Advertisement

Israel Tangkap 223 Aktivis Di Armada Global Sumud Flotilla Saat Berlayar Menuju Gaza

03 October 2025 14:37 WIB

thumbnail-article

Kapal-kapal yang ikut bergabung dalam misi Global Sumud Flotilla untuk Gaza, Palestina. Sumber: ANTARA.

Penulis: Elok Nuri

Editor: Elok Nuri

Rombongan kapal bantuan kemanusiaan untuk Gaza, Global Sumud Flotilla dicegat oleh pasukan Israel, setidaknya ada 223 aktivis internasional yang berada di dalam konvoi bantuan menuju Gaza ditahan oleh pasukan zionis tersebut pada Rabu, 1 Oktober 2025.

Melalui Juru bicara GSF Saif Abukeshek melalui akun X mengatakan pasukan Israel mengepung kapal-kapal tersebut saat berlayar menuju Gaza untuk menantang blokade Israel yang telah berlangsung bertahun-tahun.

Sementara itu Komite Internasional untuk Mematahkan Pengepungan di Gaza (ICBSG) mengonfirmasi bahwa pasukan Israel menyerbu 19 kapal, termasuk Alma, Sirius, Adara, dan Deir Yassin.

Beberapa aktivis mengunggah video di media sosial yang menunjukkan kapal-kapal angkatan laut Israel mendekati konvoi tersebut dan memerintahkan mereka untuk mengubah arah.

"Kami sedang diserang sekarang oleh tentara Zionis (Israel). Beberapa kapal telah dicegat dan keadaan darurat telah diumumkan di semua kapal," kata ICBSG di platform X.

"Siaga Tinggi. Kapal-kapal kami dicegat secara ilegal. Kamera sedang offline, dan kapal-kapal telah dinaiki oleh personel militer," katanya.

Sementara itu, pelacak resmi flotilla menunjukkan bahwa 20 kapal telah diserang oleh pasukan Israel, sementara 24 kapal lainnya melanjutkan perjalanan mereka ke Gaza.

Israel Melakukan Serangan Fisik Kepada Aktivis

Dalam laporan yang sama ICBSG menuduh Israel menggunakan kekerasan terhadap para aktivis, termasuk menabrak kapal, menembakkan meriam air, dan

"memperlakukan secara brutal tahanan damai dari 50 negara". Terangnya

Rekaman siaran langsung menunjukkan para aktivis mengenakan rompi pelampung ketika kapal mereka dikepung, meski berbagai organisasi internasional, termasuk Amnesty International dan PBB, telah menyerukan pelindungan bagi armada tersebut.

Sebagai informasi Global Sumud Flotilla sendiri merupakan gerakan internasional untuk mengirim bantuan kemanusiaan ke Jalur Gaza, Palestina, yang saat ini berada di bawah blokade Israel. Inisiatif ini dilakukan sejak 31 Agustus lalu yang melibatkan 532 warga sipil dari lebih dari 45 negara.

Sebanyak 50 kapal berlayar bersama menuju Gaza dan dimulai dari pelabuhan di Spanyol, Italia, Yunani, dan Tunisia. Armada ini merupakan upaya gabungan dari Freedom Flotilla Coalition, the Gaza Free Movement, the Maghreb Sumud Flotilla.

Diketahui juga ada para aktivis asal Indonesia yang ikut bergabung dalam armada tersebut untuk mengirimkan bantuan kemanusiaan ke Gaza.

 

Apa Komentarmu?

Tulis komentar

ARTIKEL TERKAIT

VIDEO TERKAIT

KOMENTAR

Latest Comment

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama mengirimkan komentar untuk bertukar gagasan dengan pengguna lainnya

TERPOPULER

Advertisement
Advertisement