Arsjad Rasjid Ketua Umum KADIN dan Ketua Pemenangan Ganjar, ASPEBINDO: Nonaktif kalau Punya Etika

15 September 2023 23:09 WIB

Narasi TV

Ketua Umum ASPEBINDO Anggawira

Penulis: Jay Akbar

Editor: Akbar Wijaya

Asosiasi Pemasok Energi, Mineral dan Batubara dan Energi Indonesia (ASPEBINDO) meminta Arsjad Rasjid nonaktif atau mundur sementara dari posisi Ketua Umum Kamar Dagang Indonesia (KADIN) lantaran sudah resmi menjadi Ketua Tim Pemenangan Nasional Ganjar Pranowo.

Rangkap jabatan Arsjad dinilai ASPEBINDO tidak etis karena berpotensi menjadikan KADIN rawan konflik kepentingan.

“Dia (Arsjad) Ketua Umum Kadin dan Ketua TKN, secara etika kan harusnya mundur atau nonaktif. Itu kalau dia punya etika,” kata Angga saat dihubungi Narasi, Jum’at (15/9/2023).

Angga mengatakan Arsjad mestinya bisa menjaga integritas KADIN sebagai organisasi bisnis yang netral. 

"Ini untuk memastikan bahwa tidak ada benturan kepentingan dan agar KADIN tetap menjaga integritasnya sebagai wadah bisnis yang netral," ujar Sekretaris Jendral Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP HIPMI) itu.

Angga mengingatkan asosiasi seperti KADIN memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan kestabilan ekonomi sangat tergantung pada kestabilan politik.

“Oleh karena itu, sangat penting bagi KADIN untuk tidak terlalu terlibat dalam dinamika politik praktis,” katanya.

Angga tak memungkiri ada pengurus-pengurus HIPMI yang memiliki kecenderungan politik. Namun hal itu tidak ditunjukan secara vulgar sebagaimana yang dilakukan Arsjad dengan menjadi ketua tim pemenangan nasional.

“HIPMI netral politik tapi kalau ada orang-orang yang berpihak segala macam silakan saja. Kita orang politik ada interest juga. [Sedangkan] Bang Arsjad kan kepala, ketua umum, bukan pengurus biasa,” ujarnya.

Angga menilai keputusan Arsjad merangkap jabatan sebagai Ketua Tim Pemenangan Nasional Ganjar akan membawa organisasi dalam ketidakpastian. Seumpama Ganjar menang itu mungkin akan baik bagi organisasi, namun jika kalah pengurus organisasi yang akan dirugikan.

“Tapi kalau yang didukung gak menang akan ada persepsi yang lain. Ada ketidakpastian dalam organisasi,” kata Angga.

Ia menambahkan, kendati rangkap jabatan seperti Arsjad tidak dilarang atau diatur dalam statuta KADIN, Angga berharap Arsjad bisa lebih bijak mengenai posisinya itu.

Dia juga menekankan pentingnya dukungan konstruktif dari kalangan usaha. 

"Dukungan dari kalangan usaha terhadap pemerintah atau figur politik tidak selalu harus berwujud keterlibatan langsung dalam dinamika politik. Dukungan bisa diwujudkan melalui usulan program konkrit, inovasi, maupun kerjasama sektoral yang dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat."

Arsjad Rasjid ditunjuk sebagai Ketua Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar Pranowo di Pilpres 2024 dalam pertemuan antara Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, Ketua Umum Partai Hanura Oeman Sapta Odang, Plt. Ketua Umum PPP Muhamad Mardiono dan Ketua Umum Perindo Harry Tanoesoedibjo di Kantor DPP PDI Perjuangan, Jakarta, Senin, 4 September 2023.

"Kami berempat mengadakan rapat pertama kali secara resmi yang dipimpin oleh Ibu Megawati dalam rangka, yang paling penting adalah rencana pembentukan TPN. TPN itu singkatan dari Tim Pemenangan Nasional. Sudah disampaikan tadi ya, sudah diketok ya," ujar Ketua Umum Perindo Harry Tanoesoedibjo kepada awak media.

"Di mana ketua Tim Pemenangan Nasional (TPN) adalah Pak Arsjad Rasjid, tadi diputuskan," sambungnya.

Arsjad dinilai sosok yang bisa diterima semua kelompok. Dia dianggap memiliki kapasitas dan jaringan yang luar biasa sebagai ketua Kadin.

"Pak Arsyad Rasjid, kami tahu figur yang bisa diterima semua pihak, pintar, muda, jaringannya luas dan ketua umum Kadin juga. Itu yang saya rasa paling utama," jelas dia.

Sebelumnya pada Selasa (18/7), Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Arsjad Rasjid mengaku siap menjadi Tim Sukses Pemenangan Ganjar Pranowo dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

"Saya rasa semua orang pasti akan menyatakan siap (jadi timses pemenangan Ganjar). Kenapa? Kalau untuk membawa suatu hal yang baik untuk bangsa ini, saya rasa setiap insan bangsa harus menyatakan siap," ujar Arsjad sebelum memberikan arahan kepada juru kampanye bakal capres PDI Perjuangan Ganjar Pranowo di I News Tower, Jakarta, Selasa.

Ia menilai menjadi Timses Ganjar merupakan suatu hal yang baik untuk negara. Oleh sebab itu, dia bersedia apabila ditunjuk.

Untuk diketahui, Ganjar Pranowo adalah bakal calon presiden yang telah mendapat dukungan dari PDIP, Perindo, Hanura, PPP. Akan tetapi belum ada calon wakil presiden yang ditetapkan.

Sumber: Antara

NARASI ACADEMY

TERPOPULER

KOMENTAR