Lirik lagu-lagu Piala Dunia umumnya sarat dengan pesan optimisme, perjuangan, dan harapan. Tak jarang lagu-lagu ini berperan sebagai media yang sangat efektif dalam membangkitkan semangat baik di kalangan pemain maupun fans.
Dalam sejarahnya Piala Dunia FIFA pertama kali diselenggarakan pada tahun 1930, pada awalnya tidak memiliki lagu resmi sebagai pengiring turnamen. Namun, tradisi lagu bertema Piala Dunia mulai muncul secara tidak resmi sejak tahun 1962 di Chili dengan lagu berjudul El Rock del Mundial yang dibawakan oleh grup rock lokal Los Ramblers.
Pada periode ini, lagu-lagu Piala Dunia lebih banyak bersifat lokal dan tidak diangkat secara global. Namun, tren ini terus berkembang hingga akhirnya Federasi Internasional Sepak Bola (Fédération Internationale de Football Association/FIFA) baru mengadopsi lagu soundtrack resmi turnamen mulai tahun 1990 menurut publikasi Billboard.
Lagu Resmi FIFA 1990–2002
Berikut ini daftar lagu ikonik bertema Piala Dunia FIFA sejak tahun sejak tahun 1990.
Lagu Un'estate Italiana (To Be Number One)- 1990
Lagu "Un’estate italiana (To Be Number One)" menjadi lagu populer FIFA tahun 1990 yang diselenggarakan di Italia. Lagu ini dinyanyikan dalam dua bahasa yaitu Italia dan Inggris. Edoardo Bennato dan Gianna Nannini menyanyikannya dalam Bahasa Italia, sementara Giorgio Moroder Project menyanyikannya dalam Bahasa Inggris.
"Gloryland" - 1994
Melanjutkan tradisi, pada Piala Dunia 1994 yang diadakan di Amerika Serikat ini memperkenalkan Gloryland sebagai soundtrack. Lagu ini dibawakan oleh Daryl Hall bersama ansambel gospel Sounds of Blackness. Nuansa soul dan gospel pada lagu ini memberikan sentuhan emosional dengan iringan saksofon yang khas, menciptakan atmosfer hangat dan penuh harapan.
"La Copa de la Vida"/"Cup of Life" - 1998
Tahun 1998 di Prancis menjadi tonggak penting dengan hadirnya La Copa de la Vida (The Cup of Life) yang dinyanyikan oleh Ricky Martin. Lagu Latin-pop ini sukses besar di seluruh dunia, direkam dalam bahasa Inggris dan Spanyol. Lagu ini bahkan meraih Grammy untuk penampilan pop Latin terbaik, menjadikannya salah satu soundtrack Piala Dunia paling berpengaruh dan mudah dikenang.
Selain merilis lagu resmi, FIFA merilis anthem berjudul "La Cour des Grands (Do You Mind If I Play)" yang dibawakan oleh Youssou N'Dour dan Axelle Red untuk Piala Dunia 1998.
"Boom" - 2002
Dalam ajang Piala Dunia 2022 yang siselenggarakan di Korea Selatan dan Jepang, FIFA merilis lagu resmi berjudul Let's Get Together sebagai lagu lokal yang dinyanyikan oleh berbagai artis Asia, dan Boom yang dibawakan oleh penyanyi Amerika Anastacia. Kolaborasi ini menunjukkan mulai mengglobalnya pengaruh musik Piala Dunia, menyatukan berbagai budaya dalam irama dan lirik pada ajang Piala Dunia pertama yang diadakan di Asia.
"The Time of Our Lives" - 2006
Pada Piala Dunia 2006 di Jerman, lagu resmi lagu resmi yang dirilis berjudul The Time of Our Lives. Dinyanyikan oleh Il Divo dan Toni Braxton, lagu ini dirilis ke dalam Bahasa Inggris dan Spany. Lagu ini mencerminkan momen-momen emosional dan persatuan antar pemain dan penggemar di stadion-stadion Jerman.
"Waka Waka (This Time for Africa)" - 2010
Lagu paling fenomenal berikutnya adalah Piala Dunia 2010 yang digelar di Afrika Selatan dengan lagu Waka Waka (This Time For Africa) oleh Shakira featuring Freshlyground. Lagu ini berhasil menggabungkan bahasa Spanyol dan Inggris dengan ritme Afrika yang khas. Waka Waka tidak hanya menjadi soundtrack tapi sebuah fenomena global yang membangkitkan semangat dan memperkenalkan budaya Afrika kepada dunia.
"We are One (Ole Ola)" - 2014
Piala Dunia 2014 kembali ke benua Amerika, tepatnya Brasil. Lagu resmi Ole Ola (We Are One) yang diciptakan oleh Pitbull, Jennifer Lopez, dan Claudia Leitte. Lagu ini rupanya dinyanyikan dalam tiga bahasa berbeda yaitu Inggris, Spanyol, dan Portugis. Bagi Brasil, ini kedua kalinya negara ini menjadi tuan rumah untuk turnamen sepak bola bergengsi di dunia.
"Live it Up" - 2018
Memperingati Piala Dunia FIFA ke-21, Piala Dunia digelar di Rusia dengan mengusung lagu resmi berjudul Live It Up, kolaborasi Nicky Jam, Will Smith, dan Era Istrefi. Lagu ini direkam dalam bahasa utama Inggris dan Spanyol.
"Hayya Hayya (Better Together)", "Dreamers" - 2022
Piala Dunia 2022 di Qatar mengambil pendekatan yang lebih inovatif dengan mengeluarkan beberapa lagu resmi sekaligus, seperti Hayya Hayya (Better Together), Arhbo, Light The Sky, dan Dreamers oleh Jungkook BTS. St
rategi multi-lagu ini memperkaya warna musik dan genre, serta melibatkan artis dari berbagai negara dan latar belakang, mencerminkan keragaman global yang ingin ditampilkan oleh FIFA.
Dai Dai", "Lighter", Por Ella" - 2026
Untuk Piala Dunia 2026 yang akan berlangsung di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada, FIFA kembali mengukuhkan Shakira untuk berkolaborasi dengan Burna Boy dalam lagu berjudul Dai Dai. Lagu ini menggabungkan bahasa Inggris, Spanyol, dan Italia dengan tema semangat dan ajakan untuk terus maju, melambangkan energi dan jiwa global yang menjadi karakteristik turnamen masa depan.
Selain itu ada lagu "Lighter" dari Jelly Roll dan Carín Leon, "Por Ella" dari Los Ángeles Azules dan Belinda, dan "Echo" dari Daddy Yankee dan Shenseea.
Tidak hanya itu ada juga Jessie Reyez dan Elyanna menyumbangkan "Illuminate," dan LISA, Anitta, dan Rema membawakan "Goals,"
