Advertisement

10 Contoh Majas Antonomasia Beserta Penjelasannya

20 October 2024 16:17 WIB

thumbnail-article

picjumbo.com / Pexels .

Penulis: Aurora Amelia

Editor: Aurora Amelia

Majas antonomasia adalah gaya bahasa yang menggunakan nama lain atau julukan tertentu untuk menyebut seseorang, benda, atau hal berdasarkan karakteristik atau ciri khasnya yang terkenal. 

Biasanya, julukan tersebut sudah dikenal umum dan menggantikan nama aslinya. Majas ini sering digunakan dalam karya sastra, pidato, atau tulisan untuk memberikan kesan lebih mendalam atau memperkuat makna.

Berikut adalah 10 contoh majas antonomasia beserta penjelasannya, mari kita bahas.

1. Si Raja Dangdut (Rhoma Irama)

Julukan "Si Raja Dangdut" merujuk pada penyanyi Rhoma Irama yang dikenal luas sebagai ikon musik dangdut di Indonesia. Gelar tersebut disematkan atas dedikasi dan pengaruhnya yang luar biasa dalam mengembangkan genre musik dangdut, serta kemampuannya melahirkan sejumlah hits yang melegenda di kancah musik nasional.

Contoh Kalimat: "Si Raja Dangdut itu akan konser di panggung gembira bulan depan."

2. Bapak Proklamator (Soekarno)

Soekarno, presiden pertama Indonesia, dikenal sebagai "Bapak Proklamator". Gelar ini diberikan kepada Ir. Soekarno karena jasanya memproklamasikan kemerdekaan Indonesia.

Contoh Kalimat: "Pidato Bapak Proklamator selalu menginspirasi perjuangan bangsa."

3. Kota Pahlawan (Surabaya)

Surabaya memiliki julukan "Kota Pahlawan" karena dulu sempat memperjuangan dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia di Pertempuran 11 November.

Contoh Kalimat: "Kota Pahlawan jadi simbol keberanian rakyat Indonesia khususnya arek-arek suroboyo."

4. Si Kutu Buku (Orang yang gemar membaca)

"Si Kutu Buku" merupakan julukan seseorang yang punya hobi membaca atau sering membawa buku kemana-mana. Biasanya diberikan pada orang yang sering terlihat di perpustakaan atau sedang membaca.

Contoh Kalimat: "Si Kutu Buku itu sedang menghabiskan waktu di perpustakaan kampus."

5. Negeri Sakura (Jepang)

Jepang sering disebut sebagai "Negeri Sakura" karena bunga sakura sangat identik dengan negara tersebut dan menjadi simbol budaya Jepang.

Contoh Kalimat: "Negeri Sakura terkenal dengan keindahan bunga sakura yang mekar di musim semi."

6. Si Burung Besi (Pesawat Terbang)

Julukan "Si Burung Besi" digunakan untuk menyebut pesawat terbang karena bentuknya yang menyerupai burung dan terbuat dari logam. Istilah ini sering digunakan untuk menyebut pesawat secara kiasan, terutama dalam karya sastra atau jurnalistik.

Contoh Kalimat: "Si Burung Besi itu melintasi langit biru, membawa ratusan penumpang menuju destinasi mereka."

7. Si Kaki Seribu (Pemain sepak bola yang lincah)

Julukan "Si Kaki Seribu" diberikan kepada pemain sepak bola yang memiliki kelincahan luar biasa dalam mengolah bola. Terkesan seolah-olah ia punya banyak kaki sehingga gerakan kakinya begitu cepat.

Contoh Kalimat: "Si Kaki Seribu dari timnas spanyol berhasil mencetak gol keren melalui tendangan bebas."

8. Ratu Horror (Suzanna)

Suzanna disebut sebagai "Ratu Horror" di dunia perfilman Indonesia karena perannya yang ikonik dalam banyak film horor klasik.

Contoh Kalimat: "Ratu Horror ini membuat bulu kuduk penonton berdiri setiap kali tampil di bioskop."

9. Bumi Serambi Mekah (Aceh)

Aceh dijuluki "Bumi Serambi Mekah" karena sejarah dan budaya Islamnya yang sangat kuat. Julukan ini menunjukkan pentingnya Aceh dalam penyebaran Islam di Indonesia.

Contoh Kalimat: "Bumi Serambi Mekah dikenal sebagai pusat pembelajaran agama Islam sejak zaman dahulu."

10. Si Jenius (Albert Einstein)

Albert Einstein sering dijuluki "Si Jenius" karena kecerdasannya yang luar biasa dan kontribusinya yang signifikan dalam bidang fisika teoretis, terutama teori relativitas.

Contoh Kalimat: "Si Jenius yang menemukan teori relativitas ini telah mengubah cara kita memahami alam semesta."

Majas antonomasia membantu memperkaya bahasa dengan cara yang lebih ekspresif dan efektif, sehingga pesan yang disampaikan menjadi lebih kuat dan mudah diingat.

Gimana? Udah mulai ngerti, kan? Majas antonomasia itu bikin bahasa kita jadi lebih berwarna dan mudah diingat. Jadi, jangan ragu buat pakai majas ini biar tulisan atau ucapanmu makin kece!

Apa Komentarmu?

Tulis komentar

ARTIKEL TERKAIT

VIDEO TERKAIT

KOMENTAR

Latest Comment

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama mengirimkan komentar untuk bertukar gagasan dengan pengguna lainnya

TERPOPULER

Advertisement
Advertisement