Peluang Ridwan Kamil (RK) mendapat tiket dari Partai Golkar untuk maju di Pilkada DKI Jakarta semakin tipis. Ketua Pemenangan Pemilu Jawa 1 Partai Golkar MQ Iswara mengungkapkan suara partai beringin condong mendorong RK kembali maju di Pilkada Jawa Barat (Jabar).
"Saya banyak mendapatkan telepon dan pesan singkat, yang mengirimkan berita-berita dan dukungan kepada Ridwan Kamil," kata Iswara dikutip Antara, Kamis, 20 Juni 2024.
Detail:
- Ridwan Kamil dianggap sukses memimpin Jabar dengan tingkat kepuasan publik yang tinggi.
- Survei terbaru dari SMRC menunjukkan RK berada di urutan pertama dengan 52,2% dukungan untuk Pilgub Jabar jika digelar hari ini. Sebanyak 73% masyarakat Jabar ingin Ridwan Kamil kembali menjadi gubernur.
Pandangan internal Golkar:
- Kampanye RK di Jakarta memerlukan usaha yang lebih keras dibandingkan di Jabar karena RK baru di Jakarta.
- RK mendapatkan dua surat tugas dari Golkar untuk Pilkada Jabar dan Pilkada Jakarta, namun keputusan akhir tetap pada mekanisme partai dan Ketua Umum Airlangga Hartarto.
Apa yang mereka katakan:
- Ahmad Doli Kurnia, Wakil Ketua Umum Partai Golkar, menyatakan partai lebih condong mengusung RK di Jabar. "Dan Ridwan Kamil ini di Jawa Barat sudah teruji, pertama approval ratingnya cukup tinggi sekali dan elektabilitasnya tidak ada yang menandingi," kata Doli.
- Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto menegaskan bahwa pencalonan RK untuk Pilkada Jakarta masih dalam pembahasan. “Ya masih dalam pembahasan,” ujar Airlangga yang juga Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis.
Peluang RK masih ada:
-
RK masih punya peluang: Habiburokhman menyebut pemilih Jakarta kritis terhadap sosok incumbent. "Survei-survei elektabilitas selalu tidak sama dengan hasil akhir," tambahnya, mengacu pada kekalahan Fauzi Bowo oleh Joko Widodo pada Pilkada 2012 dan Basuki Tjahaja Purnama oleh Anies Baswedan pada Pilkada 2017.
-
Ridwan Kamil sebagai Sosok Baru: RK dianggap sebagai sosok baru dalam konteks elektoral di Jakarta, meskipun dikenal secara nasional. "Ridwan Kamil adalah sosok baru di Jakarta dalam konteks elektoral," katanya.
-
Relevansi dan Rekam Jejak: Habiburokhman menilai RK bisa tampil kompetitif di Jakarta karena masyarakat sudah tahu pencapaian RK sebagai Wali Kota Bandung dan Gubernur Jawa Barat. "Banyak masalah-masalah yang mirip Jakarta diselesaikan di Kota Bandung, kemudian di Jawa Barat," katanya.
Pesaing: Elektabilitas RK di Jakarta tertandingi oleh Anies Baswedan dan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).
Intinya: Keputusan final mengenai pencalonan RK akan mempertimbangkan dukungan internal Golkar dan hasil survei menunjukkan bahwa peluang Ridwan Kamil lebih besar untuk memenangkan Pilkada di Jawa Barat daripada di DKI Jakarta.
Baca Juga:PKB dan PKS Siap Koalisi di Pilkada Jakarta, Kursi Mereka di DPRD DKI Sudah Memenuhi Syarat
