Advertisement

Dipimpin Jenderal Bintang 3, Berikut Tiga Satuan Elite TNI yang Mengalami Perubahan Kepemimpinan

07 August 2025 23:00 WIB

thumbnail-article

Yonbekang 2/Mawwat Wastwan Jaya menggelar Latihan Taktis Tingkat Regu (Lattis Ru) di Malang, Jawa Timur, Sabtu (18/5/2024) Sumber: ANTARA/HO-Humas Pen Kostrad.

Penulis: Aprilia Kristiana

Editor: Aprilia Kristiana

Dalam waktu dekat, tiga satuan elite Tentara Nasional Indonesia (TNI) akan mengalami perubahan kepemimpinan. Komando Pasukan Khusus (Kopassus) TNI Angkatan Darat, Korps Marinir TNI Angkatan Laut, dan Komando Pasukan Gerak Cepat (Kopasgat) TNI Angkatan Udara akan dipimpin oleh perwira tinggi berpangkat jenderal bintang tiga. Sebelumnya, ketiga satuan ini dipimpin oleh perwira berpangkat bintang dua.

Upacara pelantikan untuk para pemimpin baru ini direncanakan berlangsung di Pusat Pendidikan dan Pelatihan Pasukan Khusus (Pusdiklatpassus) pada tanggal 10 Agustus 2025. Acara ini akan menandai perubahan struktural penting dalam TNI, serta pengukuhan Pangkopassus, Pangkormar, dan Pangkorpasgat.

1. Kopassus

Kopassus memiliki sejarah yang panjang yang dimulai dari tahun 1950 ketika pasukan TNI menghadapai pemberontakan di Maluku Selatan. Kolonel A.E. Kawilarang menjadi salah satu yang pertama menyadari pentingnya pasukan khusus yang terlatih untuk menghadapi tantangan medan perang yang tidak konvensional. Melalui instruksi resminya, Instruksi Panglima Tentara dan Teritorium III No.55/Instr/PDS/52 16 April 1952, dibentuklah Kesatuan Komando Teritorium III yang merupakan cikal bakal Kopassus.

Lalu pada tahun 1953, satuan ini berubah nama menjadi Kesatuan Komando Angkatan Darat (KKAD). Tak hanya itu, KKAD berubah kembali menjadi Resimen Pasukan Komando Angkatan Darat (RPKAD) pada tahun 1954. Tahun berikutnya, pergantian nama pun terjadi kembali menjadi Resimen Para Komando Angkatan Darat (RPKAD).

Lalu, pada tahun 1966 berubah kembali menjadi Pusat Pasukan Khusus Angkatan Darat (PUSPASUS TAD). Lanjut, pada tanggal 1971 kembali berubah menjad Komando Pasukan Sandhi Yudha (KOPASSANDHA).

Seiring waktu, nama satuan ini mengalami beberapa perubahan hingga pada tahun 1985 resmi menjadi Komando Pasukan Khusus atau Kopassus. Kopassus kini dikenal sebagai salah satu pasukan elit terkemuka di dunia, dengan berbagai kemampuan khusus seperti operasi antiteror dan pemulihan sandera, di antara tugas-tugas lainnya.

Tugas dan fungsi utama Kopassus

Tiga tugas pokok Kopassus meliputi Operasi Komando, Operasi Sandi Yudha, dan Operasi Anti-Teror. Operasi Komando diemban oleh Grup 1/Para Komando, sedangkan Grup 2 dan Grup 3 bertugas dalam Operasi Sandi Yudha, fokus pada intelijen dan penguasaan wilayah. Satuan 81 Kopassus, yang dikenal sebagai pasukan antiteror, bertugas dalam menangani tindakan terorisme dan sasaran strategis.

Struktur organisasi dan sub-satuan Kopassus

Struktur organisasi Kopassus terdiri dari lima grup, masing-masing dengan fungsi spesifik. Grup 1 dan 2 berfungsi sebagai pasukan tempur utama, Grup 3 berfokus pada pendidikan, sedangkan Grup 4 dan 5 menangani operasi intelijen dan anti-teror. Perubahan kepemimpinan ke Pangkopassus bintang tiga diharapkan memperkuat efisiensi dan efektivitas satuan ini.

