Advertisement

Ini Daftar 32 Negara yang Hadiri Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei, Dino Patti Djalal Kritik Absennya RI

06 July 2026 12:06 WIB

thumbnail-article

Jenazah mendiang mantan pemimpin tertinggi Iran Ali Khamenei dan para pembantunya, yang tewas dalam serangan AS, dibawa ke Masjid Imam Khomeini Mosalla menjelang upacara pemakaman di Teheran, Iran, Sumber: ANTARA/Anadolu/HO-Iranian Leader Press Office.

Penulis: Elok Nuri

Editor: Elok Nuri

Baru-baru ini Kedutaan Republik Islam Iran di Indonesia melalui akun X resminya merilis daftar negara yang disebut mengirimkan perwakilan mereka untuk memberikan penghormatan terakhir bagi pemimpin mereka, Ayatollah Ali Khamenei.

Ayatollah Ali Khamenei meninggal dunia dalam serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada 28 Februari 2026 lalu. Serangan tersebut memicu konflik intens yang berlangsung hampir tiga pekan sebelum akhirnya berakhir melalui gencatan senjata selama berbulan-bulan.

Diketahui dari daftar nama yang beredar, tidak ada nama Indonesia. Tidak adanya Indonesia dalam daftar negara pengirim delegasi langsung mendapat sorotan warganet di media sosial.

Menanggapi hal tersebut, media sosial KBRI Teheran @indonesiaintehran mengonfirmasi Indonesia akan diwakili oleh Duta Besar RI untuk Iran, Rolliansyah Soemirat, untuk menghadiri rangkaian upacara pemakaman Ayatollah Ali Khamenei.

"Duta Besar RI Teheran bersama sejumlah WNI yang berada di Iran telah hadir pada acara penghormatan dan doa bersama Almarhum Yang Mulia Ayatollah Ali Khamenei, Pemimpin Tertinggi Iran, yang digelar di Grand Mosalla Tehean (4/7), " demikian keterangan dalam unggahan di akun Instagram KBRI di Tehran, Iran pada Sabtu, 4 Juli 2026.

Dino Patti Djalal Kritik Absennya RI

Sementara itu, Mantan Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) Dino Patti Djalal mengkritik sikap Pemerintah Indonesia yang tidak mengirimkan delegasi resmi ke pemakaman Ayatollah Ali Khamenei di Iran. 

Menurutnya, sikap pemerintah Indonesia ini perlu dipertanyakan mengenai konsistensi arah diplomasi luar negeri yang menganut bebas aktif.

"Dengan hormat, saya sungguh heran kenapa Pemerintah Indonesia tidak memenuhi undangan Iran untuk mengirim delegasi resmi ke pemakaman almarhum Ayatollah Khamenei yang terbunuh dalam serangan militer ilegal," kata Dino dalam unggahan di media sosial miliknya, Minggu, 5 Juli 2026.

Dalam unggahannya Dino mengaku memperoleh informasi bahwa pemerintah Iran telah berupaya mengundang Indonesia melalui berbagai jalur. Namun, upaya tersebut tidak memperoleh respons dari pemerintah Indonesia.

"Yang saya dengar, berbagai upaya gigih Iran untuk mengundang Pemerintah Indonesia tidak mendapat tanggapan. Akhirnya, yang hadir hanya Dubes RI di Teheran—yang dianggap oleh Teheran sebagai sikap menyepelekan undangan ini," sambungnya. 

Dino juga turut membandingkan sikap Indonesia dengan sejumlah negara lain yang mengirimkan delegrasi resminya seperti Arab Saudi, Qatar, Turki, Oman, Pakistan, Kazakhstan, Rusia, China, India, Malaysia, hingga Bangladesh.

"Apakah ini berarti polugri "bebas aktif" kita mulai luntur karena Indonesia takut atau sungkan terhadap Amerika? Has "Fear" become a factor in Indonesian foreign policy?" tekannya. 

Di akhir unggahannya, ia berharap agar prinsip politik luar negeri bebas aktif tidak hanya menjadi slogan, tetapi diwujudkan melalui sikap yang konsisten dalam menghadapi situasi internasional yang sensitif.

"Jangan sampai kita selalu lantang bicara bebas aktif, tapi begitu diminta menentukan sikap dalam situasi yang sensitif, kita bersembunyi. Please remember: bebas aktif adalah #diplomasiberprinsip, bukan #diplomasisungkan.".

Daftar 32 Negara yang Hadir

  1. Rusia

  2. China

  3. Pakistan

  4. India

  5. Turkey

  6. Turkmenistan

  7. Tajikistan

  8. Irak

  9. Georgia

  10. Armenia

  11. Afghanistan

  12. Oman

  13. Qatar

  14. Azerbaijan

  15. Kirgizstan

  16. Uzbekistan

  17. Bangladesh

  18. Mesir

  19. Kazakhstan

  20. Ghana

  21. Nikaragua

  22. Republik Demokratik Kongo

  23. Serbia

  24. Tunisia

  25. Lebanon

  26. Namibia

  27. Malaysia

  28. Kuba

  29. Sri Lanka

  30. Myanmar

  31. Gambia

  32. Thailand

 

Apa Komentarmu?

Tulis komentar

ARTIKEL TERKAIT

VIDEO TERKAIT

KOMENTAR

Latest Comment

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama mengirimkan komentar untuk bertukar gagasan dengan pengguna lainnya

TERPOPULER

Advertisement
Advertisement