Advertisement

Lirik Dan Makna Lagu "Tunggu Tunggu Yang Mana Yang Ini " Oliva Helmin feat. Kelvin Remixer

03 June 2026 22:21 WIB

thumbnail-article

Lagu Tunggu-Tunggu Sumber: YouTube.

Penulis: Elok Nuri

Editor: Elok Nuri

Lagu "Tunggu Tunggu Yang Mana Yang Ini" berhasil mencuri perhatian masyarakat luas dengan dialek khas. Popularitas lagu ini mulai melonjak tajam setelah banyak pengguna TikTok dan Instagram menggunakannya sebagai backsound untuk berbagai konten kreatif dan viral.

Salah satu alasan yang melatarbelakangi viralnya lagu ini adalah irama yang catchy, mudah diingat, serta lirik yang sederhana dan santai sehingga cepat melekat di benak pendengar. Diketehui lagu ini dinyanyikan oleh Olivia Helmin feat Kelvin Remixer

Irama lagu Tunggu Tunggu juga berkontribusi besar terhadap daya tariknya. Perpaduan musik modern dan unsur tradisional menjadikan lagu ini tidak hanya enak didengar tetapi juga relevan untuk generasi muda yang gemar berkreasi di dunia digital.

Lirik Lagu Tunggu Tunggu

Sabar-sabar sa su sabar

Ko yang tersadar tra kasi kabar

Ahe.. ko datang lamar sudah e..

Sayang ko bilang tunggu-tunggu

Su lama tunggu

Sa su tunggu tak kunjung temu

Sa bapa mama su tanya-tanya..

Kapan ko maso minta bawa keluarga..

Sabar-sabar sa su sabar

Ko yang tra sadar tra kasi kabar

Ahe.. ko datang lamar sudah e..

Ado-ado sayang e bukan sa mo hilang le

Bilang bapa mama sa pasti akan datang bawa

Bawa keluarga untuk datang maso minta

Bawa ko ikut pulang jadi mama sa pua ana-ana

Sabar-sabar sayang ko bertahan..

Sa jarang kasi kabar bukan sa tra beban

Sa masih cari-cari uang pinang

Untuk nanti sa bisa bawa ko pulang..

Sayang ko bilang tunggu-tunggu

Su lama tunggu

Sa su tunggu tak kunjung temu

Sa bapa mama su tanya-tanya..

Kapan ko maso minta bawa keluarga..

Sabar-sabar sa su sabar

Ko yang tra sadar tra kasi kabar

Ahe.. ko datang lamar sudah e..

(ahe.. ko datang lamar sudah e)

Sayang ko bilang tunggu-tunggu

Su lama tunggu

Sa su tunggu tak kunjung temu

Sa bapa mama su tanya-tanya..

Kapan ko maso minta bawa keluarga..

Sabar-sabar sa su sabar

Ko yang tra sadar tra kasi kabar

Ahe.. ko datang lamar sudah e..

Bukan tra mau dengan ko

Sa tra mau ambil resiko

Jika memang kita jodoh

Pasti tinggal satu rumah to.. o

Ko sabar-sabar dahulu..

Sa masih kumpul-kumpulah dulu..

Bilang deng bapa mama sa janji tidak lama

Sa pasti datang bawa sa punya keluarga hoo.. (houwo)

Sa pasti jadi ana mantu.. uwo uwo..

Sayang ko bilang tunggu-tunggu

Su lama tunggu

Sa su tunggu tak kunjung temu

Sa bapa mama su tanya-tanya..

Kapan ko maso minta bawa keluarga..

Sabar-sabar sa su sabar

Ko yang tra sadar tra kasi kabar

Ahe.. ko datang lamar sudah e..

Makna Lagu Tunggu Tunggu

Lagu Tunggu Tunggu sarat akan pesan filosofis mengenai pentingnya kesabaran dalam menjalin suatu hubungan yang serius. Kesabaran dalam menunggu kabar lamaran bukan sekadar penantian pasif, melainkan sikap optimis dan matang dalam mempersiapkan masa depan bersama.

Lagu ini mengajarkan bahwa dalam hubungan, terutama yang menuju jenjang pernikahan, tidak cukup hanya dengan cinta tetapi juga harus ada komitmen, tanggung jawab, dan kesiapan secara psikologis maupun materiil.

Selain itu, lagu ini menyoroti peran keluarga sebagai bagian penting dalam proses lamaran dan persiapan menikah, yang merupakan ciri khas budaya tradisional. Keterlibatan keluarga tidak hanya sebagai saksi tetapi juga sebagai penentu dan pemberi restu, menunjukkan bahwa pernikahan bukan hanya urusan dua individu namun juga penyatuan keluarga besar. Pesan tersebut relevan dalam konteks budaya Indonesia yang masih menjunjung tinggi nilai kekeluargaan dan adat istiadat dalam kehidupan sosialnya.

Makna lagu juga memuat harapan optimis menuju masa depan bersama, di mana setiap kesulitan dan ketidakpastian akan teratasi dengan doa dan usaha. Lagu ini mengandung nilai tanggung jawab sosial yang melibatkan pasangan dan keluarganya untuk melangkah bersama, membangun rumah tangga yang harmonis dan berdaya guna.

Secara implisit, lagu ini mengajak pendengarnya untuk tidak terburu-buru mengambil keputusan dalam cinta dan hubungan, melainkan untuk memastikan kesiapan dan keseriusan yang mendalam. Pesan kesabaran dan keteguhan hati menjadi esensi utama yang ingin disampaikan, sekaligus sebagai bentuk apresiasi terhadap tradisi yang menjadi landasan dalam membentuk ikatan sosial dan keluarga.

 

Apa Komentarmu?

Tulis komentar

ARTIKEL TERKAIT

VIDEO TERKAIT

KOMENTAR

Latest Comment

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama mengirimkan komentar untuk bertukar gagasan dengan pengguna lainnya

TERPOPULER

Advertisement
Advertisement