Advertisement

Debat Prabowo Vs Ganjar Soal Kelangkaan Pupuk dan Cara Meningkatan Pelayanan Publik ke Kelompok Rentan

13 December 2023 15:16 WIB

thumbnail-article

Pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 3 Ganjar Pranowo-Mahfud MD berjabat tangan dengan pasangan calon nomor urut 2 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka saat debat pertama capres Pemilu 2024 di Gedung KPU RI, Jakarta, Selasa (12/12/2023). (ANTARA FOTO/Galih Pradipta/aww) .

Penulis: Jay Akbar

Editor: Akbar Wijaya

Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo berdebat soal strategi meningkatkan pelayanan publik kepada kelompok rentan dan kelangkaan pupuk yang dialami petani. Awalnya Ganjar menceritakan pengalamannya selama 10 tahun menangani isu pelayanan publik.

Mantan gubernur Jawa Tengah ini menggarisbawahi pentingnya melibatkan kelompok rentan dalam setiap musyawarah pembangunan untuk memastikan bahwa kebutuhan mereka diakomodasi.

"Satu, menghadirkan dalam setiap musrembang kelompok perempuan, penyandang disabilitas, anakannya, kelompok rentan yang lain termasuk orang tua. Kenapa? Agar pengambil keputusan mereka aware, mereka peduli apa yang mereka rasakan. Kesetaraan dalam perencanaan pembangunan itulah yang kita harapkan bisa merepresentasikan apa yang mereka harapkan," jelas Ganjar Pranowo.

Prabowo yang mendapat kesempatan untuk merespons jawaban Ganjar tersebut mengatakan bahwa kelompok rentan bukan hanya kaum disabilitas, perempuan, dan anak-anak, melainkan juga para petani dan nelayan.

"Menurut pandangan saya, kelompok rentan itu juga termasuk para petani dan pelayan," kata Prabowo.

Menteri Pertahanan ini lalu menceritakan pengalamannya bertemu dengan petani di Jawa Tengah yang dipimpin Ganjar. Para petani, kata Prabowo, mengeluh soal kelangkaan pupuk dan kartu tani yang dikeluarkan Ganjar justru mempersulit mereka memperoleh pupuk.

"Saya kira mungkin Bapak bisa menjawab masalah itu. Terima kasih," tanya Prabowo kepada Ganjar.

Ganjar Pranowo merespons pertanyaan Prabowo dengan mengingatkan bahwa masalah kelangkaan pupuk tidak terbatas pada satu wilayah saja.

Ia menyebutkan bahwa kelangkaan pupuk terjadi di berbagai daerah seperti Papua, Sumatera Utara, NTT, NTP, dan Kalimantan Timur. Ganjar juga menyoroti kurangnya kelengkapan data petani sebagai salah satu penyebab masalah tersebut.

"Pak, data petani kita tidak pernah beres. Maka kalau kemudian satu data petani itu bisa kita kelola, maka distribusi pupuknya harus bisa sampai dan tepat sasaran. Pada saat yang sama, kuota pupuk tidak dibatasi, maka ini yang saya telpon langsung kepada Pak Wapres saat itu, Pak Wapres please, kasih tambahan. Kalau tidak, tidak cukup. Dan ini terjadi di seluruh Indonesia. Maka inilah yang mesti kita kerjakan nanti," tegas Ganjar.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyelenggarakan debat perdana Pemilihan Presiden 2024 di kantor mereka Jalan Imam Bonjol nomor 29, Jakarta Pusat, Selasa (12/12/2023) malam.

Debat dengan tema pemerintahan, hukum, HAM, pemberantasan korupsi, penguatan demokrasi, peningkatan layanan publik, dan kerukunan warga ini diikuti oleh tiga calon presiden yakni nomor urut 1 Anies Baswedan, nomor urut 2 Prabowo Subianto, dan nomor urut 3 Ganjar Pranowo.

 

Apa Komentarmu?

Tulis komentar

ARTIKEL TERKAIT

VIDEO TERKAIT

KOMENTAR

Latest Comment

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama mengirimkan komentar untuk bertukar gagasan dengan pengguna lainnya

TERPOPULER

Advertisement
Advertisement