Doa merupakan bentuk pengharapan kebaikan dari Allah Swt., Islam selalu mengajarkan untuk selalu berdoa dalam beraktivitas, salah satunya doa melepas pakaian.
Anjuran membaca doa melepas pakaian ini telah diajarkan oleh Rasulullah saw. untuk menghindari pandangan jin supaya tidak terkena ain.
Dalam sebuah hadis, Rasulullah saw. bersabda:
سَتْرُ مَا بَيْنَ أَعْيُنِ الجِنِّ وَعَوْرَاتِ بَنِي آدَمَ: إِذَا دَخَلَ أَحَدُهُمُ الخَلَاءَ، أَنْ يَقُولَ: بِسْمِ اللَّهِ
Satru maa bayna a'yunil jinni wa 'aurati baynii aadam. Idzaa dakhola ahaduhumul kholaaa, an yaquula bismillah.
Artinya: "Penutup antara pandangan jin dan aurat anak Adam ketika seorang melepas pakaiannya adalah dengan mengucapkan 'Bismillah' (Dengan menyebut nama Allah aku melepas pakaian)."
Doa melepas pakaian
Ketika hendak melepas pakaian, seorang muslim dapat melafalkan doa sebagai berikut.
بِسْمِ اللهِ الَّذِيْ لَا إِلهَ إِلاَّ هُوَ
Bismillâhil ladzî lâilâha illâ huwa.
Artinya: "Dengan nama Allah yang tiada tuhan selain Dia."
Selain doa di atas, doa berikut ini juga dapat dilafalkan ketika melepaskan pakaian ataupun ketika menggunakan pakaian baru.
الحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي كَساني ما أُوَاري بِهِ عَوْرَتي وَأَتَجَمَّلُ بِهِ في حياتي
Alhamdulillahil ladzi kasani ma uwariy bihi ‘aurati wa atajammalu bihi fi hayati.
Artinya: "Segala puji bagi Allah yang telah memberiku pakaian sebagai penutup auratku dan penghias dalam hidupku."
Adab melepas pakaian
Sebagai umat yang membutuhkan pakaian untuk menutupi aurat, dalam ajaran Islam melepaskan pakaian tidaklah sembarangan.
Dalam Islam, terdapat adab atau tata cara yang dianjurkan untuk melepaskan pakaian.
Melansir buku Adab Berpakaian serta Doa Mandi dan Tayamum: Seri Doa dan Dzikir yang ditulis Imam Nawawi, adab tersebut didasarkan pada hadis Rasulullah saw. berikut.
عن عائشة رضي الله عنها قالت: "كَانَت يَدُ رسُولِ الله -صلَّى الله عليه وسلَّم- اليُمنَى لِطُهُورِهِ وطَعَامِهِ، وكَانَت اليُسْرَى لِخَلاَئِهِ، ومَا كَانَ مِنْ أَذَى".
عن حفصة رضي الله عنها "أَنَّ رَسُولَ الله -صلَّى الله عليه وسلَّم- كَانَ يَجْعَلُ يَمِينَهُ لِطَعَامِهِ وَشَرَابِهِ وَثِيَابِهِ، وَيَجْعَلُ يَسَارَهُ لِمَا سِوَى ذَلِك".
Artinya: Dari Aisyah raḍiyallāhu 'anhā, ia menuturkan, “Tangan kanan Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- digunakan untuk bersuci dan makan, sedangkan tangan kiri digunakan untuk buang air dan hal-hal yang kotor."
“Dari Ḥafṣah raḍiyallāhu 'anhā bahwa Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- biasa menggunakan tangan kanan beliau untuk makan, minum, dan memakai baju, dan menggunakan tangan kiri untuk yang selain itu."
Berikut adalah adab dan tata cara melepas pakaian menurut Islam:
- Mendahulukan melepas bagian kiri pakaian.
- Dilepaskan di tempat tersembunyi dari pandangan orang, terutama saat membuka aurat.
- Membaca doa seperti yang telah dijelaskan di atas.
