Advertisement

Kepsek SMPN 1 Prabumulih Batal Dicopot Usai Wali Kota Minta Maaf

18 September 2025 07:01 WIB

thumbnail-article

Wali Kota Prabumulih Sumber: Instagram @cak.arlan_official.

Penulis: Aprilia Kristiana

Editor: Aprilia Kristiana

Usai ramai di media sosial tentang kasus pencopotan Kepala Sekolah (Kepsek) SMPN 1 Prabumulih Roni Ardiansyah, Wali Kota Prabumulih Arlan pun melakukan klarifikasi. Tak hanya itu, Arlan pun meminta maaf atas polemik yang mengundang keramaian di publik atas pencopotan Roni.

Sebelumnya ramai beredar berita terkait pencopotan Kepsek dan petugas keamanan di SMPN 1 Prabumulih. Pencopotan ini diduga disebabkan oleh sebuah teguran yang dilakukan keduanya terhadap anak Arlan yang membawa mobil ke sekolah.

Begitu berita ini menjadi gempar dan ramai diberitkan, Arlan pun membuat sebuah klarifikasi melalui unggahan di akun media sosial bernama @cak.arlan_oficial. Dalam unggahan yang beredar pada Selasa (16/9/2025) ini Arlan membantah tudingan jika Roni dimutasi karena menegur anaknya yang membawa mobil.

Dengan didampingi beberapa pejabat di lingkungan Prabumulih, beberapa di antaranya Wakil Wali Kota Franky Nasri dan Inspektur Prabumulih Indra Bansawan, Arlan mengucapkan permohonan maaf dalam video tersebut.

"Saya sebagai Wali Kota Prabumulih mengucapkan permohonan maaf kepada Pak Roni dan seluruh masyarakat Kota Prabumulih," tutur Arlan dalam video tersebut.

Arlan juga mengaku belum melaksanakan mutasi pada Roni, melainkan baru sempat menegur saja. Teguran itu sendiri diklaim tak ada kaitannya dengan anaknya, tetapi permasalahan siswa lain.

"Saya belum memindahkan Pak Roni, saya baru menegur Pak Roni karena di sekolahan itu ada masalah kasus yang membuat anak sekolah tidak betah di situ. Kasus itu sudah mencuat di media massa, maka saya sebagai Wali Kota Prabumulih memanggil Pak Roni, menegur Pak Roni jangan sampai terjadi lagi, yang guru sekolah itu sudah dipindahkan, sudah satu minggu yang lalu," akunya.

Kader Gerindra tersebut juga membantah tuduhan yang mengatakan anaknya membawa mobil ke sekolah dan ditegur oleh Roni. Dia mengatakan berita itu hanyalah hoaks.

"Lalu berita masalah anak saya, itu adalah berita hoaks. Anak saya tidak membawa mobil ke sekolahan," bantahnya.

"Anak saya diantar. Dan kalau ini menjadi suatu kesalahan, saya sebagai Wali Kota Prabumulih mengucapkan permohonan maaf kepada Pak Roni dan seluruh masyarakat," imbuh Arlan.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Prabumulih Darmadi menyatakan hal yang bertolak belakang. Darmadi mengeklaim jika pergantian itu merupakan permintaan langsung dari Wali Kota Prabumulih.

Dia juga menjelaskan jika ada tiga duduk perkara yang dilaporkan, dan salah satunya terkait dengan anak wali kota tersebut.

"Pertama Kasus chat mesum viral guru SMP itu, kedua kasus lahan parkir berbayar yang bekerja sama dengan masyarakat, menurut pimpinan untuk anak anak sekolah jangan dipungut uang parkir, lalu kasus anak wali kota saat hujan deras tidak boleh memarkirkan kendaraan yang mengantarnya ke lingkungan sekolah sehingga anak beliau kehujanan," terang Darmadi saat ditemui awak media.

Sedangkan Kepsek SMPN 1 Prabumulih Roni Ardiansyah sampai sekarang belum memberikan komentar. Dia hanya mengucap permintaan maaf dan meminta media untuk menanyakan langsung ke Disdik.

 

Apa Komentarmu?

Tulis komentar

ARTIKEL TERKAIT

VIDEO TERKAIT

KOMENTAR

Latest Comment

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama mengirimkan komentar untuk bertukar gagasan dengan pengguna lainnya

TERPOPULER

Advertisement
Advertisement