Advertisement

Kronologi Justyn Vicky Tertimpa Barbel 210 Kg, Sempat Dirawat dan Menghubungi PBFI Klungkung Bali

24 July 2023 18:18 WIB

thumbnail-article

Binaragawan Justyn Vicky. Sumber: akun Instagram @justynvickybali_island. .

Penulis: Rusti Dian

Editor: Margareth Ratih. F

Atlet binaraga Justyn Vicky (34) meninggal dunia usai latihan angkat barbel seberat 210 kilogram. Ia gagal mengangkat barbel tersebut sehingga terjatuh dan membuat bagian leher belakangnya patah.

Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan menjelaskan kronologi kejadian yang merenggut nyawa Justyn Vicky. Awalnya, Justyn sedang melakukan back squat dengan berat 210 kilogram di ruang crossfit belakang Kafe Paradise Bali pada Sabtu (15/7/2023).

Pada saat latihan, Justyn didampingi saksi bernama Brendan, warga negara asing (WNA) asal Australia. Naasnya, Justyn tidak mampu mengangkat beban tersebut. Brendan berusaha membantunya, namun ternyata tidak kuat. Justyn pun terjatuh dalam posisi duduk dan beban jatuh ke depan mengenai lehernya.

Kronologi kejadian tersebut sama seperti video yang sempat beredar di media sosial Twitter. Dalam video tersebut, terlihat Justyn yang sedang mencoba jongkok dengan barbel di pundaknya. Ketika ia menahan beban, palang justru membentur bagian leher dan membuatnya jatuh kembali ke posisi duduk.

Akibat kejadian ini, Justyn segera dilarikan ke Rumah Sakit Wangaya Denpasar untuk dilakukan operasi darurat. Ia tak kunjung sadarkan diri hingga akhirnya Justyn dinyatakan meninggal dunia akibat gagal jantung usai operasi.

“Jenazah korban dibawa ke kampung halaman orang tuanya di Jember,” ujar Jansen dilansir dari CNN Indonesia.

Sempat menghubungi PBFI Klungkung

Saat Justyn dirawat, ia sempat menghubungi Persatuan Binaragawan Fitnes Indonesia (PBFI) Klungkung. Ia menceritakan kejadian yang menimpanya kepada pihak PBFI. Hal ini disampaikan oleh Ketua Komite Olahraga Nasional (KONI) Klungkung I Wayan Subamia.

Subamia menjelaskan bahwa Justyn pernah menjadi kontingen Kabupaten Klungkung dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali 2022. Oleh karena itu, KONI Klungkung memiliki kewajiban untuk mengurus hak dan asuransi Justyn sebagai atlet, apalagi ia meninggal ketika sedang berlatih.

“Semua atlet kami, termasuk almarhum mendapat asuransi BPJS Ketenagakerjaan karena meninggal akibat berlatih di sebuah tempat nge-gym di Sanur. Jadi wajib asuransinya didapatkan,” jelas Subamia dilansir dari detikBali, Senin (24/7/2023).

Paradise: “Justyn lebih dari sekadar ahli kebugaran”

Usai kejadian tersebut, pihak Paradise menyampaikan ungkapan belasungkawa yang diunggah melalui postingan Instagram. Terlihat di sana wajah Justyn yang sedang tersenyum dan mengenakan pakaian berwarna merah.

“Justyn lebih dari sekadar ahli kebugaran; dia adalah mercusuar inspirasi, motivasi, dan dukungan yang tak tergoyahkan,” tulis akun Paradise, @the.paradisebali.

Menurutnya, Justyn berhasil menularkan energi dan ketulusannya membantu orang lain. Ia juga sering berlatih kebugaran di sana. Tak hanya itu, Justyn juga menciptakan lingkungan yang aman untuk menantang diri secara fisik dan mental. Ia membuat orang-orang meyakini potensi yang ada dalam diri mereka.

“Marilah kita menghormati ingatannya dengan terus merangkul nilai-nilai dan pelajaran yang dia berikan kepada kita: berjuang untuk tujuan kita, saling mengangkat, dan menghargai karunia kesehatan,”.

Selamat jalan, tenanglah di keabadian, Herman Fauzi (Justyn Vicky).

Apa Komentarmu?

Tulis komentar

ARTIKEL TERKAIT

VIDEO TERKAIT

KOMENTAR

Latest Comment

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama mengirimkan komentar untuk bertukar gagasan dengan pengguna lainnya

TERPOPULER

Advertisement
Advertisement