Advertisement

Lirik dan Makna Lagu Dunia yang Nanti - Raim Laode

30 May 2026 12:35 WIB

thumbnail-article

foto ilustrasi cover album lagu Raim Laode - Dunia Yang Nanti Sumber: anaksenja.com.

Penulis: Ely Alwiyah

Editor: Ely Alwiyah

Industri musik Indonesia kembali menghadirkan karya yang mampu menyetuh hati para pendengar melalui lirik lagu Dunia yang Nanti dari Raim Laode. Raim Laode dikenal sebagai sosok seniman multitalenta di Indonesia yang tidak hanya aktif sebagai penyanyi, tetapi juga sebagai komedian. Dalam karya musikalnya, Raim Laode menonjolkan gaya yang cukup puitis dengan nuansa pop dan sentuhan akustik yang menenangkan.

Lagu tersebut berhasil mencuri perhatian para pendengar berkat pesan kehidupan yang dekat dengan pengalaman banyak orang. Selain itu, liriknya dirangkai dengan kata-kata puitis yang menggambarkan harapan, penantian, serta refleksi tentang masa depan yang penuh peluang.

Lirik Lagu Dunia yang Nanti

Waktu bawa kita

Ke tempat tak terduga

Kau hadir kembali

Menyapa hidupku

Kau ada yang miliki

Ku ada yang punyai

Juga ada rasa yang

Belum sempat terucap

Tak banyak inginku

Tak banyak ingin

Kita dua hati yang bodoh

Berjalan pada waktu

Itulah kenapa jatuh cinta

Dikatakan jatuh

Karena s'bagaimana kita jatuh

Kita tidak punya kuasa

Pilih jatuh

Pada hati yang mana?

Mengerti

Mengertilah

Banyak hal

Yang tak kupahami

Kendati kau ku suka

Kita dua hati yang salah

Bodoh pada waktu

Itulah kenapa jatuh cinta

Dikatakan jatuh

Karena s'bagaimana kita jatuh

Kita tidak punya kuasa

Pilih jatuh

Pada hati yang mana?

Mana bisa ku tahan

Senyum sederhanamu

Karena tidak bisa ku punyai

Maka ku doakan kisah

Kita satu

Di dunia yang nanti

Makna dan Pesan dalam Lagu Dunia yang Nanti

Lirik lagu “Dunia Yang Nanti” dari Raim Laode mengisahkan tentang dua insan yang kembali dipertemukan oleh waktu, meski masing-masing telah memiliki kehidupan dan pasangan sendiri. Pertemuan tersebut kemudian membangkitkan kembali kenangan lama serta pergolakan batin yang mendalam di antara keduanya.

Mereka menyadari bahwa perasaan yang masih ada tidak mungkin dipersatukan dalam kehidupan saat ini. Karena itu, keduanya memilih untuk menerima keadaan dan hanya berharap kisah cinta mereka bisa terwujud di kehidupan yang akan datang.

Secara umum, lagu ini menggambarkan ketidakmampuan manusia dalam menentukan kepada siapa hati akan jatuh. Melalui makna kata “jatuh”, lagu tersebut menekankan bahwa cinta hadir di luar kendali dan tidak dapat dipaksakan sesuai keinginan seseorang.

Apa Komentarmu?

Tulis komentar

ARTIKEL TERKAIT

VIDEO TERKAIT

KOMENTAR

Latest Comment

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama mengirimkan komentar untuk bertukar gagasan dengan pengguna lainnya

TERPOPULER

Advertisement
Advertisement