Ananta Rispo akan segera menyapa penggemarnya dengan film terbaru yang dibintangi bertajuk Ketok Mejik. Film Ketok Mejik menggandeng member GJLS ini menjadi bintang utama.
Ketok Mejik diproduksi oleh HAHA Production, sebuah rumah produksi yang cukup aktif menggarap film-film bergenre drama dan komedi keluarga di Tanah Air. Sutradara Yogi S.
Dalam proses produksi, Handoko berperan sebagai produser utama yang mengawal keseluruhan jalannya film, sementara Charles D Yusap bertindak sebagai executive producer.
Ketok Mejik dijadwalkan akan tayang secara resmi di bioskop Indonesia pada tanggal 13 Agustus 2026. Informasi ini sudah disampaikan secara resmi oleh rumah produksi melalui berbagai platform, sehingga menjadi salah satu film yang dinantikan oleh masyarakat dan para penggemar perfilman tanah air.
Sinopsis Film Ketok Mejik
Film Ketok Mejik mengusung cerita drama keluarga yang sarat akan nilai kehidupan masyarakat Indonesia. Latar cerita film ini berfokus pada perjalanan hidup Ben, seorang pemuda yang menerima warisan berupa bengkel ketok mejik dari sang kakek. Bengkel tersebut bukan sekadar usaha biasa, melainkan simbol harapan dan tanggung jawab yang besar bagi Ben. Tema utama film ini menyentuh aspek warisan keluarga, perjuangan hidup, hingga dinamika konflik internal yang sering dialami dalam sebuah keluarga.
Konflik yang dihadirkan dalam film ini beragam, mulai dari tekanan ekonomi yang berat, tantangan mempertahankan usaha keluarga, hingga peliknya hubungan antar anggota keluarga. Meski bertemakan drama, film ini tidak sepenuhnya serius. Unsur komedi menyegarkan disisipkan untuk meringankan ketegangan cerita sekaligus menghibur penonton. Pendekatan tersebut membuat film terasa lebih dekat dan mudah diterima berbagai kalangan.
Makna dan pesan utama yang ingin disampaikan Ketok Mejik adalah pesan mengenai arti sebuah keluarga, pentingnya warisan yang bukan hanya materi tetapi juga nilai-nilai kehidupan, serta bagaimana seseorang dapat menemukan makna hidup di balik rutinitas dan kesulitan yang dihadapi. Film ini mengajak penonton untuk melihat lebih dalam tentang harapan dan perjuangan dalam hal-hal yang dianggap biasa, seperti sebuah bengkel ketok mejik.
Ananta Rispo sebagai Pemeran Utama
Ananta Rispo, seorang komika yang dikenal dengan gaya humor spontan, tampil berbeda dalam film ini. Ia memerankan karakter Ben, sosok utama yang harus menjalani perjuangan berat untuk mempertahankan bengkel warisan kakeknya. Peran ini menuntut kedalaman emosi yang kuat dan kemampuan berakting yang tidak hanya mengandalkan sisi komedi.
Ini menjadi debutnya sebagai pemeran utama dalam sebuah film panjang, sekaligus transformasi yang cukup signifikan dalam kariernya. Ananta Rispo menunjukkan fleksibilitas serta kematangan akting dengan menghadirkan nuansa perilaku dan perjuangan Ben yang kompleks dan humanis.
Selain Ananta, film ini juga menampilkan sejumlah aktor dan komedian populer yang berperan sebagai karakter pendukung. Beberapa nama yang turut meramaikan antara lain: Dodit Mulyanto sebagai Saged, Tarra Budiman sebagai Made, Ersya Aurelia sebagai Resita, Arafah Rianti sebagai Uti, Agus Kuncoro sebagai Toyib, serta Erick Estrada, Arief Didu, dan Lolox. Kehadiran mereka memberikan warna berbeda dalam dinamika cerita sekaligus memperkaya sisi humor dan drama pada film.
