Film Indonesia terus menunjukkan daya tariknya di platform streaming Netflix. Sejumlah judul produksi Tanah Air bahkan berhasil menjadi tontonan favorit bagi penonton di kawasan Asia Tenggara atau ASEAN.
Data yang dirilis oleh situs TUDUM, portal resmi milik Netflix, menampilkan daftar film yang paling banyak ditonton oleh pelanggan Netflix di berbagai negara. Data tersebut juga memperlihatkan negara-negara mana aja tempat deretan film di bawah ini banyak diputar.
Film Indonesia yang Mendominasi Netflix ASEAN
Berdasarkan data periode 25-31 Mei 2026 yang dipublikasikan TUDUM pada Sabtu (6/6/2026), terdapat tiga film Indonesia yang berhasil masuk dalam daftar favorit penonton Netflix di kawasan ASEAN. Berikut daftarnya:
Alas Roban
Alas Roban menjadi salah satu film Indonesia yang berhasil menembus pasar Asia Tenggara melalui platform Netflix. Film ini mengisahkan perjuangan seorang ibu tunggal bernama Sita (Michelle Ziudith) yang pindah dari Pekalongan ke Semarang untuk mencari pekerjaan demi masa depan anaknya. Ia bersama purinya tunanetranya, Gendis (Fara Shakila), menaiki bus terakhir melalui jalur angker Alas Roban. Setelah bus mogok di tengah perjalanan, Gendis diteror makhluk gaib dan diincar oleh Dewi Raras (Imelda Therinne) akibat perjanjian ritual lama yang terlupakan.
Sepanjang akhir pekan Mei lalu, Alas Roban jadi film Indonesia yang paling banyak disaksikan di Netflik oleh penonton Malaysia dan Singapura.
Alas Roban telah ditonton sebanyak 1,5 juta sepanjang 25-31 Mei dengan total durasi tayang mencapai 2,8 juta jam (durasi film 1 jam 5 menit).
Agak Laen: Menyala Pantiku!
Film Agak Laen: Menyala Pantiku! menggabungkan unsur komedi dan thriller detektif. Menceritakan empat detektif yang gagal dan kemudian menyamar sebagai perawat dan menyusup ke sebuah panti jompo untuk menangkap buronan kasus pembunuhan anak wali kota yang bersembunyi di sana.
Film Agak Laen: Menyala Pantiku! juga mencatat angka views yang sama dengan Alas Roban yakni 1,5 juta dengan total pemutaran 2,9 juta jam (durasi film 1 jam 59 menit).
Qorin 2
Qorin 2 berkisah tentang Makmur (Fedi Nuril), seorang ayah yang putus asa karena putranya, Jaya (Ali Fikry), menjadi korban bullying di sekolah. Pihak sekolah memilih untuk tidak menindaklanjuti kasus yang terjadi demi menjaga reputasi lembaga. Hingga akhirnya seorang guru bernama Fitri (Wavi Zihan) memutuskan mengungkap kebenaran di balik peristiwa tersebut. Penyelidikannya secara mandiri justru membawanya pada berbagai rahasia kelam yang tersimpan di kampung tersebut.
Film Qorin 2 tercatat sebagai salah satu film yang paling banyak ditonton di Netflix di Indonesia, Malaysia, dan Singapura. Berdasarkan data TUDUM untuk periode akhir Mei 2026, film ini meraih sekitar 1 juta penayangan dengan total waktu tonton mencapai 1,8 juta jam (durasi film 1 jam 49 menit).
