Makanan atau nutrisi ternyata menjadi salah satu hal penting dalam proses penyembuhan ISPA. Ketika mengalami ISPA, tak sembarang makanan boleh dikonsumsi, ada pantangan yang sebaiknya dihindari.
ISPA atau Infeksi Saluran Pernapasan Akut adalah gangguan kesehatan yang ditandai dengan infeksi pada saluran pernapasan, sering kali disebabkan oleh virus atau bakteri. Kondisi ini dapat mempengaruhi siapa saja, tetapi lebih umum terjadi pada balita dan anak-anak.
Ketika terjangkit ISPA, makanan tertentu ternyata dapat memperparah iritasi pada tenggorokan dan saluran pernapasan.
Sebagai contoh, makanan berminyak menambah produksi lendir, sementara makanan pedas dapat menyebabkan iritasi. Oleh karena itu, memperhatikan pola makan adalah bagian penting dari penyembuhan ISPA.
Lantas, apa saja yang termasuk sebagai makanan pantangan untuk penderita ISPA dan makanan apa saja yang sebaiknya diperbanyak untuk membantu proses penyembuhan?
Jenis makanan yang pantang untuk penderita ISPA
Berikut jenis-jenis makanan yang sebaiknya dihindari penderita ISPA karena bisa memperparah kondisi saluran pernafasan:
1. Makanan berminyak
Penderita ISPA sangat disarankan untuk menghindari makanan berminyak. Makanan yang digoreng dengan minyak berlebihan tidak hanya sulit dicerna, tetapi juga bisa menyumbat saluran pernapasan.
Ketika seseorang mengonsumsi makanan berminyak, tubuhnya dapat mengalami peningkatan produksi dahak, yang pada gilirannya akan mengganggu proses pernapasan.
Selain itu, makanan berminyak mengandung lemak jenuh yang tidak sehat, berkontribusi terhadap peningkatan kolesterol jahat, dan menambah risiko gangguan jantung.
2. Makanan yang pedas
Makanan pedas menjadi salah satu pantangan utama bagi penderita ISPA. Meskipun makanan pedas sering dianggap menambah selera makan, nyatanya, ia dapat menyebabkan iritasi pada tenggorokan dan saluran pernapasan.
Rasa pedas dari cabai atau merica dapat memperburuk kondisi dan menciptakan ketidaknyamanan yang lebih parah, terutama jika makanan tersebut menyebabkan seseorang tersedak.
3. Produk susu yang berdampak pada pernapasan
Konsumsi produk susu juga sebaiknya dihindari oleh penderita ISPA. Meskipun produk ini kaya akan kalsium dan nutrisi lain, mereka memiliki potensi untuk meningkatkan produksi lendir dalam tubuh.
Ini disebabkan oleh adanya zat yang disebut casomorphin yang terdapat dalam susu, yang dapat memperburuk gejala ISPA dan menghasilkan lebih banyak lendir di tenggorokan, sehingga menyebabkan kesulitan bernafas.
Masih pantangan, tapi ini minuman
Tak hanya makanan, beberapa jenis minuman juga ternyata sebaiknya dihindari ketika mengidap ISPA demi lancarnya proses penyembuhan. Berikut beberapa jenis di antaranya:
1. Minuman dengan kafein
Minuman berkafein seperti kopi dan teh juga sebaiknya dihindari. Kafein tidak hanya dapat mempengaruhi kualitas tidur, tetapi juga dapat meningkatkan kecemasan dan kegelisahan, yang tentunya tidak baik untuk pasien ISPA.
Selain itu, kafein dapat berinteraksi dengan beberapa obat, mengganggu efektivitas pengobatan yang sedang dilakukan.
2. Yang bersoda dan manis
Minuman bersoda dan manis juga tidak dianjurkan untuk penderita ISPA. Kandungan gas yang terdapat dalam soda dapat menyebabkan kembung dan menambah ketidaknyamanan di perut.
Selain itu, makanan tinggi gula dapat memfasilitasi pertumbuhan bakteri yang berbahaya, meningkatkan risiko infeksi pada saluran pernapasan.
Oleh karena itu, disarankan untuk tetap mengonsumsi air mineral yang murni agar tubuh tetap terhidrasi dengan baik.
3. Terlalu panas atau terlalu dingin
Minuman yang terlalu panas atau terlalu dingin juga dapat memengaruhi kondisi tenggorokan.
Minuman dingin bisa menyebabkan iritasi, sedangkan minuman sangat panas dapat membakar tenggorokan yang sudah meradang.
Oleh karena itu, sebaiknya memilih minuman dengan suhu yang normal untuk menghindari ketidaknyamanan.
Lalu apa yang sebaiknya dikonsumsi?
Setelah menghindari konsumsi makanan-makanan yang jadi pantangan, proses penyembuhan ISPA dapat ditunjang dengan makanan-makanan yang punya gizi yang dibutuhkan untuk penyembuhan ISPA.
Berikut beberapa jenis makanan yang sebaiknya dikonsumsi untuk menunjang penyembuhan ISPA:
1. Makanan dengan vitamin C
Vitamin C memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung sistem imun tubuh.
Penderita ISPA sebaiknya banyak mengonsumsi buah-buahan dan sayuran yang kaya akan vitamin C, seperti jeruk, kiwi, dan brokoli.
Nutrisi ini tidak hanya membantu tubuh melawan infeksi, tetapi juga mempercepat proses pemulihan dari gejala ISPA.
2. Makanan dengan gizi yang disarankan
Beberapa pilihan makanan yang disarankan untuk penderita ISPA meliputi sup hangat yang kaya sayuran, buah-buahan yang lembut, dan protein tanpa lemak, seperti ikan dan ayam.
Makanan-makanan ini tidak hanya bergizi tetapi juga mudah dicerna dan tidak akan menambah iritasi pada tenggorokan.
3. Memastikan tubuh tetap terhidrasi
Menghidrasi tubuh dengan baik sangatlah penting selama masa penyembuhan. Penderita ISPA dianjurkan untuk mengonsumsi banyak cairan, terutama air mineral.
Air membantu melancarkan sistem pernapasan dan mengurangi tingkat kekentalan lendir, sehingga mempermudah proses pemulihan.
Selain air, infus herbal yang hangat seperti chamomile atau jahe juga bisa menjadi pilihan yang baik.
