Advertisement

Nicholas Saputra: Keberuntungan, Kesempatan, dan Kesiapan

31 October 2025 17:43 WIB

thumbnail-article

Nicholas Saputra: Keberuntungan, Kesempatan, dan Kesiapan Sumber: Narasi.

Penulis: Fatimah. M

Editor: Fatimah. M

Banyak yang percaya keberuntungan datang pada mereka yang beruntung. Padahal, kata Nicholas Saputra, keberuntungan justru datang pada mereka yang siap.

Aktor dan produser film itu mengingatkan di hadapan ratusan mahasiswa IPB bahwa kesempatan tak pernah datang dua kali. Tapi kesempatan juga tak ada artinya tanpa kesiapan. Maka, tugas kita adalah terus belajar, terus tumbuh, dan terus menyiapkan diri karena di titik itulah, keberuntungan mulai terbentuk.

Baginya, hidup adalah perjalanan panjang untuk menyambut hal-hal yang belum diketahui. Dan ketika kesiapan bertemu dengan kesempatan, di sanalah keberuntungan terjadi.

Keberuntungan Bukan Hal Mistis

Nicholas berbicara tentang keberuntungan tanpa membuatnya terdengar mistis. Baginya, keberuntungan bukan keajaiban, tapi hasil dari pertemuan antara kesempatan dan kesiapan. Ia menyebut, setiap orang punya peluang yang datang pada waktunya, hanya saja tak semua siap menyambutnya.

"Ada yang bilang ada yang namanya keberuntungan. Kadang tuh ada yang namanya kesempatan bertemu yang namanya kesiapan. Jadi yang namanya dalam hidup ini, kita harus terus bersiap dan belajar. Kita harus terus mempersiapkan diri untuk menemukan pemikiran yang tidak kita pernah tau itu apa, “ jelasnya.

Kesiapan bukan sesuatu yang muncul tiba-tiba. Ia terbentuk lewat proses belajar, kerja keras, dan keberanian mencoba hal baru. Nicholas mengajak mahasiswa IPB untuk terus mengasah kemampuan, membuka diri terhadap pengetahuan, dan menyiapkan diri sebaik mungkin agar saat kesempatan datang, mereka bisa menyambutnya dengan percaya diri.

Baginya keberuntungan itu bukan sesuatu yang ditunggu, melainkan sesuatu yang disiapkan.

Proses Kesiapan: Belajar, Kolaborasi, dan Eksplorasi

Nicholas mengingatkan bahwa kesiapan tidak hanya soal kemampuan, tapi juga kemauan untuk terus belajar. Ia percaya, setiap langkah kecil yang diambil hari ini adalah bagian dari proses panjang menuju momen besar yang belum terlihat.

Belajar tak selalu lewat buku atau ruang kelas. Kadang muncul lewat pertemuan singkat, kerja tim yang menantang, atau keberanian mencoba hal yang benar-benar baru. Nicholas menekankan pentingnya kolaborasi dan eksplorasi, dua hal yang membuat seseorang tumbuh lebih cepat, sekaligus memahami dunia lebih luas.

Ia meyakini, kesempatan sering datang tanpa aba-aba. Karena itu, mereka yang terus belajar dan berani mencoba hal baru akan lebih siap menyambutnya. Bagi mahasiswa IPB, pesan ini menjadi pengingat bahwa proses yang dijalani sekarang adalah latihan untuk hal-hal besar yang menunggu di depan.

"Tapi kapan itu datang kita kadang-kadang nggak pernah tau. Kita hanya mempersiapkan terus belajar, terus mempersiapkan diri, terus berkolaborasi, terus mencoba hal-hal baru, jadi ujungnya kita bertemu sesuatu sehingga ketika dikasih tawaran kita bisa menyambutnya dengan baik dan itu terus bergulung, bertambah besar dan itu bisa ke pertemuan lebih besar lagi," jelas Nicholas.

Nicholas Menunggu Generasi Campus Menjadi Motivator

Nicholas menutup pesannya dengan bayangan yang hangat. Ia membayangkan sepuluh tahun mendatang kembali ke kampus IPB, duduk di bangku penonton, menyaksikan salah satu mahasiswa yang hadir hari itu berdiri di atas panggung, berbagi cerita dan inspirasi pada generasi berikutnya.

