Advertisement

Apa Itu Sensasi 'Butterflies in My Stomach' dan Kenapa Kita Merasakannya Saat Jatuh Cinta?

24 November 2025 19:14 WIB

thumbnail-article

Gambar seorang pria dan wanita sedang mengobrol Sumber: brrainberries.com.

Penulis: Ely Alwiyah

Editor: Ely Alwiyah

Ketika jatuh cinta sering kali seseorang merasakan sesuatu yang menggelikan terjadi di perut disertai dengan jantung yang berdebar-debar. Sensai ini sering disebut dengan "butterflies in my stomach". Namun apakah sensasi ini nyata? Jika iya, sebenarnya apa yang sedang terjadi dengan tubuh kita? Yuk simak penjelasannya!.

Apa itu Butterflies in My Stomach

"Butterflies in My Stomach" adalah sensasi yang sering dirasakan ketika seseorang mengalami emosi intens, seperti gugup, cemas, atau jatuh cinta.

Dalam Urban Dictionary, istilah butterflies in the stomach menggambarkan perasaan kuat yang muncul ketika seseorang mendapat perhatian dari orang yang ia cintai.

Dalam kamus Cambridge juga dijelaskan istilah tersebut mempunyai arti "to feel very nervous, usually about samething you're going to do" artinya merasa sangat gugup, biasanya menyangkut sesuatu yang akan Anda lakukan.

Secara harfiah, istilah tersebut menunjukkan rasa cemas atau gugup yang saat bertemu dengan orang yang kamu sukai atau cintai. Sensasinya kadang muncul memberi kesan seakan-akan ada kupu-kupu yang sedang berterbangan ke sana ke mari di perut.

Sensasi tersebut menjadi tanda umum jatuh cinta. Fenomena fisik yang di alami menunjukkan hubungan kuat antara tubuh dan pikiran. Ketika Anda sedang jatuh cinta, tidak hanya area otak saja yang mampu merasakannya, tapi juga perut.

Menurut profesor anatomi dan sel dari Columbia Presbyterian Medical Center di New York, Michael Gershon, menjelaskan bahwa beberapa hormon seperti norepinefrin, serotonin, dopamin, dan glutamat diproduksi oleh usus pada bagian perut. Inilah yang menghubungkan otak dan perut.

Saat otak merespons perasaan tertentu, tubuh memproduksi hormon yang dapat mempengaruhi aliran darah ke area perut dan menimbulkan rasa tidak nyaman. Beberapa orang menggambarkan sensasinya seperti kepakan sayap kupu kupu, sementara yang lain merasa kaki lemas, mulut kering, detak jantung lebih cepat, atau telapak tangan berkeringat.

Kenapa Kita Merasakan Butterflies Saat Jatuh Cinta

Ketika merasakan cinta, emosi yang mendalam dapat mempengaruhi kondisi fisik seseorang. Perasaan kasih sayang dan ketertarikan dapat meningkatkan aktivitas sistem saraf, yang menciptakan perasaan berdebar-debar dan sensasi geli di perut.

Norepinefrin dan dopamin berperan dalam sensai "butterflies in my stomach." Norepinefrin meningkatkan ketegangan dan memberi dorongan adrenalin, yang sering dirasakan saat seseorang mendekati orang yang mereka cintai.

Sementara itu, dopamin melepaskan perasaan bahagia saat berinteraksi dengan orang yang dicintai. Keterkaitan keberadaan kedua hormon ini menciptakan respons fisik yang khas saat jatuh cinta, membuat orang merasa seolah ada "kupu-kupu" di dalam perut mereka.

Pengalaman emosional dan fisik saling terkait erat. Momen-momen ketika seseorang merasa senang, takut, atau cemas terkait dengan perasaan cinta dapat mengaktifkan respons tubuh yang berbeda. Sensasi ini tidak hanya berfungsi sebagai sinyal fisik dari perasaan yang mendalam, tetapi juga sebagai pengingat akan hubungan yang terjalin. Kenangan positif dari pengalaman tersebut dapat memperkuat ikatan jangka panjang antara pasangan.

Apa Komentarmu?

Tulis komentar

ARTIKEL TERKAIT

VIDEO TERKAIT

KOMENTAR

Latest Comment

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama mengirimkan komentar untuk bertukar gagasan dengan pengguna lainnya

TERPOPULER

Advertisement
Advertisement