Advertisement

Jangan Panik! Ini 3 Cara Mengembalikan Akun WhatsApp Yang Di Hack

16 January 2025 19:47 WIB

thumbnail-article

Ilustrasi WhatsApp (pixabay/creative commons) .

Penulis: Elok Nuri

Editor: Elok Nuri

Sebagai salah satu aplikasi obrolan yang banyak digunakan saat ini, WhatsApp kerap kali menjadi sasaran para hacker yang tak bertanggung jawab. Penyadapan ini dapat membahayakan privasi karena peretas bisa mengakses informasi pribadi dan percakapan yang sensitif. 

Tidak hanya itu akun WhatsApp yang diretas dapat digunakan untuk tindakan berbahaya seperti penipuan, Untuk mendapatkan kembali akun WhatsApp yang diretas, Anda perlu mengetahu beberapa cara mengembalikan akun WA yang diretas

Hubungi Pusat Bantuan WhatsApp

Mnegutip dari laman faq.whatsapp.com, jika seseorang menemui situasi di mana akun WhatsApp Anda telah diretas, langkah pertama yang harus dilakukan adalah menghubungi pusat bantuan WhatsApp.

Anda dapat melakukan ini dengan mengirimkan email ke alamat [email protected]. Pengguna disarankan untuk menulis subjek yang jelas, seperti "Akun WhatsApp Saya telah dibajak" atau "My WhatsApp account got hacked."

Penggunaan subjek yang tepat akan membantu tim WhatsApp dalam mengkategorikan dan menangani laporan dengan lebih cepat.

Dalam email yang dikirim, penting untuk menyertakan penjelasan yang jelas mengenai kronologi kejadian. Pemilik akun harus mencantumkan rincian apa yang telah terjadi, seperti waktu dan kondisi yang mengakibatkan akun mereka diretas.

Sebaiknya juga melampirkan bukti yang mendukung, seperti screenshot atau informasi lainnya yang menunjukkan bahwa akun tersebut benar-benar dalam keadaan dibajak.

Selain memberikan informasi kronologis, pengguna juga harus mencantumkan nomor telepon yang terdaftar pada akun WhatsApp mereka. Pastikan untuk menggunakan format yang benar termasuk kode internasional,

Misalnya untuk Indonesia menggunakan +62 di depan nomor telepon. Hal ini akan memudahkan tim WhatsApp dalam memverifikasi identitas pemilik akun dan memproses permohonan pemulihan.

Lakukan Log-in Ulang Akun WhatsApp

Jika peretas belum mengganti nomor ponsel yang terdaftar, cara efektif untuk memulihkan akun WhatsApp adalah dengan melakukan log-in ulang, berikut adalah langkah-langakahnya

  • Masukkan kode pendaftaran untuk melakukan verifikasi nomor ponsel yang terdiri dari enam digit nomor yang didapatkan melalui SMS.

  • Setelah log in ulang dan memasukkan kode, peretas akan dikeluarkan dari akunmu secara otomatis.

  • Apabila peretas sudah memasang kode verifikasi dua arah tetapi kamu tak tahu kode tersebut, lakukan log in setelah tujuh hari. Dengan menunggu tujuh hari, kamu tak perlu memasukkan kode verifikasi dua arah untuk melakukan log in.

Aktifkan Verifikasi Dua Langkah

Setelah mengambil langkah-langkah untuk memulihkan akun, sangat penting bagi pengguna untuk mengamankan akun mereka agar tidak diretas lagi di masa depan. Salah satu cara yang efektif untuk melakukannya adalah dengan mengaktifkan verifikasi dua langkah. berikut adalah tatacaranya

  • Pengguna dapat membuka aplikasi WhatsApp, mengetuk ikon tiga titik di pojok kanan atas, lalu memilih opsi "Settings", dan kemudian "Account".

  • Dalam pengaturan akun, pengguna harus menemukan pilihan "Two-Step Verification" atau "Verifikasi Dua Langkah".

  • Dengan menekan opsi "Turn On", mereka akan diinstruksikan untuk membuat PIN unik yang terdiri dari enam digit.

  • Selain itu, pengguna juga akan diminta untuk menambahkan alamat email yang akan digunakan untuk memulihkan akun jika mereka lupa PIN tersebut.

Dengan mengaktifkan verifikasi dua langkah, pengguna memberikan lapisan keamanan tambahan pada akun WhatsApp mereka. Ini berarti bahwa setiap kali seseorang berusaha untuk mendaftar ulang menggunakan nomor ponsel mereka, mereka harus memasukkan PIN verifikasi dua langkah yang telah dibuat. Hal ini akan membuatnya jauh lebih sulit bagi peretas untuk mengakses akun tanpa izin.

 

Apa Komentarmu?

Tulis komentar

ARTIKEL TERKAIT

VIDEO TERKAIT

KOMENTAR

Latest Comment

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama mengirimkan komentar untuk bertukar gagasan dengan pengguna lainnya

TERPOPULER

Advertisement
Advertisement