Advertisement

Kapan Puncak Musim Hujan 2025/2026 Di Indonesia?

14 October 2025 15:21 WIB

thumbnail-article

BMKG prediksi puncak hujan di Indonesia Sumber: freepik/ rawpixel.com.

Penulis: Aprilia Kristiana

Editor: Aprilia Kristiana

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan bahwa musim hujan 2025/2026 akan datang lebih awal. Lalu, kapan puncak dari musim hujan tahun ini.

Dari hasil pantauan BMKG, puncak musim hujan di Indonesia untuk tahun 2025 diperkirakan akan terjadi pada awal bulan Desember. Fenomena ini merupakan bagian dari siklus cuaca tahunan yang umum terjadi. Puncak musim hujan ini diprediksi akab berlangsung hingga Februari 2026.

Selain itu, diungkapkan pula bahwa sebagian daerah di Indonesia telah memasuki musim hujan sejak Agustus lalu. Dari hasil pantauan iklim, musim hujan datang lebih awal di 294 Zona Musim (ZOM) atau sekitar 42,1 persen wilayah Indonesia, khususnya di wilayah selatan dan timur.

"Puncak musim hujan diperkirakan terjadi pada November-Desember 2025 di 2025 di Indonesia bagian barat dan Januari-Februari 2026 di bagian selatan dan timur," Terang Guswanto, Deputi Meteorologi BMKG.

Prediksi Curah Hujan 2025/2026

Dalam wawancara, deputi meteorologi BMKG, Guswanto, menyebutkan bahwa curah hujan selama musim hujan 2025/2026 diprediksi akan berada dalam kategori normal, meskipun ada peningkatan di beberapa wilayah. Hal ini menunjukkan bahwa Indonesia secara umum tidak akan mengalami kondisi ekstrem yang berarti.

Namun, masih ada potensi untuk curah hujan yang lebih tinggi di beberapa daerah, dengan 67 persen wilayah Indonesia berpotensi mengalami curah hujan tahunan lebih dari 2.500 mm. Ini termasuk wilayah padat seperti Jawa, Kalimantan, Sulawesi, dan Papua. Angka-angka ini menjadi indikator penting bagi perencanaan penanggulangan bencana dan pemantauan iklim.

"BMKG juga mencatat bahwa 67 persen wilayah Indonesia berpotensi mengalami curah hujan tahunan lebih dari 2.500 mm, termasuk Jawa, Kalimantan, Sulawesi, dan Papua," imbuh Guswanto.

Faktor yang mempengaruhi curah hujan di Indonesia juga termasuk kondisi iklim global dan regional, seperti pola angin dan suhu permukaan laut. Mengenali pola ini bisa membantu memprediksi kemungkinan cuaca di masa depan dan mengantisipasi risiko yang mungkin timbul.

Dampak La Nina Terhadap Cuaca

La Nina, fenomena iklim yang ditandai dengan pendinginan suhu permukaan laut di Pasifik, diperkirakan akan mempengaruhi pola cuaca Indonesia selama musim hujan ini. BMKG menyatakan bahwa adanya La Nina berpeluang memperpanjang durasi musim hujan, dengan dampak yang lebih terasa di wilayah timur Indonesia.

Meskipun prediksi La Nina saat ini tergolong lemah, dampaknya pada pola curah hujan bisa signifikan. Pihak BMKG mengingatkan bahwa musim hujan yang lebih panjang berpotensi meningkatkan risiko cuaca ekstrem, termasuk banjir dan tanah longsor di area yang rawan.

Kondisi ini memerlukan perhatian khusus dari pemerintah dan masyarakat, terutama dalam hal penanganan risiko dan mitigasi bencana. Koordinasi antara lembaga pemerintah dan masyarakat sangat penting dalam menghadapi perubahan cuaca yang tidak menentu.

 

Apa Komentarmu?

Tulis komentar

ARTIKEL TERKAIT

VIDEO TERKAIT

KOMENTAR

Latest Comment

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama mengirimkan komentar untuk bertukar gagasan dengan pengguna lainnya

TERPOPULER

Advertisement
Advertisement