2. Korps Marinir

Korps Marinir TNI AL, yang dikenal awalnya sebagai Corps Mariniers, dibentuk pada 15 November 1945. Perubahan nama ini menandai komitmen TNI AL dalam menjaga keamanan laut Indonesia. Sejak tahun 1948, Korps ini dinamai Korps Komando Angkatan Laut (KKO AL) dan berperan penting dalam berbagai operasi, termasuk Trikora yang menginginkan pembebasan Irian Barat. Perubahan nama ini dilandasi oleh Surat Keputusan (SK) Nomor A/565/1948 yang dikeluarkan oleh Menteri Pertahanan.

Beberapa tahun berlalu, tepatnya pada tahun 1975, KKO AL berubah menjadi Korps Marinir berdasarkan SK Kepala Staf TNI Angkatan Laut No. Skep/1831/XI/1975.

Peran Korps Marinir dalam operasi militer

Korps Marinir berfungsi sebagai ujung tombak dalam operasi militer TNI, termasuk tugas operasi kemanusiaan dan penanggulangan bencana. Dengan kemampuan bertempur di darat dan laut, Korps Marinir telah menjadi elemen penting dalam menjaga kedaulatan dan keamanan negara, terutama di wilayah perbatasan.

Korps Baret Ungu, yang merupakan bagian dari satuan ini, menjadi bagian yang penting bagi TNI AL. Korps Baret Ungu dikenal sebagai pasukan amfibi yang mampu beradaptasi dengan berbagai medan pertempuran.

Restrukturisasi dan evolusi Korps Marinir

Dalam perkembangan terbaru, Korps Marinir telah mengalami restrukturisasi signifikan yang memperkuat posisinya dalam struktur TNI. Pembentukan Pasmar 1, 2, dan 3 di berbagai lokasi menunjukkan peningkatan kemampuan dan adaptabilitas Korps Marinir terhadap berbagai tantangan di sektor pertahanan.

3. Kopasgat

Kopasgat, yang sebelumnya dikenal sebagai Korpaskhas, dibentuk tidak hanya sebagai pasukan udara, tetapi juga untuk tugas di darat dan laut. Awal pembentukan ini bermula pada tahun 1947 saat 13 prajurit diterjunkan dalam misi yang menjadi landasan keberadaan satuan ini.

Kopasgat pernah memiliki nama lain pada tahun 1985, yaitu Pusat Pasukan Khas TNI Angkatan Udara (Puspaskhas) yang berdasarkan Keputusan KSAU Nomor Kep/22/iii/1985.

Reorganisasi satuan pun terjadi pada 7 Juli 1997. Berdasarkan Keputusan Pangab Nomor Kep/09/VII/1997, status Puspakhas ditingkatan dari Badan Pelaksana Pusat (BPP) menjadi Komando Utama Pembinaan.

Nama Kopasgat adalah hasil dari pembaruan yang dilakukan pada 2021 untuk memperkuat identitas dan tujuan satuan itu. Sebelumnya, Kopasgat menjabat sebagai Pusat Pasukan Khas TNI AU yang menunjukkan perjalanan panjang satuan elit ini dalam melaksanakan misi-misi kompleks dalam struktur TNI.

Tugas unik Kopasgat dalam pengoperasian pangkalan

Satu hal yang membedakan Kopasgat dari satuan lainnya adalah tugas unik yang dikenal sebagai Operasi Pembentukan dan Pengoperasian Pangkalan Udara (OP3U). Tugas ini mencakup merebut dan mempertahankan pangkalan udara vital, sebuah aspek strategis dalam operasi militer.

 

Apa Komentarmu?

Tulis komentar

ARTIKEL TERKAIT

VIDEO TERKAIT

KOMENTAR

Latest Comment

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama mengirimkan komentar untuk bertukar gagasan dengan pengguna lainnya

TERPOPULER

Advertisement
Advertisement