Daftar 143 Negara yang Dukung Palestina Jadi Anggota PBB, Ada Indonesia dan Rusia

14 Mei 2024 13:05 WIB

Narasi TV

Seorang pengunjuk rasa membawa bendera Palestina saat melakukan protes atas penghancuran rumah warga Palestina oleh Israel di desa Sur Baher . Sumber: ANTARA/REUTERS/Mussa Issa Qawasma/am.

Penulis: Elok Nuri

Editor: Margareth Ratih. F

Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengesahkan resolusi untuk memberikan “hak dan keistimewaan” baru kepada negara Palestina melalui pemungutan suara pada Jumat, 10 Mei 2024. Waktu Amerika Serikat.

Dalam pemungutan suara tersebut terdapat 143 negara mendukung Palestina menjadi anggota penuh PBB, 9 negara menolak dan 25 negara lain abstain.

Presiden Palestina Mahmoud Abbas menyambut baik resolusi ini. Menurut Abbas, "dunia bersama rakyat Palestina."

Dubes Israel hancurkan Piagam PBB

Duta Besar Israel untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Gilad Erdan menghancurkan salinan Piagam PBB di atas panggung. Dalam pidatonya yang penuh emosi ia mengatakan bahwa dorongan untuk memasukkan negara Palestina akan melanggar piagam badan tersebut.

"Saya ingin dunia menyaksikan tindakan amoral ini (voting). Agar kalian semua juga berkata bahwa (voting) ini, tindakan Anda semua, telah menghancurkan Piagam PBB. Kalian memalukan," kata Erdan di depan podium sambil merobek-robek salinan “Piagam PBB” yang ia pegang.

Sebagai informasi, Palestina saat ini adalah negara pengamat non-anggota PBB sejak tahun 2012. Upaya Palestina menjadi anggota penuh PBB telah lama diupayakan.

Namun, baru-baru ini Amerika Serikat memveto upaya Palestina untuk mendapatkan keanggotaan penuh. Meskipun begitu pemungutan suara Majelis Umum PBB pada hari Jumat lalu dapat dilihat sebagai bentuk dukungan terhadap Palestina.


Daftar negara yang dukung Palestina jadi anggota PBB

Algeria,
Andorra,
Angola,
Antigua and Barbuda,
Armenia,
Australia,
Azerbaijan
Bahamas,
Bahrain,
Bangladesh,
Barbados,
Belarus,
Belgium,
Belize,
Benin,
Bhutan,
Bolivia,
Bosnia and Herzegovina,
Botswana,
Brazil,
Brunei,
Burkina Faso,
Burundi
Cabo Verde,
Cambodia,
Central African Republic,
Chad,
Chile,
China,
Colombia,
Comoros,
Costa Rica,
Cuba,
Cyprus
Democratic People's Republic of Korea (North Korea),
Democratic Republic of the Congo,
Denmark,
Djibouti,
Dominica,
Dominican Republic
East Timor,
Egypt,
El Salvador,
Equatorial Guinea,
Eritrea,
Estonia,
Ethiopia
France
Gabon The Gambia,
Ghana,
Greece,
Grenada,
Guatemala,
Guinea,
Guinea-Bissau,
Guyana
Haiti,
Honduras
Iceland,
India,
Indonesia,
Iran,
Iraq,
Ireland,
Ivory Coast
Jamaica,
Japan,
Jordan
Kazakhstan,
Kenya,
Kuwait,
Kyrgyzstan
Laos,
Lebanon,
Lesotho,
Libya,
Liechtenstein,
Luxembourg
Madagascar,
Malaysia,
Maldives,
Mali,
Malta,
Mauritania,
Mauritius,
Mexico,
Mongolia,
Montenegro,
Morocco,
Mozambique,
Myanmar
Namibia,
Nepal,
New Zealand,
Nicaragua,
Niger,
Nigeria,
Norway
Oman
Pakistan,
Panama,
Peru,
Philippines,
Poland,
Portugal
Qatar
Republic of Korea (South Korea),
Russia,
Rwanda
Saint Kitts and Nevis,
Saint Lucia,
Saint Vincent and the Grenadines,
San Marino,
Saudi Arabia,
Senegal,
Serbia,
Seychelles,
Sierra Leone,
Singapore,
Slovakia,
Slovenia,
Somalia,
South Africa,
Spain,
Sri Lanka,
Sudan,
Suriname,
Syria
Tajikistan,
Thailand,
Trinidad and Tobago,
Tunisia,
Turkmenistan,
Turkey
Uganda,
United Arab Emirates,
United Republic of Tanzania,
Uruguay,
Uzbekistan
Vietnam
Yemen
Zambia,
Zimbabwe

NARASI ACADEMY

TERPOPULER

KOMENTAR