Kerontokan rambut merupakan hal yang normal. Kerontokan disebabkan oleh banyak faktor, seperti genetik, ketidakseimbangan hormon, metabolisme, masalah kesehatan, dan juga kebiasaan yang memicu kerontokan rambut. Seseorang bisa kehilangan sekitar 50 hingga 100 helai rambut setiap harinya.
Namun, jika jumlah kerontokan melebihi batas tersebut perlu dilakukan evaluasi terhadap berbagai faktor penyebab termasuk kebiasaan sehari-hari. Tanpa disadari kebiasaan yang dianggap normal dan sering dilakukan ternyata menjadi pemicu dari kerontokan rambut.
Lalu, apa saja kebiasaan yang dapat memicu kerontokan rambut yang berlebihan? Yuk, simak penjelasan di bawah ini!
Dampak ikatan kencang pada folikel
Mengikat rambut dengan sangat kencang dapat menyebabkan kerusakan pada folikel rambut. Dalam kondisi terburuk, ini dapat berujung pada traksi alopecia, yaitu kehilangan rambut yang disebabkan oleh tarikan berlebihan pada folikel. Kerusakan ini sering kali bersifat permanen dan mengakibatkan rambut tidak dapat tumbuh kembali.
Ahli dermatologi, Chytra V. Anand, menjelaskan bahwa ikatan rambut yang terlalu kuat memberi tekanan pada folikel yang dapat memperlemah kemampuan pertumbuhan rambut. Hal ini menjadikan penting bagi individu untuk mempertimbangkan gaya ikatan rambut yang lebih longgar.
Efek tanpa perlindungan panas
Penataan rambut menggunakan alat panas, seperti catokan, sudah menjadi kebiasaan yang umum. Namun, banyak orang yang mengabaikan penggunaan produk pelindung panas sebelum styling. Tanpa perlindungan tersebut, rambut menjadi rawan rusak karena panas yang intens.
Cara Keramas yang Salah
Kesalahan dalam metode keramas juga dapat berdampak pada kesehatan rambut. Beberapa orang cenderung menggosok batang rambut secara berlebihan saat keramas padahal hal ini sangat tidak disarankan.
Sebuah saran dari American Academy of Dermatology menganjurkan untuk tidak menggosok rambut melainkan memijat sampo hanya pada kulit kepala. Menggosok batang rambut dapat menyebabkan kerusakan dan memperbesar kemungkinan kerontokan.
Sebagai alternatif, saat membilas sampo biarkan aliran air mengalir dari kulit kepala hingga ujung rambut. Teknik ini meminimalkan gesekan yang dapat berkontribusi terhadap kerontokan.
Kesalahan Mengeringkan Rambut
Cara mengeringkan rambut berkontribusi pada kesehatannya. Mengeringkan rambut dengan cara menggosok menggunakan handuk merupakan kesalahan umum yang dapat mengakibatkan kerontokan.
Sebagai pengganti, disarankan untuk membungkus rambut dengan handuk agar air terserap tanpa menimbulkan kerusakan. Mengeringkan rambut secara alami juga lebih dianjurkan, sementara penggunaan hair dryer sebaiknya diatur pada tingkat panas yang rendah.
Menyisir Rambut Basah
Menyisir rambut dalam keadaan basah dapat meningkatkan risiko patah atau kehilangan rambut. Rambut yang basah lebih rentan terhadap kerusakan.
Pakar menjelaskan bahwa bagi pemilik rambut lurus, sebaiknya membiarkan rambut cukup kering sebelum disisir. Gunakan sisir bergigi jarang untuk mengurangi potensi kerusakan.
Bagi pemilik rambut keriting, dianjurkan untuk menyisir rambut dalam keadaan lembap dengan menggunakan sisir bergigi jarang. Ini membantu menjaga elastisitas dan kekuatan rambut.
Produk Perawatan dengan Alkohol
Penggunaan produk perawatan rambut yang mengandung alkohol dapat menjadi salah satu penyebab kerontokan. Alkohol dapat mengeringkan rambut dan menjadikannya rapuh.
Ketika produk dengan kandungan alkohol digunakan dalam jangka panjang, rambut yang telah terdehidrasi akan lebih mudah patah saat disisir. Penting untuk membaca label dan memilih produk yang lebih aman.
Penggunaan Produk Styling Berlebihan
Penggunaan produk styling berlebihan, terutama yang menawarkan daya tahan lama, dapat menyebabkan masalah pada rambut. Sebagian besar produk ini mengandung bahan kimia yang bisa merusak rambut.
Agar tetap sehat, sebaiknya hindari penggunaan produk yang tidak perlu dan ganti dengan produk yang lebih lembut dan tidak merusak.
