Advertisement

Karhutla di Los Angeles: Dari Korban Jiwa yang Terus Bertambah hingga Bantuan dari Kanada

13 January 2025 16:23 WIB

thumbnail-article

Jumlah korban tewas akibat kebakaran hutan di Los Angeles meningkat menjadi 16 jiwa, sementara kobaran api terus meluas hingga hari kelima, menurut otoritas setempat. /ANTARA/Anadolu/py .

Penulis: Kitin Aprilia

Editor: Kitin Aprilia

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Los Angeles sejak 7 Januari lalu terus menyebabkan korban jiwa. Terhitung hingga saat ini telah tercatat ada 24 korban meninggal akibat kebakaran tersebut.

Dilansir dari ABC News, Departemen Pemeriksaan Medis setempat melaporkan bahwa korban yang tadinya berjumlah 16 orang telah bertambah hingga 24 orang dalam bencana tersebut. 

Presiden Joe Biden yang masih menjabat pada mas ini menyatakan bahwa angka korban jiwa akan terus bertambah karena hingga saat ini masih banyak warga yang belum diketahui keberadaannya. 

Dalam bencana karhutla ini puluhan ribu warga telah diungsikan ke tempat yang dianggap aman. Bantuan pun telah digulirkan, baik itu bantuan dari pemerintah maupun warga sipil. 

Selain itu, dalam berita terbaru, telah ditemukan satu orang yang diduga pelaku pembakaran yang memicu kebaran Kenneth oleh Departemen Kepolisian Los Angeles. Berita ini dikutip dari penjabat penegak hukum oleh NewsNation pada Jumat (10/1/2025).

Kebakaran kali ini disebut sebagai salah satu kebakaran hutan yang paling dahsyat yang melanda California mengingat banyaknya korban jiwa dan besarnya korban materi.

Pentagon Kerahkan 500 Personel

Pentagon telah mengirim bantuan sebanyak 500 personel aktif untuk membantu operasi pemadaman kebakaran hutan dan lahan di California. Mengingat kebakaran yang tak kunjung berhenti dan terus menghancurkan negara bagian tersebut diharapkan dengan tambahan personel dapat membantu operasi pemadaman kebakaran.

Dilansir dari Anadolu, Juru bicara Pentagon, Sabrina Signh, menyatakan bahwa Departemen Pertahanan secara aktif sedang mempersiapkan bantuan. 600 anggota Garda Nasional California yang saat ini telah diaktifkan.

Personel tersebut diterjunkan dalam 14 tim lapangan untuk mitigasi bahan bakar, 200 polisi militer untuk operasi keamanan, dan 10 helikopter yang dikhususkan untuk pemadaman kebakaran dan pencarian korban serta operasi penyelamatan.

8 sistem pemadam kebakaran udara modular beserta pesawat C-130 juga telah diaktifkan di bawah otoritas negara bagian. Pangkalan Cadangan Udara March di California difungsikan sebagai area persiapan Badan Manajemen Darurat Federal (FEMA). 10 helikopter Angkatan Laut yang telah dilengkapi dengan sistem ember pengangkut air pun telah disiapkan.

Kanada Kirim 60 Petugas Damkar Atas Permintaan AS

Kanada dikabarkan akan mengirim bantuan ke California atas permintaan Amerika Serikat guna memadamkan kebakaran besar ini. Permintaan AS tersebut dikabulkan Kanada dengan akan dikirimkannya 60 petugas pemadam kebakaran (damkar) ke negara bagian California.

Menteri Kesiapsiagaan Darurat Kanada, Harjit Sajjan, menyatakan bahwa Amerika Serikat telah meminta bantuan pada Kanada yang merupakan negara tetangga AS.

"Sebanyak 60 petugas pemadam kebakaran dari Alberta dan B.C. akan dikerahkan secepatnya besok dan kami sedang berusaha mengidentifikasi sekaligus menyiapkan lebih banyak sumber daya untuk dikirim selama beberapa hari ke depan. Tetangga membantu tetangga," ungkap Sajjan dalam medsos X.

 

Apa Komentarmu?

Tulis komentar

ARTIKEL TERKAIT

VIDEO TERKAIT

KOMENTAR

Latest Comment

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama mengirimkan komentar untuk bertukar gagasan dengan pengguna lainnya

TERPOPULER

Advertisement
Advertisement