Advertisement

Kala Asa RK Maju Pilkada Jakarta Kian Mereda

21 June 2024 20:53 WIB

thumbnail-article

Arsip foto - Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartanto (kiri) mengenakan Jas Partai Golkar kepada Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (kanan) saat pertemuan Partai Golkar di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, Rabu (18/1/2023). ANTARA FOTO/Reno Esnir/foc/aa. (ANTARA FOTO/RENO ESNIR) .

Penulis: Jay Akbar

Editor: Akbar Wijaya

Peluang Ridwan Kamil (RK) mendapat tiket dari Partai Golkar untuk maju di Pilkada DKI Jakarta semakin tipis. Ketua Pemenangan Pemilu Jawa 1 Partai Golkar MQ Iswara mengungkapkan suara partai beringin condong mendorong RK kembali maju di Pilkada Jawa Barat (Jabar).

"Saya banyak mendapatkan telepon dan pesan singkat, yang mengirimkan berita-berita dan dukungan kepada Ridwan Kamil," kata Iswara dikutip Antara, Kamis, 20 Juni 2024.

Detail:

  • Ridwan Kamil dianggap sukses memimpin Jabar dengan tingkat kepuasan publik yang tinggi.
  • Survei terbaru dari SMRC menunjukkan RK berada di urutan pertama dengan 52,2% dukungan untuk Pilgub Jabar jika digelar hari ini. Sebanyak 73% masyarakat Jabar ingin Ridwan Kamil kembali menjadi gubernur.

Pandangan internal Golkar:

  • Kampanye RK di Jakarta memerlukan usaha yang lebih keras dibandingkan di Jabar karena RK baru di Jakarta.
  • RK mendapatkan dua surat tugas dari Golkar untuk Pilkada Jabar dan Pilkada Jakarta, namun keputusan akhir tetap pada mekanisme partai dan Ketua Umum Airlangga Hartarto.

Apa yang mereka katakan:

  • Ahmad Doli Kurnia, Wakil Ketua Umum Partai Golkar, menyatakan partai lebih condong mengusung RK di Jabar. "Dan Ridwan Kamil ini di Jawa Barat sudah teruji, pertama approval ratingnya cukup tinggi sekali dan elektabilitasnya tidak ada yang menandingi," kata Doli.
  • Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto menegaskan bahwa pencalonan RK untuk Pilkada Jakarta masih dalam pembahasan. “Ya masih dalam pembahasan,” ujar Airlangga yang juga Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis.
Airlangga tidak membenarkan ataupun membantah kabar yang menyebut partai koalisi telah menyetujui Ridwan Kamil maju pilkada Jakarta, namun menurutnya, hal itu masih berproses.
 
Pandangan eksternal Golkar:
 
Wakil Ketua Umum Gerindra Habiburokhman menghormati keputusan Golkar dalam menentukan arah politik RK, karena mempertimbangkan hubungan antar partai juga penting. Meskipun begitu, Gerindra yakin RK punya peluang besar di Jakarta, mengingat pemilih di Jakarta biasanya menyukai sosok-sosok baru.

Peluang RK masih ada:

  1. RK masih punya peluang: Habiburokhman menyebut pemilih Jakarta kritis terhadap sosok incumbent. "Survei-survei elektabilitas selalu tidak sama dengan hasil akhir," tambahnya, mengacu pada kekalahan Fauzi Bowo oleh Joko Widodo pada Pilkada 2012 dan Basuki Tjahaja Purnama oleh Anies Baswedan pada Pilkada 2017.

  2. Ridwan Kamil sebagai Sosok Baru: RK dianggap sebagai sosok baru dalam konteks elektoral di Jakarta, meskipun dikenal secara nasional. "Ridwan Kamil adalah sosok baru di Jakarta dalam konteks elektoral," katanya.

  3. Relevansi dan Rekam Jejak: Habiburokhman menilai RK bisa tampil kompetitif di Jakarta karena masyarakat sudah tahu pencapaian RK sebagai Wali Kota Bandung dan Gubernur Jawa Barat. "Banyak masalah-masalah yang mirip Jakarta diselesaikan di Kota Bandung, kemudian di Jawa Barat," katanya.

Pesaing: Elektabilitas RK di Jakarta tertandingi oleh Anies Baswedan dan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Intinya: Keputusan final mengenai pencalonan RK akan mempertimbangkan dukungan internal Golkar dan hasil survei menunjukkan bahwa peluang Ridwan Kamil lebih besar untuk memenangkan Pilkada di Jawa Barat daripada di DKI Jakarta.

 

Apa Komentarmu?

Tulis komentar

ARTIKEL TERKAIT

VIDEO TERKAIT

KOMENTAR

Latest Comment

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama mengirimkan komentar untuk bertukar gagasan dengan pengguna lainnya

TERPOPULER

Advertisement
Advertisement