Content marketing atau pemasaran konten adalah teknik pemasaran yang membuat dan mendistribusikan konten berharga, relevan, dan konsisten untuk menarik audiens yang jelas.
Tujuan content marketing adalah untuk mendorong tindakan pelanggan yang menguntungkan. Yang perlu diingat bahwa content marketing bukan tentang ‘menjual’ suatu produk, tapi storytelling.
Content marketing adalah strategi jangka panjang untuk membangun hubungan kuat antara audiens dengan konten berkualitas tinggi. Dengan begitu, audiens akan merasa memiliki kedekatan emosi dengan konten yang ada.
Manfaat content marketing
Content marketing penting untuk dipelajari. Sebelum mengenali manfaatnya, kamu harus tahu terlebih dulu empat tahap dalam siklus pembelian. Berikut penjelasan dari empat tahap dalam siklus pembelian:
- Awareness
Sebagai content marketer, kamu harus membangun kesadaran terkait produk yang kamu miliki. Kira-kira apakah produk tersebut dibutuhkan oleh audiens atau tidak.
- Riset
Setelah membangun awareness, audiens akan melakukan riset lebih dulu terkait keunggulan dan keunikan produk yang kamu jual. Audiens juga akan berpikir ulang apakah produk tersebut sesuai dengan kebutuhannya atau tidak.
- Consideration
Setelah riset, audiens akan berpikir lagi sebelum memutuskan membeli produk. Bahkan audiens akan membanding-bandingkan dengan merek lain terkait segi harga dan kualitas.
- Pembelian
Pada tahap ini, audiens akan memutuskan untuk membeli produk sesuai keinginan dan kebutuhannya.
Dalam content marketing, seminimal mungkin siklus pembelian hanya ada dua yaitu aware dan buy. Dengan begitu, audiens tidak perlu ragu untuk membeli produk, apalagi sampai membandingkan dengan merk lain.
Bentuk content marketing
Berikut beberapa bentuk konten yang bisa kamu gunakan sebagai sarana content marketing:
- Infografik
Infografis dapat menyajikan data yang rumit menjadi mudah dipahami. Apalagi model penulisan dalam infografis biasanya to the point.
- Website atau blog
Dengan menggunakan website atau blog, kamu bisa membuat artikel sesuai dengan target audiensmu. Yang harus kamu perhatikan adalah terkait SEO-nya. Strategi SEO yang baik dapat mengundang banyak traffic ke website-mu.
- Podcast
Topik yang dibawa dalam podcast dapat disesuaikan dengan target audiens. Apalagi podcast merupakan pengganti radio yang kini sedang hype di Indonesia.
- Video
Konten video termasuk sesuatu yang efektif dalam content marketing. Apalagi video lebih mudah dipahami dan dinikmati oleh siapa saja. Yang terpenting jangan membuat video sensasi atau kontroversi karena dapat membahayakan citra brand-mu.
- Buku
Dengan menerbitkan buku, maka hal tersebut bisa menjadi pembuktian bahwa brand kamu patut dipercaya oleh audiens.
Skill mengembangkan content marketing
Jika kamu tertarik untuk terjun ke dunia content marketing, maka kamu perlu mengembangkan skill berikut ini:
- Komunikasi
Dalam content marketing, kamu harus bisa mengasah skill komunikasi secara verbal maupun non verbal. Kamu harus bisa membuat konten yang menyentuh banyak orang.
- Menulis
Selain komunikasi, skill lain yang harus kamu kembangkan adalah menulis. Tulisan ini dapat berupa artikel, copywriting, status, caption, atau naskah video. Kamu juga harus bisa beradaptasi menulis dengan berbagai gaya sesuai target audiensmu.
- Bercerita
Faktanya, bercerita juga mampu menarik audiens untuk mengenal lebih jauh tentang produkmu. Kamu bisa berlatih storytelling dengan mengikuti kelas public speaking atau radio.
- Peka
Yang terakhir, kamu harus lebih peka terhadap tren yang muncul sekarang. Kamu juga harus bisa kreatif dalam mengemas atau menciptakan tren tersebut. Sesuaikan tren tersebut dengan brand yang kamu bawa.
