Advertisement

Mau Nonton The Lord of the Rings: The War of the Rohirrim, Haruskah Nonton Trilogi LoTR?

16 December 2024 20:22 WIB

thumbnail-article

Cuplikan trailer film "The Lord of the Rings: The War of the Rohirrim". (YouTube/Warner Bros. Pictures) .

Penulis: Nuha Khairunnisa

Editor: Nuha Khairunnisa

The Lord of the Rings: The War of the Rohirrim telah tayang di bioskop Tanah Air mulai 13 Desember 2024. 

Film ini merupakan spin-off dari trilogi The Lord of the Rings (LoTR) yang berfokus pada salah satu area di Middle-earth yang dihuni oleh bangsa manusia.

Dengan dirilisnya film animasi produksi Warner Bros ini, muncul banyak pertanyaan di kalangan penggemar maupun penonton kasual. Misalnya, di mana letak The Lord of the Rings: The War of the Rohirrim di semesta Middle-earth? Lalu, apakah The Lord of the Rings: The War of the Rohirrim bisa ditonton meski belum pernah menonton waralaba The Lord of the Rings?

Mari simak terlebih dahulu sinopsis dari film Lord of the Rings: The War of the Rohirrim. 

Sinopsis Lord of the Rings: The War of the Rohirrim

Lord of the Rings: The War of the Rohirrim mengambil latar sekitar 200 tahun sebelum terjadinya peristiwa dalam trilogi LoTR.

Jika LoTR dipenuhi oleh ras-ras fantasi seperti hobbit, elf dan kurcaci, Lord of the Rings: The War of the Rohirrim berfokus pada dinamika kehidupan manusia di Middle-earth. 

Cerita dalam film ini berpusat pada Kerajaan Rohan yang merupakan rumah bagi bangsa Rohirrim. Dalam semesta LoTR, bangsa ini dikenal sebagai penunggang kuda yang andal dan memiliki pasukan kavaleri yang tangguh. 

Dikisahkan, Raja Helm Hammerhand yang merupakan leluhur Théoden dalam trilogi LoTR berhasil membawa Rohan ke masa kejayaannya.

Namun, kegemilangan bangsa Rohirrim terusik oleh kedatangan bangsawan Dunlending bernama Freca yang hendak menjodohkan putranya, Wulf, dengan putri Raja Helm, Hèra. 

Singkat cerita, baik ayah maupun anak sama-sama menolak perjodohan tersebut. Helm dan Freca kemudian terlibat dalam duel, yang berakhir dengan terbunuhnya Freca. 

Menyaksikan hal ini, Wulf tersulut amarahnya dan bersumpah untuk meluluhlantakkan Rohan dan merebut takhta dari Helm. 

Perang pun pecah, dan bangsa Rohirrim yang porak poranda terpaksa berlindung di benteng kuno Hornburg.

Benteng ini kemudian dikenal dengan nama Helm's Deep, yang diketahui merupakan tempat perlindungan terakhir bagi rakyat Rohan dalam trilogi karya J.R.R. Tolkien. 

Apakah harus menonton seluruh trilogi LoTR?

Kembali ke pertanyaan di awal: apakah harus menonton seluruh trilogi The Lord of the Rings agar dapat memahami kisah dalam film Lord of the Rings: The War of the Rohirrim?

Perlu diketahui, cerita dalam film Lord of the Rings: The War of the Rohirrim merupakan saduran lepas dari lampiran yang terdapat dalam novel The Return of the King karya Tolkien.

Dalam lampiran tersebut, Tolkien menggambarkan sejarah Raja Helm Hammerland dan bagaimana benteng Helm's Deep mendapatkan namanya.

Film Lord of the Rings: The War of the Rohirrim mengeksplorasi lebih dalam tentang bangsa manusia di Kerajaan Rohan yang sebelumnya hanya disinggung sepintas di dalam literatur asli maupun versi filmnya. 

Secara alur waktu maupun cerita, Lord of the Rings: The War of the Rohirrim tak bersinggungan secara langsung dengan kisah di dalam trilogi The Lord of the Rings. Jadi, siapa pun dapat menikmati film animasi ini secara lepas meski belum pernah membaca maupun menonton trilogi orisinalnya. 

 

Apa Komentarmu?

Tulis komentar

ARTIKEL TERKAIT

VIDEO TERKAIT

KOMENTAR

Latest Comment

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama mengirimkan komentar untuk bertukar gagasan dengan pengguna lainnya

TERPOPULER

Advertisement
Advertisement