SM Entertainment telah mengumumkan bahwa NCT DREAM akan kembali ke panggung musik dengan merilis full album kelima mereka yang bertajuk Go Back To The Future. Album ini akan mencakup total sembilan lagu dengan dua title track yang dirilis dalam dua waktu yang berbeda.
Menurut informasi resmi oleh SM Entertainment, album Go Back To The Future dijadwalkan rilis pada tanggal 14 Juli 2025. Sebelum perilisan resmi full album, NCT DREAM telah merilis salah satu title track mereka bertajuk BTTF (Back To The Future) pada Rabu ((/6/2025). Sedangkan title track kedua yang bertajuk CHILLER akan dirilis pada hari album utama rilis.
Tema dan Konsep Album
Album ini mengangkat tema perjalanan waktu, dengan mengulik benda-benda ikonik di setiap music video dari NCT Dream. Pada visual teaser yang dirilis menampilkan hoverboard yang menjadi elemen kunci. Hoverboard ini bukan hanya simbol alat transportasi futuristik, tetapi juga menggambarkan ikatan emosional penggemar dengan era debut NCT DREAM di lagu Chewing Gum.
Cerita dalam lagu-lagu di album ini akan menyentuh tentang pencarian jati diri dan pertumbuhan yang dialami oleh ketujuh member. Melalui pendekatan ini, NCT DREAM berupaya untuk membuat pendengar merasa terhubung dengan cerita dan perjalanan yang mereka lalui.
Baca Juga:Lirik dan Makna Lagu BTTF - NCT Dream
Selain hoverboard, di dalam poster tersebut terdapat teks yang berbunyi "Back to the 7llin’" yang memicu spekulasi di kalangan penggemar. Dugaan muncul bahwa ini mungkin terkait dengan kembalinya salah satu konten legendaris NCT DREAM, 7llin’ in the DREAM. Konten ini dikenal sebagai waktu di mana ketujuh member menghabiskan waktu bersama di luar jadwal resmi. Kembalinya konten ini akan menambah elemen nostalgia dan interaksi yang dirindukan oleh penggemar.
Pembukaan Tur Dunia Sebelum Comeback
Sebelum perilisan album, NCT DREAM akan melangsungkan konser mereka bertajuk 2025 NCT DREAM TOUR <THE DREAM SHOW 4 : DREAM THE FUTURE> di Seoul berlangsung pada 10 hingga 12 Juli 2025 di Gocheok Sky Dome.
Setelah itu, tur akan berlanjut ke berbagai kota besar di Asia, termasuk Bangkok, Hong Kong, Jakarta, Singapura, Kuala Lumpur, dan Taipei, dimulai pada Agustus hingga akhir tahun. Penambahan jadwal tur diharapkan akan diumumkan untuk tahun depan.
