Jokowi Dinilai Restui Acara Relawan, Kenapa Kritik PDI Perjuangan Cuma Menyerang Relawan?

29 November 2022 06:31

Narasi TV

Presiden Jokowi menyapa relawan saat menghadiri acara Gerakan Nusantara Bersatu di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat, Sabtu (26/11/2022)/ Antara

Penulis: Rahma Arifa

Editor: Akbar Wijaya

Jokowi dinilai merestui acara-acara relawan yang ia hadiri, mengapa kritik PDI Perjuangan hanya menyerang relawan? 

PDI Perjuangan mengkiritik para relawan Nusantara Bersatu pendukung Jokowi yang menggelar acara di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada Sabtu (26/11/2022).

Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto misalnya, menyebut bahwa perkumpulan tersebut merugikan bagi Jokowi. Ia menganggap elit relawan memanfaatkan kebaikan Presiden Jokowi untuk kekuasaan.

"Sepertinya elite relawan tersebut mau mengambil segalanya. Jika tidak dipenuhi keinginannya mereka mengancam akan membubarkan diri, tetapi jika dipenuhi elite tersebut melakukan banyak manipulasi," kata Hasto dalam siaran pers, Ahad (27/11/2022).

 “Akibatnya kehebatan kepemimpinan Presiden Jokowi di acara G20 yang membanggakan di dunia, dan rakyat Indonesia, lalu dikerdilkan hanya urusan gegap gempita di GBK." 

Kritik kepada relawan Jokowi juga disampaikan Anggota Komisi VI Fraksi PDI Perjuangan Deddy Yevri Sitorus. Ia menilai Jokowi “terjebak” aksi relawan yang tak bisa ditolaknya sehingga pada akhirnya hanya menjatuhkan citra Jokowi.

Persoalannya mengapa Jokowi yang tampak asik-asik saja di acara itu, tidak ikut kena kritik?

Pengamat politik Adi Prayitno menilai kritik PDI Perjuangan ke relawan sesungguhnnya juga mengarah kepada Jokowi. Menurut Adi, PDI Perjuangan tak langsung mengkritik Jokowi karena akan terkesan kurang elok mengkritik kader sendiri.

“Karena kalau mengkritik Jokowinya langsung tentu tidak elok. Kalau teman mengkritik teman itu tidak lucu, kalau mengkritik kader sendiri yang notabene sekarang jadi presiden. Maka mengkritik relawan itu adalah sasaran antara dari sasaran sesungguhnya yang disasarkan kepada istana,” ujar Adi saat dihubungi Narasi, Selasa (29/11/2022).

Adi berpendapat PDI Perjuangan mengerti bahwa setiap manuver yang dilakukan relawan telah mendapat persetujuan Jokowi. Namun PDI Perjuangan mereka tidak bisa berbuat banyak karena selain sebagai kader Jokowi juga seorang presiden.

“Relawan Jokowi ini adalah replika politik dari Jokowi. Merah kata Pak Jokowi, merah kata relawan, kan begitu. Itu artinya apa? Acara-acara relawan ini pastinya sudah sepengetahuan, atas izin, dan restu, dari Jokowi. Dan disitulah sebenarnya letak kegerahan dan kemarahan dari PDIP,” ujar Adi.

Ketidaksetujuan PDI Perjuangan ke Ganjar

Bagi Adi kemarahan para politikus PDI Perjuangan kepada relawan Nusantara Bersatu menunjukkan ketidaksetujuan partai terhadap dukungan yang diarahkan Joowi ke Ganjar Pranowo.

“Sangat terlihat bahwa PDIP itu sangat marah dengan acara-acara relawan yang mengundang dan selalu dihadiri Jokowi. Selalu saja ada kode yang sangat jelas bahwa Jokowi selalu mengendorse kandidat, tentu saja Ganjar Pranowo," kata Adi.

Adi mengatakan Jokowi selalu menjadikan relawan sebagai tempat memberikan sinyal dukungan Jokowi kepada Ganjar. Sehingga membuat PDI Perjuangan kesal.

"Dulu acara Projo di Magelang, juga terlihat bagaimana Jokowi mengendorse Ganjar. Yang kedua di acara relawan kemarin Jokowi berbicara tentang kriteria capres 2024. Apalagi saat bicara tentang rambut putih, teriakan relawan yang hadir langsung heboh Ganjar Pranowo, bukan yang lain. Dua hal ini yang bisa menjelaskan kenapa PDIP langsung menyerang relawan,” ujar Adi.

ARTIKEL TERKAIT

VIDEO TERKAIT

NARASI ACADEMY

Content Production
Bikin Video Estetik Tanpa Modal Untuk Investasimu

Sumber penghasilan dari seorang content creator cukup menjanjikan lho, asal kamu harus konsisten untuk menciptakan konten kreatif yang berkualitas. Yuk investasi untuk jadi content creator profesional tanpa modal! Pelajari proses produksi konten secara menyeluruh, memberikan mood hingga menciptakan konten video agar terlihat lebih estetik.

Kelas Online
Content Production
Jadi Content Creator Nggak Pakai Repot

Belakangan ini, content creator menjadi salah satu profesi yang mengasyikan dan menjanjikan! Tapi, kamu harus punya mental yang kuat, memahami esensi, dan bersikap visioner dalam membuat konten. Pada kelas kali ini, Narasi Academy akan akan membantumu agar memiliki kemampuan tersebut, dengan dibimbing oleh narasumber profesional!

Kelas Online
Journalism
Cara Asyik Belajar Jurnalistik

Aksesibilitas informasi membuat semua orang berlomba-lomba menjadi seorang Jurnalis instan! Tapi, gimana ya caranya biar tetap kredibel, bertanggung jawab dan cekatan? Pelajari ilmu jurnalistik dengan cara yang asyik langsung dari pakarnya dengan mempelajari proses pembuatan berita mulai dari wawancara, pengolahan data hingga penyiaran!

Kelas Online
Journalism
Jurnalisme Investigasi Ala Narasi: Sajikan Fakta & Data

Saatnya ambil peran dengan menjadi pelopor berita investigatif dengan menyajikan informasi yang kredibel, informatif dan mendalam! Pelajari treatment khusus dalam mengemas serta melakukan kurasi berita dengan menyajikan fakta serta data dengan metode storytelling. Daftarkan dirimu di kelas “Jurnalisme Investigasi Ala Narasi: Sajikan Fakta & Data”.

Kelas Online
Content Production
Rahasia Storytelling Keren, Bikin Konten Makin Beken

Kamu adalah calon content creator professional! Kunci utamanya adalah, menyajikan cerita yang kuat dan mampu membangun emosi dengan audience. Karena itu, kamu harus belajar mengenai storytelling & copywriting untuk mengembangkan ide kreatif! Jangan lewatkan kesempatannya, segera daftarkan dirimu di kelas Narasi Academy kali ini.

Kelas Online
Journalism
KILAT (Kelas Intensif Ilmu Data & Jurnalistik)

Kamu bisa jadi inovator dalam menyebarkan berita yang berkualitas dan kredibel! Caranya dengan menjadi citizen journalism. Setelah mengetahui dasar-dasar ilmu jurnalistik, sekarang kamu mampu mengemas & memproduksi sebuah berita. Pentingnya penyampaian informasi serta mencari point of view yang tepat juga kamu pelajari di kelas kali ini.

Kelas Online

TERPOPULER

KOMENTAR

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama mengirimkan komentar untuk bertukar gagasan dengan pengguna lainnya