Jika tak hati-hati, kebiasaan-kebisaan ini bisa membuat laptop cepat rusak. Apa saja kebiasaan itu? Berikut penjelasannya.
Kebiasaan sehari-hari dalam penggunaan laptop ternyata sangat memengaruhi umur pakai dan performa laptop yang kamu miliki.
Banyak pengguna yang tidak menyadari bahwa tindakan sepele, seperti cara memasang charger atau meletakkan benda di atas keyboard, bisa menyebabkan kerusakan.
Menjaga kebiasaan baik dalam menggunakan laptop dapat memperpanjang umur perangkat dan mencegah kerusakan serius.
Berikut adalah 10 kebiasaan yang bisa bikin laptopmu rusak, segera ubah jika kamu terbiasa melakukannya.
1. Masangan charger yang salah
Kesalahan dalam memasang charger, seperti menyambungkannya sebelum menghubungkannya ke sumber daya listrik, dapat menyebabkan motherboard rusak.
Hal tersebut dikarenakan ketika charger terhubung ke laptop sebelum terhubung ke sumber daya, laptop akan terpapar aliran listrik yang tidak stabil.
Sebagai langkah pencegahan, kamu disarankan untuk selalu menyambungkan charger ke sumber listrik terlebih dahulu sebelum menyambungkannya ke laptop.
Dengan cara ini, arus listrik akan stabil dan meminimalisir risiko kerusakan.
2. Pengisian baterai yang berlebihan
Mengisi baterai laptop terlalu lama, terutama ketika baterai sudah penuh, bisa menjadi kebiasaan buruk yang bikin laptop cepat rusak.
Seiring waktu, hal itu akan menyebabkan penurunan kapasitas baterai secara bertahap. Idealnya, kamu harus melepas charger setelah baterai terisi penuh.
3. Menekan tombol shutdown dengan paksa
Menekan tombol shutdown secara paksa saat laptop tidak merespons adalah kebiasaan selanjutnya.
Hal ini dapat merusak sistem operasi dan bahkan komponen perangkat seperti HDD atau SSD.
Sebaiknya, saat laptop mengalami masalah, kamu harus mencoba menutup aplikasi yang bermasalah melalui Task Manager atau menunggu respons laptop kembali bekerja.
4. Penggunaan sleep mode yang terlalu sering
Sering menggunakan sleep mode bisa membuat laptop tetap dalam keadaan "stres", yang dapat menguras baterai lebih cepat.
Oleh karenanya, lebih baik mematikan daya laptop sepenuhnya ketimbang harus menggunakan sleep mode
5. Terlalu banyak aplikasi yang dibuka
Membuka terlalu banyak aplikasi secara bersamaan membuat penggunaan RAM dan CPU menjadi berlebihan. Hal ini dapat menyebabkan laptop menjadi lambat dan tidak responsif.
Untuk mencegahnya, kamu bisa menggunakan Task Manager untuk memantau aplikasi apa saja yang membebani penggunaan RAM dan CPU. Jaga kinerja laptop tetap optimal dengan hanya membuka aplikasi yang diperlukan.
6. Meletakkan benda di atas keyboard
Meletakkan benda di atas keyboard saat menutup laptop dapat menyebabkan kerusakan pada touchscreen dan layar.
Ketika laptop ditutup, tekanan dari benda di atasnya dapat menggores atau merusak permukaan layar.
Kamu perlu menghindari kebiasaan meletakkan barang di atas laptop, termasuk alat tulis dan buku. Hal ini dianggap sangat tidak ideal dalam menjaga keawetan perangkat.
7. Mengangkat laptop dengan layar
Mengangkat laptop dengan hanya memegang layar dapat menyebabkan kerusakan pada bagian LCD dan piksel di dalamnya. Hal ini bisa berakibat buruk dan menurunkan umur pakai laptop.
Tekanan pada layar juga dapat menyebabkan kerusakan internal yang tidak terlihat, seperti kerusakan pada motherboard dan konektor, yang tentunya akan memerlukan biaya perbaikan yang cukup tinggi.
8. Penggunaan laptop di permukaan kain
Menggunakan laptop di permukaan yang lembut seperti kasur atau sofa dapat menghalangi ventilasi dan meningkatkan risiko overheating.
Untuk mencegah kerusakan, sangat penting untuk menggunakan laptop di permukaan datar dan bersih. Hal ini memungkinkan udara mengalir dengan baik dan menjaga suhu laptop tetap stabil.
9. Menyimpan laptop di lingkungan berdebu
Debu yang menumpuk pada laptop dapat menyumbat ventilasi dan komponen internal, menyebabkan overheating dan penurunan kinerja. Oleh karenanya, kamu perlu memantau kebersihan laptop secara teratur.
Penting untuk secara rutin membersihkan area sekitar laptop dari debu dan kotoran. Kamu bisa menggunakan vakum dengan nozzle kecil atau kain lembab dapat membantu menjaga kebersihan laptop.
Kamu juga disarankan untuk menyimpan laptop di tempat yang terlindung dari debu dan suhu ekstrem.
10. Ceroboh menumpahkan cairan di sekitar laptop
Cairan yang tumpah pada laptop bisa mengakibatkan kerusakan serius pada motherboard dan keyboard.
Risiko kerusakan menjadi lebih tinggi jika cairan tersebut tidak segera dibersihkan. Oleh karenanya, kamu sebaiknya tidak makan atau minum di dekat laptop.
Sebagai langkah pencegahan, simpan semua benda cair, seperti minuman atau parfum, jauh dari laptop.
