Advertisement

Lirik dan Makna Lagu ‘Elizabeth Taylor’ – Taylor Swift: Cinta, Skandal, dan Hollywood

03 October 2025 11:46 WIB

thumbnail-article

Taylor Swift (kiri) dan Elizabeth Taylor (kanan) Sumber: KDBC.

Penulis: Indra Dwi Sugiyanto

Editor: Indra Dwi Sugiyanto

Taylor Swift mengumumkan perilisan album terbarunya yang berjudul The Life of a Showgirl. Album ini menampilkan berbagai tema yang mencerminkan pengalaman hidupnya serta pandangannya terhadap cinta dan kehidupan di Hollywood. Salah satu lagu yang paling mencolok dari album ini adalah "Elizabeth Taylor," yang langsung menarik perhatian publik dengan rujukan kepada salah satu ikon budaya terbesar di Hollywood.

Taylor Swift sebelumnya pernah merujuk kepada Elizabeth Taylor dalam lagu "…Ready For It?" yang dirilis pada tahun 2017. Dalam lirik tersebut, ia menggambarkan hubungannya dengan Joe Alwyn dengan menyebutkan “Burton to this Taylor,” yang merujuk kepada hubungan legendaris antara Elizabeth Taylor dan Richard Burton. Ini menunjukkan bagaimana Swift sering mengaitkan pengalamannya dengan sejarah cinta yang terkenal dalam dunia Hollywood.

Makna Lagu Elizabeth Taylor - Taylor Swift

Lagu "Elizabeth Taylor" di album The Life of a Showgirl menyoroti tema cinta dan skandal yang kerap mengelilingi kehidupan para selebriti. Seperti yang dialami oleh Taylor di masa lalu, yang pernikahannya dengan Burton dirundung skandal, Swift mengimplikasikan betapa sulitnya menyimpan ketenangan dalam hidup yang penuh sorotan. Dengan memadukan elemen romansa dan kontroversi, ia menciptakan narasi yang resonan bagi para pendengarnya.

Lirik dalam "Elizabeth Taylor" tidak hanya menggambarkan perjalanan cinta, tetapi juga mencerminkan warisan yang tangguh dan berani dari Taylor. Swift berharap lagu ini dapat memperkenalkan generasi muda pada kehidupan dan prestasi Taylor, serta mendorong mereka untuk menghargai keberanian dan dedikasi Taylor baik sebagai seorang aktris maupun sebagai aktivis.

Lirik Lagu Elizabeth Taylor - Taylor Swift

Elizabeth Taylor

Do you think it's forever?

That view of Portofino was on my mind when you called me at the Plaza Athénée

Ooh, oftentimes it doesn't feel so glamorous to be me

All the right guys promised they'd stay

Under bright lights, they withered away, but you bloom

Portofino was on my mind and I think you know why

And if your letters ever said, "Goodbye"

I'd cry my eyes violet, Elizabeth Taylor

Tell me for real, do you think it's forever?

Been number one, but I nеver had two

And I can't have fun if I can't have (Uh)

Bе my NY when Hollywood hates me

You're only as hot as your last hit, baby

Been number one, but I never had two

And I can't have fun if I can't have you

Hey, what could you possibly get for the girl who has everything and nothing all at once?

Babe, I would trade the Cartier for someone to trust (Just kidding)

We hit the best booth at Musso and Frank's

They say I'm bad news, I just say, "Thanks"

And you look at me like you're hypnotized

And I think you know why

And if you ever leave me high and dry

I'd cry my eyes violet, Elizabeth Taylor

Tell me for real, do you think it's forever?

Been number one, but I never had two

And I can't have fun if I can't have (Uh)

Be my NY when Hollywood hates me

You're only as hot as your last hit, baby

Been number one, but I never had two

And I can't have fun if I can't have you (Uh)

Elizabeth Taylor (Oh)

Do you think it's forever? (Oh)

If I can't have you

All my white diamonds and lovers are forever

In the papers, on the screen, and in their minds

All my white diamonds and lovers are forever

Don't you ever end up anything but mine

I'd cry my eyes violet, Elizabeth Taylor

Tell me for real, do you think it's forever?

