Advertisement

Gunung Lewotobi Kembali Erupsi Selasa Pagi, Masyarakat Dihimbau Tetap Tenang

08 July 2025 12:19 WIB

thumbnail-article

Gunung Lewotobi Laki-laki Sumber: ANTARA.

Penulis: Elok Nuri

Editor: Elok Nuri

Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali menunjukkan aktivitas vulkaniknya pada hari Selasa, 8 Juli 2025 pagi. Erupsi ini dimulai pada pukul 05.53 WITA dengan tingginya kolom abu diperkirakan mencapai 4.000 meter di atas puncak, yang berarti sekitar 5.584 meter di atas permukaan laut.

Selama erupsi, kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas yang cukup tebal, condong ke arah barat dan barat laut.

Petugas Pos Pengamatan Gunung Api (PPGA), Emanuel Rofinus Bere, melaporkan bahwa letusan ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum sebesar 14,8 milimeter dan berlangsung selama 3 menit 11 detik.

"Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah barat dan barat laut. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 14.8 mm dan durasi ± 3 menit 11 detik," terangnya.

Suara gemuruh lemah saat letusan terdengar hingga ke Pos PGA yang terletak di Desa Pululera, Kecamatan Wulanggitang, menunjukkan bahwa erupsi ini cukup signifikan.

Masyarakat Dihimbau Tetap Tenang

Semantara itu Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari meminta masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas apapun dalam radius enam kilometer serta tujuh kilometer.

"Saat erupsi berlangsung, masyarakat di sekitar Gunung Lewotobi Laki-laki tidak melakukan aktivitas apapun dalam radius enam kilometer serta tujuh kilometer di sektor barat daya hingga timur laut dari pusat erupsi," kata Abdul Muhari.

Abdul juga mengimbau kepada warga di daerah aliran sungai yang berhulu di puncak Gunung Lewotobi Laki-laki, seperti Sungai Dulipali, Nobo, Hokeng Jaya, dan Nurabelen, untuk mewaspadai potensi banjir lahar apabila terjadi hujan lebat.

Sementara itu bagi warga yang terdampak hujan abu disarankan untuk menggunakan masker atau penutup hidung dan mulut guna melindungi saluran pernapasan.

"BNPB juga menekankan pentingnya bagi masyarakat untuk tetap tenang, mengikuti arahan resmi dari pemerintah daerah, serta tidak menyebarkan atau mempercayai informasi yang tidak jelas sumbernya," tutur Abdul Muhari.

Bandara Internasional Komodo Kembali Dibuka

Sebelumnya, erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki menyebabkan Bandara Internasional Komodo di Labuan Bajo ditutup pada malam hari sebelum kejadian erupsi Selasa pagi . Penutupan ini disebabkan oleh dampak dari erupsi yang menghasilkan kolom abu tinggi.

Namun, pada Selasa pagi, Bandara Internasional Komodo mulai kembali beroperasi dengan normal, memungkinkan penerbangan yang sebelumnya dibatalkan untuk diatur kembali.

"Sudah dibuka kembali dan penerbangan sudah normal," kata Kepala Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Komodo Labuan Bajo Ceppy Triono, mengutip ANTARA.

Ceppy menjelaskan pada 7 Juli 2025 terdapat sebanyak 17 penerbangan kedatangan dan 18 penerbangan keberangkatan. Para calon penumpang disarankan untuk memeriksa status penerbangan mereka dan mencari informasi terkini dari pihak bandara.

 

Apa Komentarmu?

Tulis komentar

ARTIKEL TERKAIT

VIDEO TERKAIT

KOMENTAR

Latest Comment

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama mengirimkan komentar untuk bertukar gagasan dengan pengguna lainnya

TERPOPULER

Advertisement
Advertisement