Film Sore: Istri dari Masa Depan merupakan proyek ambisius yang mengambil lokasi syuting di tiga negara, yakni Indonesia, Finlandia, dan Kroasia. Syuting di Indonesia meliputi berbagai lokasi yang mendukung cerita dan karakter dalam film. Sebagai bagian dari adaptasi dari serial web yang populer, pengambilan gambar di tanah air memberikan basis yang kuat untuk latar cerita dan pengembangan karakter.
Finlandia dipilih sebagai lokasi syuting yang signifikan, terutama dalam menggambarkan karakter Jonathan, seorang fotografer yang diperankan oleh Dion Wiyoko. Yandy Laurens, sutradara film ini, menyatakan bahwa latar belakang bersalju di Finlandia menciptakan kontras emosional yang cocok untuk pertumbuhan karakter Jonathan. Keindahan alam yang dingin dan damai di Finlandia menjadi simbol dari kedalaman dan dilema yang dihadapi oleh karakter utama. “Di lingkungan serba es bersalju, kita membicarakan concerns Jonathan sebagai fotografer,” ungkap Yandy dalam konferensi pers.
Kroasia menawarkan pengalaman unik dan mendalam bagi para pemain. Syuting di sebuah kota kecil dengan populasi hanya sekitar 60 orang memberikan tantangan sekaligus keindahan tersendiri. Sheila Dara, yang memerankan Sore, mengungkapkan bahwa lokasi tersebut memberikan nuansa intim yang berbeda. “Kami pindah-pindahnya tuh bisa jalan kaki aja,” ujarnya. Dion juga berbagi bahwa kolaborasi dengan penduduk lokal memberikan kesan unik dalam proses syuting. Ini menciptakan nuansa otentik yang memperkaya cerita.
Kenalan dengan Karakter Utama
Peran Jonathan oleh Dion Wiyoko
Dion Wiyoko kembali berperan sebagai Jonathan, karakter kompleks seorang fotografer yang berjuang dengan kesehatan dan hubungannya. Karakter ini sangat bergantung pada pengembangan emosional yang ditampilkan melalui latar belakang dan interaksi dengan karakter Sore. Dion menggambarkan peran ini dengan ketulusan yang diharapkan dapat menyentuh penonton.
Sheila Dara sebagai Sore
Sheila Dara mengambil alih peran Sore, yang sebelumnya diperankan oleh Tika Bravani dalam versi serial web. Karakter Sore dikenal sebagai sosok istri yang penuh kasih dan sabar. Ia berusaha memahami suaminya dan menghadapi berbagai tantangan emosional. Sheila mengungkapkan rasa tanggung jawab yang besar dalam menggantikan peran tersebut, tetapi dia tetap optimis terhadap interpretasi yang akan dia sajikan.
Dinamika Hubungan Jonathan dan Sore
Film ini menyoroti dinamika yang kompleks antara Jonathan dan Sore. Konflik dan pengertian yang terjadi dalam hubungan mereka menjadi inti cerita. Melalui perjalanan kembali ke masa lalu, Sore berusaha mengembalikan kedamaian dan memahami suaminya dengan cara yang unik. Ketegangan dan ketidaksepahaman yang ada menjadikan hubungan mereka menarik untuk dieksplorasi.
Alasan Pemilihan Lokasi Syuting
Pemilihan lokasi syuting tidak hanya dipertimbangkan dari sisi estetika, tetapi juga dari segi cerita. Yandy Laurens menjelaskan bahwa setiap lokasi memiliki hubungan erat dengan pertumbuhan karakter. Estetika dari Finlandia dan kekayaan kultur dari Kroasia memberikan dimensi lain yang esensial dalam menggambarkan narasi.
Keberadaan Finlandia sebagai latar belakang untuk karakter Jonathan menciptakan suasana emosional yang kuat. Suasana bersalju yang tenang membawa penonton untuk merasakan konflik batin yang dialami oleh karakter tersebut. “Finlandia tidak hanya sekedar tempat syuting, tetapi juga menjadi bagian dari karakter itu sendiri,” ungkap Yandy.
Proses syuting di Kroasia tidak hanya melibatkan tim produksi, tetapi juga kolaborasi dengan penduduk lokal. Hal ini memberikan dimensi baru bagi film dan memperkuat koneksi antara cerita dan lokasi. Keberadaan penduduk lokal juga memberikan nuansa yang sangat berbeda, menambah kesan otentik pada setiap adegan yang diambil.
Jalannya Proses Produksi
Proses syuting film dimulai pada bulan Maret 2024 dan diakhiri pada bulan November. Durasi yang panjang ini mencerminkan kompleksitas dan ambisi dari proyek tersebut. Tim produksi menghadapi berbagai tantangan selama proses dan berusaha untuk merealisasikan visi yang lebih besar.
Setelah selesainya syuting, film ini kini memasuki tahap editing. Editor akan bekerja keras untuk menyusun narasi dan visual menjadi satu kesatuan yang harmonis. Diharapkan proses ini akan menghasilkan karya yang tidak hanya menghibur tetapi juga menggugah perasaan penonton.
Dengan semua elemen yang telah disiapkan dan lokasi syuting yang beragam, film Sore: Istri dari Masa Depan diharapkan dapat mencapai kesuksesan yang lebih besar dibandingkan versi serialnya. Manajemen produksi percaya bahwa kombinasi cerita yang mendalam, karakter yang kuat, dan lokasi yang padu akan menciptakan pengalaman menonton yang tak terlupakan. Film ini dijadwalkan tayang di bioskop pada tahun 2025, menjadikan momen ini sangat dinantikan oleh para penggemar.
