Advertisement

Lirik dan Fakta Menarik Lagu Kami dari 27 Bulan Mei yang Viral Tiap Tahun

25 May 2026 15:03 WIB

thumbnail-article

Lagu Kami dari 27 Bulan Mei merupakan bagian dari lagu berjudul Tongkrongan Kami Sopan yang diciptakan oleh komunitas Brother PBSU 275 Sumber: Magnific.com.

Penulis: Desinta

Editor: Desinta

Lagu Kami dari 27 Bulan Mei merupakan bagian dari lagu berjudul Tongkrongan Kami Sopan yang diciptakan oleh komunitas Brother PBSU 275. Karya ini pertama kali diunggah di YouTube pada tanggal 1 Februari 2017 melalui channel Fonni Cungkring. Saat awal kemunculannya, lagu ini belum dikenal luas dan cenderung tersebar di kalangan komunitas tertentu saja.

Dikutip dari Detik, perjalanan lagu ini mengalami perubahan tren secara signifikan ketika potongan lirik Kami dari 27 Bulan Mei mulai ramai diperbincangkan di media sosial sejak tahun 2023. Lagu yang awalnya hanya menjadi koleksi hiburan komunitas kini berubah menjadi fenomena yang muncul secara rutin setiap tanggal 27 Mei.

Hal ini menyita perhatian publik dan pengguna platform digital karena lirik dan iramanya yang khas dan mudah diingat.

Fenomena viral lagu tersebut pada tahun ini bertepatan dengan momen Idul Adha, sehingga secara kebetulan suasana dan nuansa kebersamaan yang tercermin dalam lagu cukup sesuai dengan semangat perayaan tersebut.

Kondisi ini turut menjadi faktor yang membuat lagu kembali mendapatkan sorotan dan menjadi bahan pembicaraan di media sosial.

Lirik Lagu Kami dari 27 Bulan Mei

Berikut adalah lirik lengkap lagu Kami dari 27 Bulan Mei:

Tongkrongan kami sopan  
tongkrongan kami sopan  
tongkrongan yang bukan  
makan kawan “siapa lah”

Tongkrongan dia edan  
tongkrongan perkampungan  
tongkrongan yang ada  
di jembatan “nyebrangin”

Getrok ember  
kalo dibacok pala luber “darah luber”  
kalo dibacok darah luber

Kami remaja setia kawan  
bukan pesawat  
apalagi yang ada  
di jembatan “poker anj**g”  
anjing pesawat yang  
beraninya di kandangan  
ngga berani berkoar di luaran

Malamnya turun hujan  
siangnya mentari  
PBSU lagi wara wiri  
Kalo musuh menyadang  
kalo kau pun menerjang  
PBSU takan pernah goyang  
“tak pernah goyang boss”.

Getrok batu  
kalau dibacok manggil  
pertu “tak pertu pertu”  
kalo dibacok manggil pertuuu

Kami dari.. dua tujuh bulan Mei  
“bulan Mei”  
..ayo dong bantai kami “ayo dong bang”  
..kalo elu punya nyali  
“kalo punya nyali yee”  
Tongkrongan kami bukan tongkrongan  
pecundang “pecundang pecundang”  
..kami siap membuktikan “membuktikan”  
..coba daerah perkampungan

Jalan ke depan bibit ketemu restu  
pala “restu pala”  
..yang mukanye kayak karma “eee”  
..gua bacok bilang emak “wah parah”  
Jalan kesekter tengah ketemu  
silaturahmi “silaturahmi”  
..kotor an**ng nginjek t*i  
“nginjek parah”  
..kate jamet jarang mandi “mandi mandi”

Jalan ke Sukajadi ketemu  
anak mendo “mendo kont**”  
..bocah nya dongo-dongo “dongo-dongo”  
..demi acam gede be*o

Jalan ke Duri bet ketemu anak  
kampat “tak kampat kont**”  
..gapunya setak pala  
..jagoannya dua sempak  
“yah parahhhh”

Muter ke banjir kanal ketemu  
anak proker “proker an**ng”  
..anggotanya keker-keker  
..rajib tolol makan naget  
“enggot kenah”

Jalan ke Pasar Gaduran ketemu  
anak pesawat “pesawat an**ng”  
..yang katanya rajin sholat  
“rajin sholat gak tuh”  
..punya beer boleh ngembat  
“parahh, maling maling”

Albas kami bukan albas takut pedang  
albas kami tak pernah mundur

Basis-basis kami tak  
akan takut pedang  
walaupun kubawa pedang panjang

Kami tahan dengan tas selempang

kami tahan dengan…. tangan doang

Makna Lagu

Lagu ini pada dasarnya menggambarkan kehidupan sekumpulan anak muda yang tergabung dalam sebuah komunitas atau tongkrongan. Frasa "Kami dari 27 Bulan Mei" merepresentasikan identitas kelompok tersebut, menegaskan rasa kebersamaan dan solidaritas yang mereka miliki.

Ungkapan "Ayo dong bantai kami" kerap menimbulkan pemahaman keliru jika dilihat secara literal. Namun, dalam konteks lagu dan budaya anak muda di komunitas tersebut, kata ini lebih bermakna sebagai bentuk keberanian dan tantangan terhadap berbagai rintangan hidup, bukan sebagai ajakan untuk kekerasan fisik.

Ini adalah representasi dari sikap tidak mudah gentar menghadapi masalah, dan bersikap terbuka untuk membuktikan kemampuan diri dalam berbagai situasi.

Lagu ini mencerminkan gaya komunikasi anak muda yang lugas, blak-blakan, dan terkadang mengandung hiperbola.

Intonasi dan pilihan kata yang provokatif adalah bagian dari cara mereka mengekspresikan perasaan, identitas komunitas, serta memelihara solidaritas melalui bahasa khas mereka.

Fakta Menarik Lagu Kami dari 27 Bulan Mei

Viral Tiap Tahun

Fenomena viral lagu ini setiap tanggal 27 Mei merupakan ciri khas unik yang menarik perhatian publik sampai sekarang. Meskipun tidak ada penjelasan resmi tentang makna spesifik tanggal tersebut, momentum ini cenderung menjadi momen pengingat dan perayaan tidak resmi dari komunitas. Kemudian dikembangkan oleh pengguna media sosial menjadi tren rutin setiap tahunnya.

Lirik Mudah Diingat

Fakta menarik lagu ini juga dipengaruhi oleh ciri-ciri musiknya yang sederhana namun catchy. Melodi yang mudah ditangkap dan lirik yang singkat serta mudah diingat membuat lagu ini cepat menyebar dan mudah diadaptasi dalam berbagai konten kreatif.

Peran Media Sosial

Media sosial berperan sangat besar dalam membentuk dan memperkuat fenomena viral ini. Potongan-potongan lirik yang unik dan khas kerap dijadikan bahan meme, video pendek, remix, dan tantangan digital lain yang populer di berbagai platform seperti TikTok, Instagram, dan platform X.

Tren ini menunjukkan bagaimana sebuah konten lama bisa dihidupkan kembali melalui kreativitas warganet dan kolaborasi komunitas digital.

Apa Komentarmu?

Tulis komentar

ARTIKEL TERKAIT

VIDEO TERKAIT

KOMENTAR

Latest Comment

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama mengirimkan komentar untuk bertukar gagasan dengan pengguna lainnya

TERPOPULER

Advertisement
Advertisement