Penyanyi Adrian Khalif kembali merilis karyanya lewat album kedua bertajuk Harap-Harap Emas. Menariknya, di album ini Adrian Khalif turut menggandeng penyanyi Bernadya. Mereka berkolaborasi dalam menyanyikan lagu “Asumsi”. Berikut lirik dan makna lagu “Asumsi” dari Adrian Khalif dan Bernadya.
Adrian Khalif baru saja merilis album barunya bertajuk Harap-Harap Emas. Album yang dirilis pada Jumat (27/9/2024) tersebut sangat dinantikan oleh para penggemarnya. Apalagi salah satu lagunya berkolaborasi dengan penyanyi kenamaan Indonesia, Bernadya.
Mereka berkolaborasi menyanyikan lagu “Asumsi”. Lagu ini menempati urutan keempat dari total 12 lagu yang ada dalam album Harap-Harap Emas. Selain Bernadya, Adrian Khalif juga berkolaborasi dengan Juicy Luicy dan Abraham Kevin serta Farel Hilal dalam dua lagu lainnya.
Secara umum, lagu “Asumsi” bercerita tentang pasangan yang sudah tidak lagi bersama. Salah satu dari mereka belum move on dari hubungan masa lalunya. Ia bahkan tidak mau membuka hati lagi dengan orang lain karena merasa mengkhianati pasangannya. Hal ini yang membuatnya tidak pernah dekat dengan siapapun.
Padahal, mantan kekasihnya sudah memulai hubungan yang baru dengan orang lain. Ia sudah tidak lagi memikirkan masa lalunya dan sibuk merayakan cintanya saat ini. Namun, kata maafnya masih dinantikan oleh sang mantan yang tengah berusaha melupakannya.
Lirik lagu “Asumsi” Adrian Khalif ft. Bernadya
Semenjak hari itu
Tak sedikit coba dekatiku
Kubiarkan semua berlalu
Gugur satu per satu
Karena setiap kucoba
Mulai kisah baru
Rasanya aku
Khianatimu
Padahal kau di situ
Sudah tak mau tahu kabarku
Padahal kamu sibuk rayakan cinta barumu
Sedang aku sibuk coba lupakanmu
Salah yang waktu itu
Masih menghantuiku
Naskah kubuat seribu
Coba ku tak begitu
Karena apa gunanya mulai kisah baru
Jika maafmu masih kutunggu
Padahal kau di situ
Sudah tak mau tahu kabarku
Padahal kamu sibuk rayakan cinta barumu
Sedang aku sibuk coba lupakanmu
Sebelum lelapku
Dibuka mataku
Kau penuhi pikiranku
Apakah kau tahu
Apakah kau tahu
Satu yang kumau
Keluar dari mulutmu
Semuanya asumsimu
Masa iya ku tak rindu
Karena ku paling tahu
Kau gemar bermain di kepalamu
Terlalu jauh
Padahal kau di sini
Masih sering terbawa mimpi
Padahal detik ini kau masih belum terganti
Tak mungkin bisa kubenci
Mana mungkin aku benci
Mana mungkin aku benci
Baca Juga:Lirik dan Makna Lagu “Terlintas” dari Bernadya: Kekhawatiran Seseorang Terhadap Masa Depan
