dengan Pemimpin Dunia
Di setiap negara yang dikunjungi, Prabowo melakukan pertemuan dengan pemimpin dunia untuk membahas isu-isu terkini dan berupaya menciptakan kesepahaman dalam ranah kebijakan internasional. Hal ini dianggap penting untuk menjaga posisi strategis Indonesia di kancah global.
Meningkatkan Hubungan Bilateral
Kunjungan ini bertujuan untuk meningkatkan hubungan bilateral dengan negara-negara kunci, yang diyakini dapat mendatangkan manfaat ekonomi dan politis bagi Indonesia. Prabowo optimis bahwa pertemuan ini akan membuka peluang kerjasama baru.
Keterlibatan dalam Forum Multilateral
Dengan menghadiri KTT APEC dan G20, Prabowo berupaya meningkatkan keterlibatan Indonesia dalam forum multilateral. Ini penting untuk memastikan suara Indonesia didengar di level internasional, terutama dalam isu-isu yang berpengaruh pada ekonomi global.
Penegasan posisi Indonesia di kancah global
Prabowo menekankan bahwa undangan dari berbagai negara untuk terlibat dalam pertemuan-pertemuan penting menunjukkan pengakuan terhadap posisi Indonesia. Ia percaya bahwa peran Indonesia di kancah global sangat ditunggu, dan lawatan ini merupakan langkah konkret untuk mewujudkannya.
Kunjungan selama 16 hari ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi pemerintahan Prabowo dan mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia di masa depan.