Been number one, but I never had two

And I can't have fun if I can't have- (If I can't have you)

Be my NY when Hollywood hates me

You're only as hot as your last hit, baby

Been number one, but l never had two

And I can't have fun if I can't have (If I can't have you)

All my white diamonds and lovers are forever

Elizabeth Taylor, do you think it's forever?

In the papers, on the screen, and in their minds

All my white diamonds and lovers are forever

Don't you ever end up anything but mine

Oh, oh, oh

Tokoh Elizabeth Taylor dalam Sejarah

Elizabeth Taylor lahir pada tahun 1932 di Inggris, tetapi keluarga Taylor pindah ke Amerika Serikat ketika dia masih kecil. Taylor mulai berkarir sebagai aktris cilik dan segera menjadi salah satu bintang paling bersinar pada era studio film. Dia dikenal dengan kecantikannya yang luar biasa, mata ungu yang khas, serta kemampuan aktingnya yang mengesankan.

Selama kariernya, Taylor membintangi sejumlah film ikonik seperti National Velvet, A Place in the Sun, dan Who's Afraid of Virginia Woolf?. Dia memenangkan dua Academy Awards untuk penampilannya yang luar biasa, termasuk untuk perannya dalam film BUtterfield 8. Taylor juga terkenal berkat perannya sebagai Cleopatra, yang menandai momen penting dalam kariernya, sekaligus menjadi titik awal hubungannya dengan Richard Burton.

Setelah masa kejayaannya sebagai aktris, Taylor menjadi pionir dalam aktivisme sosial, khususnya terkait dengan HIV/AIDS. Sebagai salah satu selebriti pertama yang terlibat langsung dalam penggalangan dana serta advokasi untuk penelitian penyakit ini, Taylor meninggalkan warisan yang sulit ditandingi. Kecintaannya terhadap charity dan kesadaran sosial menjadikannya panutan bagi banyak orang hingga hari ini.

Keterlibatan Taylor Swift dengan Hollywood

Taylor Swift dengan cerdas menjalin hubungan antara pengalamannya dan ikon Hollywood seperti Elizabeth Taylor dalam karya-karyanya. Dia secara konsisten menggunakan referensi sejarah, menjadikannya tidak hanya seorang musisi, tetapi juga seorang pengamat budaya yang membentuk narasi melalui lirik-liriknya. Dalam lagu-lagunya, Swift mengaitkan cinta dan pengalaman pribadi dengan sejarah, menciptakan jembatan antara generasi.

Di album The Life of a Showgirl, penampilan Swift yang terinspirasi oleh gaya Elizabeth Taylor menggarisbawahi pengaruh besar yang dimiliki Taylor terhadap budaya pop. Dengan mengadopsi gaya visual yang mengingatkan pada berbagai karakter ikonik Taylor, Swift tidak hanya merayakan karier legendaris Taylor, tetapi juga menyatukan dua ikon budaya yang berbeda dalam cara yang unik.

Lirik-lirik dalam lagu "Elizabeth Taylor" menggambarkan kesulitan yang dihadapi oleh para selebriti dalam menjaga privasi dan integritas masing-masing. Dalam sebentuk refleksi yang mendalam, Swift menunjukkan bahwa meskipun kehidupan glamor tampak menarik, banyak hal di balik layar yang tidak terlihat oleh publik. Ini menjadi kritik atas cara media sering kali memberitakan kehidupan pribadi selebriti, mirip dengan pengalaman yang dijalani oleh Elizabeth Taylor di masa jayanya.

Dengan demikian, "Elizabeth Taylor" tidak hanya sebagai penghormatan, tetapi juga sebagai cerminan kompleksitas hidup sebagai seorang publik figur. Taylor Swift, melalui lagu ini, menciptakan jembatan antara masa lalu dan sekarang, di mana kisah cinta dan skandal terus membentuk narasi yang ada di Hollywood.

Apa Komentarmu?

Tulis komentar

ARTIKEL TERKAIT

VIDEO TERKAIT

KOMENTAR

Latest Comment

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama mengirimkan komentar untuk bertukar gagasan dengan pengguna lainnya

TERPOPULER

Advertisement
Advertisement