"10 tahun lagi aku ada di IPB, tapi di bangku penonton dan ngelihat salah satu mahasiswa di sini di atas panggung sharing ke adik-adik mahasiswa," ujar Nicholas.

Gambaran itu sederhana namun penuh makna. Keberhasilan tak selalu tentang posisi atau pencapaian pribadi, melainkan tentang bagaimana semangat yang sama bisa diteruskan. Nicholas seolah ingin mengatakan, keberuntungan sejati terjadi ketika seseorang tak hanya tumbuh untuk dirinya sendiri, tapi juga menjadi bagian dari perjalanan orang lain.

Pesan Nicholas selaras dengan semangat Generasi Campus Roadshow 2025. Kesiapan dan semangat belajar menjadi bentuk nyata dari passion in action, api kecil yang, bila terus dijaga, mampu menyalakan potensi tanpa batas.

Setiap mahasiswa punya jalan masing-masing, punya waktu berbeda untuk menemukan momen “bertemu kesempatan”. Namun selama terus berproses, keberuntungan tak lagi terasa acak. Ia berubah menjadi hasil dari kerja keras, rasa ingin tahu, dan keberanian untuk terus mencoba.

Generasi Campus Roadshow 2025

Kota Bogor menjadi salah satu titik rangkaian Generasi Campus Roadshow 2025, program kolaborasi antara Grab Indonesia dan Narasi yang hadir dengan semangat baru.

Inisiatif ini dirancang untuk mendukung Generasi Z dalam menggali, memahami, dan menyalurkan passion mereka menjadi aksi berkelanjutan yang berdampak nyata.

Memasuki tahun keduanya, Generasi Campus Roadshow 2025 digelar dalam skala lebih luas, menjangkau enam kota besar dan menargetkan lebih dari 20.000 mahasiswa sebagai peserta.

Neneng Goenadi, CEO Grab Indonesia, mengapresiasi semangat mahasiswa IPB yang hadir.

“Bogor antusiasnya luar biasa. Anak-anak IPB inovasinya keren-keren banget,” katanya. Ia menambahkan, tahun ini Generasi Campus Roadshow akan digelar di enam kota besar, menjangkau lebih dari 20 ribu mahasiswa di seluruh Indonesia.

Dahlia Citra, Chief of Networking Narasi, menjelaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar ruang berbagi inspirasi, melainkan wadah bagi generasi muda untuk tumbuh bersama.

“Kami berharap peserta Generasi Campus 2025 bisa merasa lebih yakin untuk mulai mencoba, apapun passion mereka. Tergerak untuk mengambil langkah dan memahami susah senangnya berproses,” ungkapnya.

Setelah sukses menjangkau lebih dari 15 ribu mahasiswa di empat kota tahun lalu (Yogyakarta, Malang, Jakarta, dan Bandung) tahun ini Generasi Campus Roadshow hadir dengan skala lebih besar. Acara ini digelar di enam kota dengan target menjangkau lebih dari 20 ribu mahasiswa. Kota-kota tersebut adalah Surabaya (Universitas Airlangga, 26 Agustus), Surakarta (Universitas Sebelas Maret, 7 Oktober), Bogor (IPB University, 22 Oktober), Makassar (Universitas Hasanuddin, 4 November), Medan (Universitas Sumatera Utara, 19 November), dan Bandung (Institut Teknologi Bandung, 9 Desember).

Generasi Campus Roadshow 2025 tidak hanya menjadi ajang inspirasi, tetapi juga wadah aksi nyata bagi Gen Z untuk mulai bergerak dan membuktikan bahwa passion bukan sekadar minat. Dari menghidupi passion, passion bisa menghidupi bahkan memberi makna dan menciptakan dampak. Informasi lebih lanjut mengenai Generasi Campus dapat dilihat di Instagram @GrabID dan @narasi.tv

 

Apa Komentarmu?

Tulis komentar

ARTIKEL TERKAIT

VIDEO TERKAIT

KOMENTAR

Latest Comment

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama mengirimkan komentar untuk bertukar gagasan dengan pengguna lainnya

TERPOPULER

Advertisement
Advertisement