7 Hal yang Tidak Perlu Dicantumkan Dalam CV Agar Lolos Seleksi HRD

20 November 2023 18:11 WIB

Narasi TV

Ilustrasi penulisan CV. Sumber: Freepik.

Penulis: Rusti Dian

Editor: Margareth Ratih. F

Curriculum Vitae atau CV adalah salah satu dokumen penting untuk melamar kerja. Dari situ, recruiter bisa mengetahui latar belakang pelamar kerja. Berikut ini berbagai hal yang harus dihindari dalam pembuatan CV agar masuk kualifikasi recruiter.

Membuat CV memang bukan perkara mudah. Namun, beberapa orang masih menganggap sepele perkara tersebut. Seringkali recruiter menemukan kesalahan dalam CV pelamar kerja yang membuatnya tak lolos ke tahap berikutnya.

Oleh karena itu, kamu harus memperhatikan CV dan pastikan tidak membuatnya dengan asal-asalan. Lantas, apa saja hal yang harus dihindari saat membuat CV?

  • Informasi pribadi yang tidak penting

Informasi pribadi yang dimaksud ini adalah Nomor Induk Kependudukan (NIK), situasi keluarga, agama dan keyakinan, alamat rumah secara detail, tempat dan tanggal lahir, serta usia. Selain tidak penting, data di atas juga merupakan privasi. Cukup berikan informasi penting saja untuk menggambarkan dirimu kepada pelamar kerja.

  • Menuliskan hobi dan minat berlebihan

Kamu tidak perlu menjelaskan hobi dan minat secara mendetail. Cukup jelaskan yang sekiranya relevan dengan pekerjaan yang dilamar. Terlalu banyak mencantumkan hobi dan minat justru dapat membuat CV-mu ditolak oleh recruiter, terlebih jika kamu memiliki banyak pengalaman profesional.

  • Jenjang pendidikan yang lengkap

Tak semua riwayat pendidikan harus kamu tulis dalam CV mulai dari TK, SD, dan SMP. Kamu hanya perlu menuliskan jenjang pendidikan formal yang terbaru saja. Kamu juga bisa menuliskan pendidikan nonformal jika dirasa berhubungan dengan pekerjaan yang sedang kamu lamar.

  • Kesalahan dalam mengetik alias typo

Kesalahan menulis atau typo adalah yang paling umum ditemui dari CV setiap pencari kerja. Typo ini tentu akan mengganggu pandangan recruiter dan dapat memengaruhi penilaian terhadap dirimu. Oleh karena itu, cek dulu kesalahan penulisan atau ejaan dalam CV sebelum dikirim ke perusahaan.

  • Desain terlalu ramai

CV kreatif bukan berarti desainnya harus ramai agar terlihat menarik di mata recruiter. Alih-alih dilirik, CV-mu bisa jadi ditolak mentah karena tidak formal. Kendati begitu, ada juga perusahaan yang memperbolehkan pelamar membuat CV sekreatif mungkin. Namun, kamu juga harus tetap berhati-hati dalam membuatnya. Gunakan format yang sederhana, tetapi terlihat modern.

  • Penjelasan terlalu panjang

Memang tak ada batasan kaku soal jumlah lembar CV. Namun, alangkah lebih baik jika membatasinya menjadi maksimal dua halaman. Recruiter akan lebih mudah menemukan hal yang mereka butuhkan dari CV tersebut. Ingat, kamu tak perlu menulis semua informasi dalam CV. Pastikan kamu menulis sesuai bidang yang dilamar.

  • Informasi tidak valid

Terakhir adalah jangan tuliskan informasi tidak valid tentang dirimu. Meski CV dibuat bertujuan untuk menarik recruiter, tetapi bukan berarti kamu bisa berbohong tentang kondisimu. Pastikan informasi yang ditulis dalam CV bisa dipertanggungjawabkan.

Itu tadi berbagai hal yang harus dihindari saat membuat CV, khususnya untuk melamar pekerjaan. Semoga bermanfaat!

NARASI ACADEMY

TERPOPULER

KOMENTAR