Advertisement

Penjelasan Hukum Kekekalan Energi, Mulai Dari Rumus Hingga Contoh Soal dan Pembahasannya

09 August 2024 13:26 WIB

thumbnail-article

Ilustrasi energi dalam bidang fisika. Sumber: Freepik. .

Penulis: Elok Nuri

Editor: Margareth Ratih. F

Hukum kekekalan energi menjadi salah satu materi yang kerap kali dipelajari dalam mata pelajaran Fisika. Hukum ini memiliki energi kekal dan tidak dapat berubah sepanjang waktu.

Hukum kekekalan energi ini ditemukan pertama kali oleh James Prescott Joule seorang ahli fisika berkebangsaan Inggris. Joule mengatakan bahwa “energi tidak dapat diciptakan maupun dimusnahkan, namun dapat berpindah dari satu bentuk ke bentuk lainnya….”

Pada awalnya Joule berhasil merumuskan hukum kekekalan energi yang menjadi hukum pertama dari hukum termodinamika. Selain kekal atau abadi, keberadaan ini memiliki beberapa sifat yaitu: 

  • Transformasi energi, maksudnya energi tersebut dapat diubah menjadi bentuk yang lain.
  • Transfer energi, maksudnya energi panas dapat dipindah dari material satu ke material lainnya.
  • Energi dapat berpindah ke benda lain, terutama melalui suatu gaya yang menyebabkan pergeseran, itulah yang disebut dengan energi mekanik.
  • Energi itu kekal alias abadi, tetapi tidak dapat diciptakan maupun dimusnahkan.

Selain itu Joule juga membagi hukum energi menjadi tiga jenis yaitu

  • Energi potensial dimana energi ini berasal dari benda yang energinya bersifat kekal, tidak dapat diciptakan dan dimusnahkan.
  • Kedua ada energi kinetik yaitu aktivitas yang diperlukan untuk menggerakkan benda oleh massa tertentu dari kondisi diam hingga kecepatan tertentu.
  • Terakhir atau ketiga ada energi mekanik yaitu energi yang memiliki kaitan dengan posisi serta gerak dari sebuah benda.

Rumus bunyi hukum kekekalan energi

Energi mekanik 1 = Energi mekanik 2          

Energi kinetik 1 + Energi potensial 1 = Energi kinetik 2 + Energi potensial 2

Em1 = Em2

Ek1 + Ep1 = Ek2 + Ep2

Keterangan:

Em1: energi mekanik awal

Em2: energi mekanik akhir (J)

Ek1: energi kinetik awal

Ek2: energi kinetik akhir (J)

Ep1: energi potensial awal

Ep2: energi potensial akhir (J)

Contoh soal dan pembahasan hukum kekekalan energi

Sebuah balok meluncur dari bagian atas bidang miring licin hinggat tiba di bagian dasar bidang miring tersebut. Jika puncak bidang miring berada pada ketinggian 32 meter diatas permukaan lantai, maka kecepatan balok saat tiba di dasar bidang adalah

Penjelasan
h1 = 32 m, v1 = 0, h2 = 0, g=10 m/s2
v2 = ?

Menurut hukum kekekalan energi mekanik
Em1 = Em2
Ep1 + Ek1 = Ep2 + Ek2
m.g.h1 + ½ m.v12 = m.g.h2 + ½m.v22
m. 10 (32) + 0 = 0 + ½m.v22
320 m = ½m.v22
320= ½ v22
640= v22
v2 = √640 m/s = 8 √10 m/s

Sementara dalam kehidupan sehari-hari terdapat hukum kekekalan energi, salah satunya lampu, yang merupakan perubahan dari energi listrik menjadi cahaya.

 

Apa Komentarmu?

Tulis komentar

ARTIKEL TERKAIT

VIDEO TERKAIT

KOMENTAR

Latest Comment

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama mengirimkan komentar untuk bertukar gagasan dengan pengguna lainnya

TERPOPULER

Advertisement
Advertisement