Advertisement

Debat Pilkada Jakarta 2024, Ini Deretan Janji Pramono Anung-Rano Karno Jika Terpilih

07 October 2024 23:41 WIB

thumbnail-article

Pasangan calon Gubernur-Wakil Gubernur DKI Jakarta nomor urut tiga Pramono Anung (kiri) dan Rano Karno (kanan) menyampaikan visi misi pada debat pertama pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta tahun 2024 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Minggu (6/10/2024). Sumber: ANTARA. .

Penulis: Nuha Khairunnisa

Editor: Margareth Ratih. F

Pasangan calon gubernur (cagub) dan calon wakil gubernur (cawagub) nomor urut 3 Pramono Anung-Rano Karno menyampaikan sejumlah janjinya dalam debat perdana Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jakarta 2024. 

Sebagaimana diketahui, debat perdana cagub-cawagub Jakarta baru saja diselenggarakan di JIExpo Kemayoran, Jakarta, pada Minggu (6/10/2024). 

Dalam debat bertema “Penguatan Sumber Daya Manusia (SDM)” dan “Transformasi Jakarta Menjadi Kota Global” itu, Pramono Anung-Rano Karno menyinggung sejumlah topik mulai dari pendidikan, kesejahteraan sosial, lapangan kerja, hingga seni dan budaya. 

Berikut sejumlah janji yang dilontarkan oleh pasangan Pramono Anung-Rano Karno dalam debat Pilkada Jakarta 2024. 

Benyamin S Award

Pramono Anung berencana untuk menggunakan nama aktor sekaligus komedian Betawi Benyamin Sueb sebagai penghargaan jika dirinya terpilih sebagai gubernur Jakarta. Hal ini sebagai bentuk penghargaan terhadap sang seniman legendaris Betawi.

Selain itu, Pramono juga menyebutkan kepanjangan dari Benyamin S Award yakni Bersih, Nyaman, Indah dan Sejahtera.

Hotline konseling 24 jam untuk sokong kesehatan mental

Guna menyokong kesehatan mental warga Jakarta, Pramono-Rano akan mencanangkan layanan hotline konseling 24 jam. Untuk itu, pihaknya akan memangkas waktu tunggu layanan BPJS dengan mengintegrasikan data antrian rumah sakit di seluruh jakarta.

Selain itu, Pramono-Rano juga akan mendirikan Jakarta Fund, yakni pengelolaan dana investasi untuk pembangunan dan kesehatan warga Jakarta. 

CCTV 24 jam di setiap RT

Pramono Anung dan Rano Karno berniat menciptakan Jakarta sebagai wilayah yang aman dan nyaman. Untuk mewujudkan niat ini, mereka akan memasang kamera pengawas atau CCTV yang beroperasi selama 24 jam di setiap RT. 

Job fair tiga bulan sekali di kecamatan

Pramono-Rano mengaku telah berkeliling Jakarta selama sebulan untuk menyambangi langsung warga Jakarta. Pada kesempatan itu, mereka menjumpai fakta bahwa 345 ribu orang di Jakarta masih menganggur, sementara 53 ribu orang terkena PHK sepanjang 2024. 

Untuk menangani permasalahan lapangan kerja ini, Pramono-Rani bakal mengadakan job fair setiap tiga bulan sekali di kecamatan, menyediakan pelatihan bersertifikat, serta Balai Latihan Kerja yang lebih modern.

Rangkul penyandang disabilitas dan lansia

Pramono menyebutkan persoalan disabilitas di Jakarta yang kurang mendapatkan perhatian dan keberpihakan sungguh-sungguh dari pemerintah. 

Permasalahan ini, klaim Pramono, akan dapat diselesaikannya dengan menggandeng sejumlah komunitas jika ia terpilih sebagai gubernur. Selain penyandang disabilitas, Pramono juga berjanji akan lebih adil dan peduli kepada warga lanjut usia (lansia).

Sejahterakan guru honorer

Pramono-Rano tak melupakan kesejahteraan guru honorer yang saat ini hanya menerima gaji sebesar Rp2 juta setiap bulannya. Menurutnya, kesejahteraan guru honorer penting agar mereka dapat fokus mengajar. 

Selain itu, Pramono tak mau jika guru honorer terjerat hutang atau pinjaman online (pinjol) karena pendapatannya tak cukup untuk memenuhi biaya hidup. 

Wajib belajar 12 tahun tanpa kendala biaya

Masih terkait dengan dunia pendidikan, Pramono Anung dan Rano Karno berjanji wajib belajar 12 tahun dari SD hingga SMA dapat tuntas tanpa kendala biaya. Mereka juga akan menyediakan beasiswa kuliah hingga lulus tanpa perlu verifikasi setiap tahun.

Day care di dekat wilayah kerja dan pusat perkantoran

Untuk meringankan beban orang tua yang bekerja, Pramono-Rano akan menyediakan day care yang lokasinya dekat dengan wilayah kerja dan pusat perkantoran. 

Tak hanya itu, pihaknya juga menjamin hak-hak perempuan dipenuhi dalam pekerjaan dan kehidupan sehari-hari.

Atasi macet via TransJabodetabek

Terkait bidang transportasi, Pramono Anung menyebut TransJakarta tak cukup untuk menyelesaikan permasalahan macet di Jakarta. Menurutnya, dibutuhkan adanya transportasi TransJabodetabek untuk mengurangi jumlah kendaraan pribadi dari wilayah aglomerasi yang masuk ke Jakarta. 

Bila perlu, menurut Pramono, rute TransJabodetabek dibuat hingga area Puncak dan Cianjur. 

Melanjutkan kebijakan yang sudah ada

Jika terpilih sebagai gubernur dan wakil gubernur, Pramono-Rano akan melanjutkan kebijakan pemerintah dari pemerintahan sebelumnya, salah satunya aplikasi Jakarta Kini atau JAKI.

Apa Komentarmu?

Tulis komentar

ARTIKEL TERKAIT

VIDEO TERKAIT

KOMENTAR

Latest Comment

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama mengirimkan komentar untuk bertukar gagasan dengan pengguna lainnya

TERPOPULER

Advertisement
Advertisement