Advertisement

Cara Cepat Mematikan Windows Defender dengan Mudah

07 December 2023 18:24 WIB

thumbnail-article

Ilustrasi tampilan layar aplikasi Windows Defender. (Sumber: Microsoft) .

Penulis: Moh. Afaf El Kurniawan

Editor: Rizal Amril

Windows Defender adalah aplikasi bawaan sistem operasi Windows untuk melindungi dari perangkat-perangkat pengintai (spyware) dan antivirus pada Windows 8 dan Windows 10.

Mulanya, perangkat ini hanya menjadi aplikasi anti-spyware saja pada perangkat dengan Windows Vista dan Windows 7.

Akan tetapi, ketika peluncuran Windows 8 dan 10, aplikasi ini ditingkatkan fungsinya sebagai antivirus untuk menggantikan Microsoft Security Essentials yang tak lagi dikembangkan oleh Microsoft.

Meskipun memiliki fungsi sebagai penangkal virus dan spyware, keberadaan Windows Defender seringkali menjadi hambatan pengguna Windows untuk membuka situs-situs web tertentu, terutama yang berasal dari sumber terbuka.

Oleh karenanya, tak jarang pengguna Windows ingin menonaktifkan aplikasi ini atau menggantinya dengan anti-virus yang dikembangkan oleh perusahaan lainnya.

Langkah-langkah mematikan Windows Defender

Untuk mematikan Windows Defender, lakukan langkah-langkah berikut:

  1. Buka menu “Start”: Langkah pertama adalah membuka menu “Start” pada Windows untuk memulai proses.
  2. Cari "Windows Security": Gunakan fungsi pencarian untuk menemukan dan membuka Windows Security, pusat kendali keamanan sistem.
  3. Pilih "Virus & Threat Protection": Dalam Windows Security, temukan opsi "Virus & Threat Protection" dan klik untuk melanjutkan.
  4. Akses "Manage Settings": Di dalam "Virus & Threat Protection", cari bagian yang menyebutkan "Manage Settings" dan klik untuk mengatur pengaturan lebih lanjut.
  5. Nonaktifkan "Real-time Protection": Dalam pengaturan yang dikelola, Anda akan menemukan opsi untuk mengaktifkan atau menonaktifkan "Real-time Protection". Matikan opsi ini untuk menonaktifkan Windows Defender.
  6. Aktifkan kembali saat diperlukan: Jika suatu saat Anda merasa perlu mengaktifkan kembali Windows Defender, cukup hidupkan kembali opsi "Real-time Protection".

Sebelum memutuskan untuk menonaktifkan Windows Defender, penting untuk mempertimbangkan beberapa hal. 

Pertama-tama, dengan menonaktifkan perangkat lunak keamanan bawaan, Anda membuka potensi risiko keamanan yang lebih besar.

Windows Defender dirancang oleh Microsoft untuk menyediakan perlindungan yang andal, dan mematikannya berarti Anda harus menggantinya dengan solusi keamanan alternatif yang setara atau lebih baik.

Penting juga untuk menyadari bahwa menonaktifkan Windows Defender dapat membuat sistem rentan terhadap ancaman eksternal, terutama jika pengguna tidak memiliki solusi keamanan pengganti yang efektif. 

Oleh karena itu, sebelum mengambil langkah ini, pastikan Anda memiliki perangkat lunak antivirus yang terpercaya dan selalu diperbarui.

Apa Komentarmu?

Tulis komentar

ARTIKEL TERKAIT

VIDEO TERKAIT

KOMENTAR

Latest Comment

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama mengirimkan komentar untuk bertukar gagasan dengan pengguna lainnya

TERPOPULER

Advertisement
Advertisement