Advertisement

Ingat, Ini 8 Daftar Buah yang Tidak Boleh Dikonsumsi Setiap Hari, Kenapa?

05 June 2026 20:44 WIB

thumbnail-article

Buah-Buahan Sumber: Freepik.

Penulis: Elok Nuri

Editor: Elok Nuri

Buah-buahan sering dijadikan pilihan makanan sehat yang wajib ada dalam daftar pola makan seimbang. Namun, tahukah kamu ada beberapa jenis buah yang disarankan tidak boleh dikonsumssi setiap hari.

Hal ini bukan tanpa alasan, pasalnya buah tersebut diketahui mengandung kadar gula, kalori, atau keasaman yang tinggi, yang bisa berdampak negatif jika dikonsumsi secara berlebihan setiap hari.

Untuk memastikan bahwa kita mendapatkan manfaat optimal dari konsumsi buah tanpa menimbulkan efek samping, penting untuk mengetahui buah-buahan mana yang sebaiknya dibatasi dalam asupan harian.

Buah yang Tidak Boleh Dikonsumsi Setiap Hari

Berikut beberapa jenis buah mengandung kadar gula alami yang cukup tinggi sehingga konsumsi berlebihan setiap hari dapat berisiko bagi kesehatan.

Mangga

Mangga dikenal sebagai salah satu buah tropis yang sangat populer dan memiliki rasa manis yang khas. Setiap 165 gram buah mangga mengandung sekitar 22,5 gram gula alami. Kandungan gula ini cukup tinggi sehingga jika dikonsumsi setiap hari dalam jumlah banyak, bisa menyebabkan lonjakan gula darah yang tidak diinginkan.

Risiko ini sangat penting diperhatikan terutama oleh individu yang sedang menjalani diet rendah gula atau mereka yang memiliki riwayat diabetes dan prediabetes. Mengonsumsi mangga dalam jumlah wajar—sekitar setengah hingga satu buah mangga ukuran sedang—dapat memberikan manfaat nutrisi seperti vitamin C dan serat tanpa menyebabkan efek buruk.

Kurma

Kurma yang sering dikonsumsi sebagai sumber energi cepat terutama selama bulan Ramadan, ternyata mengandung gula dan karbohidrat yang sangat tinggi. Dalam setiap 100 gram kurma terdapat sekitar 63 gram gula dan 75 gram karbohidrat. Kandungan ini menjadikan kurma bisa meningkatkan kadar gula darah secara signifikan jika dikonsumsi dalam jumlah besar setiap hari.

Selain itu, konsumsi kurma berlebihan dapat menyebabkan kenaikan berat badan dan meningkatkan risiko hiperkalemia (peningkatan kadar kalium dalam darah), sehingga dianjurkan untuk membatasi menjadi sekitar tiga biji per hari agar tetap aman bagi kesehatan.

Anggur

Anggur mengandung gula yang tinggi, 151 gram anggur mengandung sekitar 23 gram gula. 100 gram anggur mengandung 16 gram gula, setara dengan 4 sendok teh gula pasir sedangkan 150 gram anggur hijau mengandung 12 gram gula .

Sehingga konsumsi berlebihan dapat menyebabkan peningkatan gula darah, khususnya bagi pasien diabetes dan mereka yang berusaha mengendalikan berat badan. Oleh sebab itu, meskipun buah ini kaya akan antioksidan dan nutrisi bermanfaat, konsumen disarankan untuk membatasi porsi dan frekuensi konsumsi agar tidak berisiko bagi kesehatan.

Jeruk

Jeruk terkenal dengan kandungan vitamin C dan serat yang bermanfaat bagi kesehatan. Namun, jeruk memiliki tingkat keasaman yang cukup tinggi sehingga dapat memperburuk kondisi lambung bagi penderita GERD atau maag kronis.

Konsumsi jeruk secara berlebihan bisa memicu naiknya asam lambung sehingga menimbulkan sensasi perih di lambung atau dada. Oleh karena itu, dianjurkan bagi orang dengan sensitivitas lambung untuk mengurangi porsi jeruk atau mengonsumsinya bersama makanan lain agar tidak menyebabkan gangguan pencernaan.

Nanas

Nanas mengandung enzim bromelain yang baik untuk membantu pencernaan protein. Namun, tingkat keasaman pada nanas cukup tinggi sehingga jika dikonsumsi setiap hari dalam jumlah banyak bisa menyebabkan iritasi pada mulut dan lambung.

Orang yang menderita penyakit lambung sensitif atau refluks asam disarankan untuk membatasi konsumsi nanas agar tidak memperparah keluhan pencernaan. Selain itu, konsumsi nanas secara wajar juga penting untuk menghindari potensi alergi ringan yang mungkin dipicu oleh bromelain.

Grapefruit d

Grapefruit atau jeruk bali memiliki rasa asam yang kuat serta kaya vitamin A dan C. Namun, seperti jeruk biasa, grapefruit bisa memicu peningkatan asam lambung pada penderita GERD dan orang dengan masalah pencernaan asam lambung.

Konsumsi grapefruit secara berlebihan dapat memperparah gejala refluks dan menyebabkan ketidaknyamanan pencernaan. Oleh karena itu, penderita GERD sebaiknya membatasi konsumsi buah ini atau menggantinya dengan buah yang kadar asamnya lebih rendah.

Durian

Durian dikenal sebagai "Raja Buah" dengan cita rasa dan aroma yang khas. Buah ini cukup tinggi kandungan lemak (sekitar 5,3 gram per 100 gram) dan gula (3,1 hingga hampir 20 gram per 100 gram). Konsumsi durian yang berlebihan dapat meningkatkan kadar kolesterol, memicu gangguan pencernaan, dan menyebabkan penambahan berat badan.

Karena kandungan kalori dan gula yang tinggi, durian tidak disarankan dikonsumsi setiap hari terutama bagi mereka yang memiliki masalah kolesterol tinggi, diabetes, atau yang sedang diet.

Alpukat

Alpukat adalah buah dengan kandungan lemak sehat yang tinggi, terutama jenis lemak tak jenuh tunggal. Meski sehat, alpukat memiliki kalori yang cukup padat, yaitu sekitar 240 kalori per cangkir.

Individu yang sedang berupaya menurunkan berat badan perlu memperhatikan porsi konsumsi alpukat agar tidak mengganggu defisit kalori yang dibutuhkan dalam diet mereka. Konsumsi alpukat secara moderat dan dalam kombinasi dengan sumber serat dan protein dapat membantu mengurangi risiko konsumsi kalori berlebihan.

 

Apa Komentarmu?

Tulis komentar

ARTIKEL TERKAIT

VIDEO TERKAIT

KOMENTAR

Latest Comment

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama mengirimkan komentar untuk bertukar gagasan dengan pengguna lainnya

TERPOPULER

Advertisement
Advertisement