Pengguna YouTube di Indonesia kini bisa menikmati fitur terbaru bernama YouTube Shopping. Direktur Regional APAC YouTube Ajay Vidyasagar mengungkapkan bahwa Indonesia menjadi negara pertama di Asia Tenggara yang dapat menikmati fitur tersebut. Lantas, apa itu YouTube Shopping?
YouTube baru-baru ini merilis fitur baru bernama YouTube Shopping. Modelnya hampir sama dengan TikTok Shop yang memungkinkan pengguna dapat berbelanja langsung melalui media sosialnya.
Pemilihan Indonesia sebagai negara pertama di Asia Tenggara sekaligus ketiga di dunia yang bisa menikmati fitur tersebut bukan tanpa alasan. Menurut Ajay, potensi ekonomi digital di Indonesia cukup besar. Ditambah ada lebih dari dua ribu kanal YouTube yang memiliki lebih dari satu juta subscriber.
Kehadiran fitur YouTube Shopping juga memungkinkan para penonton mendapat rekomendasi belanja dari content creator.
Menurut riset Google pada 2003, 78 persen penonton YouTube di Indonesia percaya rekomendasi dari content creator sehingga mereka dapat mengambil keputusan dengan cepat.
“Sembilan puluh satu persen penonton YouTube di Indonesia percaya kalau content creator YouTube bisa memenuhi semua kebutuhan informasi untuk membantu mengambil keputusan tepat saat belanja,” ujar Ajay pada Selasa (17/9/2024), dikutip dari Tempo.co.
Apa itu YouTube Shopping?
YouTube Shopping adalah program afiliasi yang memungkinkan kreator YouTube atau brand dapat menyematkan produk rekomendasinya lewat konten yang diunggah di YouTube. Cara ini sangat mirip dengan TikTok Shop.
Baca Juga:Cara Cepat Mengaktifkan YouTube Adsense
YouTube Shopping merupakan pengembangan program monetisasi dari YouTube. Sebelumnya, YouTube telah memiliki fitur monetisasi seperti YouTube Premium, Channel Memberships, Super Thanks, Super Chat, dan Super Stickers.
Menurut General Manager dan Vice President Shopping YouTube, Travis Katz bahwa YouTube Shopping dapat menjadi ladang pendapatan baru kreator. Pasalnya, mereka akan mendapat komisi dari produk yang terjual lewat YouTube Shopping.
Syarat kreator yang dapat mengikuti YouTube Shopping yaitu harus memiliki lebih dari 10.000 subscriber. Kreator ini bukan merupakan channel musik, artis resmi, atau partner musik. Selain itu, kreator juga harus tergabung dalam Program Partner YouTube (YouTube Partner Program/YPP).
Nantinya, kreator akan mendapatkan komisi 100 persen tanpa potongan. Kendati begitu, YouTube belum menjelaskan bagaimana hitungan rinci komisi untuk kreator tersebut.
Apa bedanya dengan TikTok Shop?
Tampilan YouTube Shopping berbeda dengan TikTok yang identik dengan ikon keranjang kuning. Produk rekomendasi kreator YouTube akan ditampilkan langsung seperti gambar preview produk dalam bingkai hitam persegi panjang.
Ketika bingkai tersebut diklik, maka tampilan akan langsung diarahkan ke halaman produk. Pengguna dapat melihat rincian produk mulai dari harga, deskripsi, variasi, dan lain sebagainya. Nantinya, transaksi pembelanjaan akan diproses di luar YouTube.
Dalam hal ini, YouTube Shopping bekerja sama dengan marketplace Shopee untuk menjalankan fiturnya di Indonesia. Shopee menjadi mitra perdana dan akan diperluas ke perusahaan lainnya.
Cara belanja di YouTube Shopping
Berikut cara berbelanja melalui YouTube Shopping:
- Klik ikon produk atau panah untuk melihat daftar produk.
- Pilih dan klik produk yang diinginkan.
- Tunggu hingga diarahkan ke marketplace Shopee.
- Masukkan produk yang diinginkan ke keranjang.
- Lanjutkan proses transaksi dengan memilih opsi pengiriman dan pembayaran.
- Proses belanja di YouTube Shopping telah selesai dilakukan.
