Advertisement

6 Cara Mengurangi Asupan Gula Harian yang Berlebih

04 February 2025 15:07 WIB

thumbnail-article

Ilustrasi gula. (Freepik/fabrikasimf) .

Penulis: Nuha Khairunnisa

Editor: Nuha Khairunnisa

Rekomendasi konsumsi gula harian bagi individu dewasa adalah maksimal 50 gram atau sekitar 4 sendok makan. Ini sesuai dengan panduan dari Kementerian Kesehatan.

Konsumsi gula yang berlebihan dapat meningkatkan risiko berbagai masalah kesehatan, termasuk obesitas, diabetes tipe 2, dan penyakit jantung.

Sebagai sumber energi, gula memang diperlukan. Namun, keseimbangan dan batasan dalam konsumsinya sangat penting untuk menghindari dampak negatif terhadap kesehatan.

Berikut sejumlah cara yang bisa dilakukan untuk mengurangi asupan gula harian.

1. Hindari makanan olahan

Makanan olahan sering kali mengandung gula tambahan, garam, dan lemak jenuh yang berlebihan, yang dapat berkontribusi pada peningkatan asupan gula harian.

Mengonsumsi makanan yang diproses seperti biskuit, kue, atau camilan memang nikmat. Namun, jenis makanan ini dapat mengakibatkan lonjakan gula darah yang cepat.

Sebagai alternatif, disarankan untuk mengonsumsi makanan dalam bentuk alami, seperti buah-buahan segar, sayuran, dan biji-bijian yang kaya akan nutrisi dan rendah gula.

2. Pilih minuman tanpa pemanis

Banyak jenis minuman seperti soda, teh manis, dan minuman berenergi yang mengandung gula tambahan dalam jumlah besar. Minuman ini dapat meningkatkan asupan kalori tanpa memberikan manfaat gizi yang baik.

Sebagai pengganti yang lebih sehat, Anda dapat memilih air mineral, air soda tanpa pemanis, atau teh herbal. Minuman-minuman tersebut tidak hanya rendah kalori, tetapi juga membantu menjaga hidrasi tubuh tanpa tambahan gula.

3. Perhatikan label gizi

Membaca label gizi pada kemasan makanan sangat penting untuk mengontrol asupan gula. Seringkali, kandungan gula tambahan tidak ditulis dengan jelas, melainkan dengan istilah lain seperti sirup jagung, glukosa, atau dekstrosa.

Dengan memperhatikan informasi gizi, Anda dapat lebih sadar akan asupan gula yang mereka konsumsi sehari-hari, sehingga dapat menghindari produk yang terlalu tinggi gula.

4. Ganti makanan penutup

Makanan penutup sering kali kaya akan gula, yang dapat menyebabkan lonjakan energi yang singkat diikuti dengan rasa lapar yang cepat.

Untuk menggantikan dessert yang manis dan tinggi gula, Anda dapat mempertimbangkan pilihan yang lebih sehat seperti buah segar, yogurt tanpa tambahan gula, atau makanan yang mengandung protein rendah gula.

Memilih makanan penutup yang lebih sehat tidak hanya membantu mengurangi asupan gula, tetapi juga dapat memberikan manfaat gizi tambahan.

5. Tingkatkan konsumsi serat

Serat memiliki peran penting dalam mengatur asupan gula dalam tubuh. Mengonsumsi makanan kaya serat dapat membantu memperlambat penyerapan gula ke dalam aliran darah, sehingga menjaga kadar gula darah tetap stabil.

Makanan tinggi serat seperti sayuran hijau, biji-bijian, dan kacang-kacangan sangat disarankan. Ketersediaan serat dalam makanan juga memberikan rasa kenyang lebih lama, sehingga dapat mengurangi dorongan untuk mengonsumsi makanan manis.

6. Rutinitas aktivitas fisik

Melakukan aktivitas fisik secara teratur dapat membantu mengelola kadar gula darah dan meningkatkan kesehatan secara keseluruhan. Aktivitas ringan seperti jogging, bersepeda, atau berjalan kaki selama 30 menit sehari dapat membantu tubuh membakar kalori dan meningkatkan sensitivitas insulin.

Dengan cara ini, tubuh dapat lebih efisien dalam memanfaatkan gula sebagai sumber energi. Selain bermanfaat bagi fisik, olah raga juga dapat meningkatkan kesehatan mental dan mengurangi stres.

 

Apa Komentarmu?

Tulis komentar

ARTIKEL TERKAIT

VIDEO TERKAIT

KOMENTAR

Latest Comment

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama mengirimkan komentar untuk bertukar gagasan dengan pengguna lainnya

TERPOPULER

Advertisement
Advertisement