Advertisement

4 Alasan Tiket Pesawat Domestik Lebih Mahal Daripada Penerbangan Internasional

21 June 2024 16:51 WIB

thumbnail-article

周 康 / Pexels .

Penulis: Rusti Dian

Editor: Indra Dwi Sugiyanto

Transportasi udara di Indonesia sering dikeluhkan oleh masyarakat karena harga tiket rute domestik cenderung lebih mahal dibandingkan beberapa tiket rute internasional. Lantas, apa alasan tiket pesawat domestik lebih mahal daripada internasional?

Tiket pesawat domestik yang lebih mahal dibanding internasional terus menjadi perbincangan. Hal ini membuat wisatawan lebih memilih melakukan perjalanan keluar negeri dibanding dalam negeri.

Dalam beberapa situs yang menyediakan layanan pembelian tiket pesawat menunjukkan bahwa tiket pesawat rute domestik Jakarta-Medan berada di harga Rp1.533.000, sementara rute Internasional Jakarta-Singapura termurah seharga Rp1.324.000.

Dari pengamatan di atas, biaya yang harus dikeluarkan untuk mendapatkan tiket penerbangan domestik lebih mahal dibandingkan rute internasional. Lalu apa yang menyebabkan penerbangan domestik lebih mahal dibandingkan penerbangan Internasional?

Alasan tiket pesawat domestik mahal

Berikut beberapa alasan tiket pesawat domestik lebih mahal dibanding internasional:

1. Aturan Batas Atas dan Batas Bawah

Juru Bicara Kementerian Perhubungan mengatakan bahwa penerbangan domestik memiliki aturan dalam menentukan tarifnya yaitu tarif batas atas dan batas bawah.

Kebijakan ini bertujuan untuk melindungi konsumen Indonesia dari biaya yang terlalu mahal melalui kebijakan Batas Atas. Sedangkan kebijakan batas bawah berfungsi untuk melindungi maskapai agar tidak terjadi perang harga atau perang tarif yang akan merugikan maskapai

2. Jumlah Armada Terbatas

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno, menjelasan alasan lain dibalik mahalnya tiket penerbangan domestik dibandingkan penerbangan internasional. Alasan itu adalah kurangnya jumlah pesawat, minimnya jumlah penerbangan domestik, ditambah dengan naiknya harga Avtur, serta biaya penunjang lainnya.

Sandiaga juga menambahkan harga tiket di Indonesia Timur sangat mahal sehingga berdampak buruk bagi industri pariwisata dan ekonomi kreatif.

3. Tingginya Permintaan

Permintaan tiket pesawat domestik yang tinggi tidak dibarengi dengan peningkatan jumlah maskapai jumlah kursi yang tersedia. Hal ini tentu saja membuat harga tiket meningkat seiring permintaan pasar.

4. Kondisi Geografis Indonesia

Faktor lain yang menentukan adalah kondisi geografis Indonesia. Seperti yang kita ketahui, Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di dunia.

Banyak yang tidak menyadari bahwa wilayah Indonesia sangat luas, jarak antara ujung barat Indonesia dengan ujung timur Indonesia bahkan sama dengan jarak antara London hingga Istanbul. Tentu saja hal ini menyebabkan beberapa rute domestik harus menempuh jarak berkali lipat dibantingkan rute Internasional.

Sebagai contoh, rute Internasional Singapura memiliki jarak yang lebih dekat dibandingkan dengan beberapa bandara di Indonesia seperti Kualanamu (Medan), Padang, dan Sam Ratulangi (Manado).

Keempat faktor diatas adalah beberapa alasan harga tiket penerbangan domestik lebih mahal dibandingkan penerbangan internasional. Hal ini dikarenakan kondisi geografis Indonesia yang luas, ditambah dengan ketersediaan armada dan infrastruktur, serta biaya operasional yang tinggi dan regulasi.

Topik:

Apa Komentarmu?

Tulis komentar

ARTIKEL TERKAIT

VIDEO TERKAIT

KOMENTAR

Latest Comment

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama mengirimkan komentar untuk bertukar gagasan dengan pengguna lainnya

TERPOPULER

Advertisement
Advertisement