Advertisement

Fakta Kecelakaan Bus Tol Malang yang Menyeret Empat Nyawa

24 December 2024 10:43 WIB

thumbnail-article

Sejumlah petugas melakukan proses evakuasi bus pariwisata yang terlibat kecelakaan di KM 77+200 Jalan Tol Pandaan-Malang, Lawang, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Senin (23/12/2024). Berdasarkan data temuan awal Polres Malang, kecelakaan bus pariwisata dan truk tersebut menyebabkan empat orang meninggal dunia. ANTARA FOTO/Ahmad Prabowo/wpa. .

Penulis: Elok Nuri

Editor: Elok Nuri

Kecelakaan tragis terjadi di ruas Tol Pandaan-Malang pada tanggal 23 Desember 2024, sekitar pukul 15.40 WIB. Lokasi kejadian berada di KM 77+200 arah Malang. Kecelakaan ini melibatkan sebuah bus pariwisata Tirto Agung yang mengangkut rombongan pelajar dari Bogor dan sebuah truk yang mengalami masalah teknis.

Saat tabrakan terjadi, bus yang bergerak cepat dari belakang menghantam truk yang mundur tanpa kendali. Kejadian ini semakin dramatis karena bus tersebut tidak memiliki waktu untuk melakukan rem, sehingga benturan yang terjadi mengakibatkan kerusakan parah pada kedua kendaraan.

Akibat insiden ini, arus lalu lintas kendaraan yang hendak melintas dialihkan melalui Gerbang Tol Purwodadi, kemudian menempuh rute ke arah Jalan Tol Pandaan-Malang dengan mengambil akses masuk di Gerbang Tol Lawang. Berikut sederet fakta kecelakaan Tol Malang

Empat Orang Meninggal

Dalam insiden tersebut, terdapat empat orang yang kehilangan nyawa. Korban tewas terdiri dari sopir bus dan tiga penumpang. Kapolres Malang, AKBP Putu Kholis Aryana, mengungkapkan bahwa sebagian korban tewas ditemukan dalam kondisi terjepit di dalam bus akibat kekuatan benturan.

Proses evakuasi korban dilakukan dengan cepat, di mana korban yang meninggal dan yang luka-luka dibawa ke rumah sakit terdekat, termasuk RSUD Lawang dan RSUD Saiful Anwar Malang. Tim evakuasi menghadapi tantangan karena kondisinya yang tidak memadai dan lokasi kecelakaan yang menyita jalan tol.

Penyebab Kecelakaan Bus dan Truk

Kecelakaan bermula dari masalah teknis pada truk yang membawa pakan ternak. Truk tersebut tidak mampu menanjak dan terpaksa berhenti di bahu jalan.

Sopir truk berusaha mengganjal ban belakang untuk menghentikan laju kendaraan, tetapi tindakan ini tidak berhasil. Ganjalan yang digunakan tidak cukup kuat dan gagal menghentikan kendaraan, yang akhirnya mundur tanpa kendali.

Kapolres menjelaskan bahwa ketidakmampuan truk untuk menanjak berkontribusi besar terhadap terjadinya kecelakaan. Begitu truk mundur, bus yang melaju dengan kecepatan tinggi tidak dapat berbuat banyak untuk menghindari tabrakan yang fatal ini.

Langkah Selanjutnya dan Penyelidikan

Penyelidikan lebih lanjut segera dilakukan oleh pihak kepolisian untuk menentukan penyebab pasti dari kecelakaan ini. Investigasi meliputi pemeriksaan kondisi teknis truk dan bus, serta kelayakan pengemudi saat mengemudikan kendaraan.

Polisi juga mengecek apakah truk mengalami kelebihan muatan atau ada masalah lain pada sistem rem.

Selain itu, pihak pengelola jalan tol memberi imbauan kepada semua pengguna jalan untuk selalu memeriksa kelayakan kendaraan, terutama saat akan melintasi jalur yang menanjak dan berkelok.

Setelah kecelakaan, jalur tol sempat ditutup dan dialihkan untuk mengurangi kepadatan lalu lintas. Setelah penanganan evakuasi selesai, jalan tol dibuka kembali dan pengendara diminta untuk tetap waspada.

 

Apa Komentarmu?

Tulis komentar

ARTIKEL TERKAIT

VIDEO TERKAIT

KOMENTAR

Latest Comment

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama mengirimkan komentar untuk bertukar gagasan dengan pengguna lainnya

TERPOPULER

Advertisement
Advertisement