Advertisement

5 Keutamaan Sholat Tahajud di Bulan Ramadhan

18 March 2024 11:42 WIB

thumbnail-article

Ilustrasi salat Tahajud di bulan Ramadan. (Sumber: Freepik/rawpixel.com) .

Penulis: Elok Nuri

Editor: Rizal Amril

Salah satu salat sunah yang sangat dianjurkan dikerjakan sewaktu sahur pada bulan Ramadhan adalah sholat Tahajud. Salat sunah ini banyak mengandung keutamaan terutama jika dilakukan pada bulan Ramadan.

Keistimewaan salat Tahajud sebagai ibadah sunah yang sangat dianjurkan dapat terlihat dalam Al-Qur’an surah Al-Isra ayat 79 berikut:

  وَمِنَ اللَّيْلِ فَتَهَجَّدْ بِهِ نَافِلَةً لَّكَ عَسَىٰ أَن يَبْعَثَكَ رَبُّكَ مَقَامًا مَّحْمُودًا

Artinya: “Pada sebagian malam, hendaklah kau bertahajud sebagai tambahan bagimu. Semoga Tuhanmu mengangkatmu ke derajat terpuji.”

Dalam tafsir Imam Al-Qurthubi, salat Tahajud adalah salat yang dikerjakan selepas bangun tidur (haajid), kemudian menjadi nama salat karena seseorang bangun untuk mengerjakan salat, maka tahajud adalah mendirikan salat usai tidur.

Keutamaan sholat Tahajud di bulan Ramadhan

Bagi umat muslim yang berniat untuk mengerjakan salat Tahajud di bulan Ramadan, simak beberapa keutamaannya berikut.

1. Doa akan mudah terkabul

Semua doa baik yang dipanjatkan pasti akan dikabulkan oleh Allah. Hal ini sebagaimana sabda Rasulullah saw berikut: 

  إِنَّ فِي اللَّيْلِ لَسَاعَةً لَا يُوَافِقُهَا رَجُلٌ مُسْلِمٌ، يَسْأَلُ اللهَ خَيْرًا مِنْ أَمْرِ الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ، إِلَّا أَعْطَاهُ إِيَّاهُ، وَذَلِكَ كُلَّ لَيْلَةٍ

Artinya: “Sesungguhnya di dalam malam terdapat waktu yang jika ada seorang muslim meminta kepada Allah dengan kebaikan baik urusan dunia maupun akhirat, pasti Allah akan memberikannya. Dan waktu tersebut adalah sepanjang malam.” (HR Muslim)  

2. Termasuk orang saleh

Bagi seseorang yang menjalankan Tahajud mereka masuk dalam golongan orang orang saleh.

 عَلَيْكُمْ بِقِيَامِ اللَّيْلِ فَإِنَّهُ دَأَبُ الصَّالِحِينَ قَبْلَكُمْ، وَإِنَّ قِيَامَ اللَّيْلِ قُرْبَةٌ إِلَى اللهِ، وَمَنْهَاةٌ عَنِ الإِثْمِ، وَتَكْفِيرٌ لِلسَّيِّئَاتِ، وَمَطْرَدَةٌ لِلدَّاءِ عَنِ الجَسَدِ

Artinya: “Hendaknya kalian melakukan shalat malam, karena shalat malam adalah kebiasaan orang-orang shalih sebelum kalian, dan sesungguhnya shalat malam mendekatkan kepada Allah, serta menghalangi dari dosa, menghapus kesalahan, dan menolak penyakit dari badan.” (Sunan At-Tirmidzi: 3549)

3. Menjadi hamba kebanggaan Allah Swt.

Allah membanggakan hamba yang melakukan salat Tahajud kepada para malaikat. Dalam sebuah atsar disebutkan: 

    إن الله يعجب من العبد إذا قام من على فراشه وبين أهله إلى صلاته ويباهى به ملائكته ويقبل عليه بوجهه الكريم

Artinya: “Sesungguhnya Allah membanggakan hambanya kepada para malaikat ketika hamba tersebut berdiri meninggalkan tempat tidurnya dan keluarganya menuju shalat dan Allah menerima hamba tersebut.” (Habib Abdullah bin Alwi al-Haddad, Risalatul Mu’awanah wal-Mudzaharah wal-Muazarah, [Darul Hawi: 1994], halaman: 40-41)

4. Pahala luar biasa

Keutamaan salat Tahajud berikutnya adalah perihal banyaknya pahala setiap orang yang melaksanakannya.

Dalam sebuah hadis, Rasulullah saw. menjelaskan luar biasanya pahala salat Tarawih tersebut dalam sebuah perbandingan antara sedekah terang-terangan dan diam-diam.

Dalam Islam, sedekah diam-diam memiliki nilai pahala yang jauh lebih besar daripada sedekah secara terang-terangan, kendati sama-sama sedekah.

Hadis tersebut menjelaskan bahwa Rasulullah saw. bersabda: 

  فَضْلُ صَلَاةِ اللَّيْلِ عَلَى صَلَاةِ النَّهَارِ كَفَضْلِ صَدَقَةِ السِّرِّ عَلَى صَدَقَةِ الْعَلَانِيَةِ

Artinya: “Keutamaan salat malam dibanding salat siang seperti keutamaan sedekah sirr dibanding dengan sedekah terang-terangan.” (Hilyatul Auliya’, juz 4, halaman: 167)

5. Salat paling utama setelah salat Maktubah (lima waktu). 

Nabi Muhammad saw. pernah mengajarkan umatnya bahwa salat Tahajud adalah salat yang paling utama setelah salat maktubah (lima waktu).

Penjelasan Rasulullah saw. tersebut menunjukkan tingginya derajat salat Tahajud bagi Allah Swt.

Penjelasan tersebut dijelaskan Rasulullah saw. dalam hadis berikut:

 أَفْضَلُ الصِّيَامِ بَعْدَ رَمَضَانَ، شَهْرُ اللهِ الْمُحَرَّمُ، وَأَفْضَلُ الصَّلَاةِ بَعْدَ الْفَرِيضَةِ، صَلَاةُ اللَّيْلِ

Artinya: “Puasa yang paling utama setelah Ramadan adalah puasa pada bulan Muharam. Sebaik-baik salat setelah salat fardu adalah salat malam.” (HR Muslim)

Apa Komentarmu?

Tulis komentar

ARTIKEL TERKAIT

VIDEO TERKAIT

KOMENTAR

Latest Comment

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama mengirimkan komentar untuk bertukar gagasan dengan pengguna lainnya

TERPOPULER

Advertisement
Advertisement