Apakah kamu pernah mengalami make up yang oksidasi? Misalnya, foundation yang menggelap beberapa lama setelah diaplikasikan, membuat warnanya jadi tidak menyatu dengan kulit.
Make up yang oksidasi memang kerap bikin pening. Selain tampilannya yang jadi tidak maksimal, oksidasi juga bisa memengaruhi ketahanan make up dan membuatnya tidak tahan lama.
Lalu, apa sebenarnya penyebab oksidasi pada make up dan bagaimana cara mengatasinya?
Penyebab make up oksidasi
Oksidasi pada make up dapat terjadi lantaran adanya reaksi kimia antara komponen-komponen dalam riasan dengan zat pengoksidasi, dalam hal ini dapat berupa udara, sinar matahari, atau minyak alami pada kulit.
Make up yang dikeluarkan dari kemasannya pasti akan terpapar dengan udara dan cahaya, sehingga pada beberapa produk mungkin akan sedikit mengubah warnanya.
Kemudian, saat produk diaplikasikan ke wajah, minyak alami pada kulit juga dapat bereaksi dengan pigmen dalam riasan yang memungkinkan terjadinya perubahan pada warna dan tekstur make up.
Oleh karenanya, untuk mengatasi oksidasi pada make up adalah dengan mencegah reaksi kimia tersebut terjadi.
Cara mengatasi oksidasi make up
Sekarang, kamu sudah mengetahui penyebab dari make up yang mengalami oksidasi. Lantas, bagaimana cara mengatasinya jika hal ini terjadi?
Ada beberapa hal yang bisa kamu lakukan untuk mengatasi oksidasi pada make up. Berikut di antaranya.
1. Pastikan wajah bersih sebelum make up
Syarat utama agar make up tidak mengalami oksidasi adalah memastikan kulit wajah telah bersih sebelum mengaplikasikan riasan.
Jangan menggunakan foundation saat wajah dalam keadaan kotor oleh minyak, debu, atau bahkan sisa make up sebelumnya. Hal ini dapat mengakibatkan warna dan tekstur make up menjadi kurang bagus, selain juga dapat menimbulkan sejumlah masalah kulit.
2. Gunakan primer
Primer merupakan kunci untuk make up anti oksidasi. Primer berfungsi sebagai lapisan pelindung yang mencegah minyak alami pada wajah untuk bereaksi dengan bahan kimia dalam make up.
Pilihlah primer berbahan dasar silikon, sebab jenis primer ini dianggap sebagai yang terbaik untuk memberikan efek kulit halus dan membuat make up lebih tahan lama.
3. Pilih make up water-based
Make up water-based atau yang berbahan dasar air memiliki sifat yang lebih ringan dan dapat menjaga kelembapan kulit. Dengan demikian, produksi minyak pada wajah akan lebih minim, dan make up pun akan terhindar dari risiko oksidasi.
4. Pakai brush, jangan tangan
Untuk menghindari oksidasi, lakukan kontak langsung seminimal mungkin dengan produk make up.
Daripada menggunakan tangan, lebih baik kamu mengaplikasikan make up dengan brush. Hal ini untuk meminimalisasi kontaminasi minyak dan kotoran lainnya pada tangan yang dapat memengaruhi kualitas make up.
5. Set make up dengan bedak tabur
Setelah selesai make up, jangan lupa untuk mengunci riasan dengan bedak tabur atau bedak transparan.
Bedak memiliki kemampuan untuk menyerap minyak berlebih pada kulit, sehingga mencegah foundation mengalami perubahan warna.
6. Pakai tisu untuk mengangkat minyak
Seiring waktu, kelenjar minyak pada wajah akan memproduksi sebum yang dapat mengubah warna dan tekstur make up. Untuk mencegah hal ini terjadi, selalu sedia tisu atau face oil paper yang bisa menyerap minyak berlebih pada kulit wajah. Dengan demikian, risiko oksidasi pun dapat diminimalisasi.
Nah, itu dia informasi seputar penyebab make up mengalami oksidasi beserta cara mengatasinya. Semoga informasi ini bermanfaat!
