Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah untuk mengelola Indonesia. Ia menegaskan bahwa kerja sama dan kekompakan antar kepala daerah adalah kunci untuk mencapai target-target pembangunan.
"Bapak Ibu yang ada di depan saya ini adalah orang-orang terpilih untuk mengelola negara sebesar Indonesia. Kita perlu kerja sama tim, kita harus kompak, tidak ada lagi ego sektoral. Forkopimda harus kompak, terutama kepala-kepala daerah dengan kabupaten dan kota di sekitarnya," ujar Gibran dalam acara Rapat Koordinasi Nasional antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah di SICC Bogor, Kamis (7/11/2024).
Ia menggarisbawahi bahwa tidak ada visi misi selain visi misi Presiden Prabowo. “Sekali lagi, bapak ibu, saya garis bawahi, tidak ada visi lain selain visi bapak presiden Prabowo. Tidak ada program lain selain program bapak presiden,” tegasnya, yang disambut tepuk tangan para peserta.
Gibran mempertegas pesan ini dengan mengulangi kembali pernyataan kunci tersebut, "Sekali lagi bapak ibu, saya garis bawahi, tidak ada visi lain selain visi bapak presiden Prabowo. Tidak ada program lain selain program bapak presiden."
Gibran juga mengusulkan agar pelaksanaan Rakor mendatang diadakan di Akmil Magelang. "Mungkin tahun depan ini rakornya kita geser aja ke Akmil. Untuk kepala-kepala daerah, minimal lima hari. Ini penting, bapak ibu, biar semuanya sinergi, satu visi, satu misi untuk Indonesia emas," lanjutnya.
Selain menyoroti pentingnya kekompakan, Gibran memberikan apresiasi kepada daerah-daerah yang menunjukkan perubahan signifikan dalam pertumbuhan ekonomi, seperti Papua Barat dan Sulawesi Tengah.
“Papua Barat luar biasa sekali, kalau nggak salah dari ekspor LNG. Lalu, Sulawesi Tengah ini luar biasa juga dari nikel,” puji Gibran.
Ia juga menyinggung keberhasilan Solo dalam meningkatkan MCP, indikator dari KPK untuk pencegahan korupsi. "Dulu Solo rendah, cuma 65, lalu kami naikkan ke 80–90. Ini penting sekali karena Pak Presiden Prabowo menekankan untuk pencegahan korupsi dan menutup kebocoran-kebocoran," jelasnya.
Dalam kesempatan itu, Gibran mengingatkan kepala daerah untuk serius dalam menurunkan angka stunting dan mendukung program makan siang gratis yang digagas Presiden Prabowo. Program ini, menurut Gibran, adalah upaya strategis yang tidak hanya berdampak pada kesehatan anak-anak tetapi juga melibatkan petani lokal dan ibu-ibu PKK.
"Pak Presiden Prabowo berkali-kali mengatakan program makan siang gratis ini sangat-sangat strategis," ujarnya.
Gibran menutup arahannya dengan mengingatkan bahwa kebijakan yang tepat sasaran dan langsung menyentuh masyarakat adalah kunci untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi yang ditetapkan Presiden Prabowo.
"Sekali lagi bapak ibu, selamat bekerja dan jika kita ingin pertumbuhan ekonomi naik sesuai target, kuncinya adalah kebijakan yang langsung menyentuh masyarakat dan juga anggaran yang tepat sasaran," pungkas Gibran.
