Advertisement

Masyarakat Indonesia Doyan Pesan Makanan Via Food Delivery, Ini Alasannya

22 May 2024 14:49 WIB

thumbnail-article

Penggunaan jasa food delivery di Indonesia (Youth Insight Center) | Narasi .

Penulis: Husein Susilo

Editor: Hendri Wijayanto

Penggunaan jasa antar makanan atau food delivery telah menjadi kebiasaan yang umum di kalangan masyarakat Indonesia. Baik melalui aplikasi buatan restoran langsung maupun platform penampung seperti GoFood, GrabFood, Maxim, dan ShopeeFood, layanan ini semakin diminati. Demi menarik konsumen, para penyedia jasa layanan seringkali menawarkan diskon harga yang signifikan. Namun, apakah ini cara yang efektif?

Menurut data yang dihimpun oleh Youth Insight Center Narasi dari survei Lokadata yang melibatkan 2.223 responden pada Maret 2024, masyarakat Indonesia cukup aktif menggunakan jasa food delivery.

Hasil survei menunjukkan hanya 13% responden yang mengatakan tidak pernah menggunakan jasa food delivery. Sebanyak 48% responden menyatakan masih aktif menggunakan jasa ini, sementara 39% mengatakan pernah menggunakannya namun kini sudah tidak lagi. Dari segi frekuensi penggunaan, 46% responden mengaku memesan makanan melalui jasa food delivery beberapa kali dalam seminggu, dan 29% melakukannya sekali seminggu.

Mayoritas masyarakat cenderung memilih aplikasi atau platform yang unggul dalam kecepatan dan harga yang terjangkau. Tiga faktor utama yang mempengaruhi keputusan mereka dalam memilih aplikasi atau platform jasa antar makanan adalah kecepatan pengantaran (51%), harga (51%), dan diskon/promosi (49%).

Saat memesan makanan melalui aplikasi/platform jasa food delivery, sebagian besar responden tidak hanya mempertimbangkan selera kuliner mereka, tetapi juga harga. Sebanyak 57% responden cenderung memilih produk yang sedang diskon, diikuti dengan memilih dari restoran favorit (55%).

Dalam hal pengeluaran, mayoritas responden (62%) menghabiskan sekitar Rp 250 ribu per bulan untuk memesan makanan/minuman melalui jasa food delivery.



Makanan Kesukaan dan Aplikasi Paling Sering Digunakan

Salah satu tantangan utama bagi penyedia layanan food delivery adalah beragamnya kuliner yang diminati oleh masyarakat Indonesia. Tren kuliner yang terus berkembang membuat masyarakat tertarik untuk menjelajahi keunikan rasa dari berbagai daerah, baik di dalam maupun luar negeri.

Dua jenis kuliner yang paling sering dipesan melalui jasa food delivery adalah makanan Asia (59%) seperti nasi goreng, mie goreng, sushi, hingga ramen, dan makanan Indonesia (53%) seperti nasi padang, soto, hingga nasi uduk. Meski demikian, makanan mancanegara lainnya juga diminati, dengan 38% responden sering memesan makanan Barat seperti burger atau pizza, 6% makanan Meksiko, dan 4% makanan India.

Dari berbagai aplikasi atau platform jasa food delivery, survei ini menyebutkan tiga aplikasi yang menguasai mayoritas pengguna layanan. Responden mengatakan paling sering menggunakan GoFood (47%), ShopeeFood (22%), dan GrabFood (12%).

Tentang Youth Insight Center Narasi

Youth Insight Center Narasi adalah pusat riset yang berfokus pada tren dan perilaku generasi muda di Indonesia. Melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, Narasi berupaya menyediakan data dan wawasan yang bermanfaat bagi berbagai industri.

Apa Komentarmu?

Tulis komentar

ARTIKEL TERKAIT

VIDEO TERKAIT

KOMENTAR

Latest Comment

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama mengirimkan komentar untuk bertukar gagasan dengan pengguna lainnya

TERPOPULER

Advertisement
Advertisement