Advertisement

Pemerintah Lakukan Pengurangan Anggaran MBG, Menkeu Purbaya: Ikuti Arahan Presiden

11 June 2026 22:49 WIB

thumbnail-article

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa Sumber: ANTARA.

Penulis: Elok Nuri

Editor: Elok Nuri

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menanggapi kabar mengenai pengurangan anggaran Makan Bergizi Gratis (MBG) sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.

“Kami ikuti keputusan Bapak Presiden,” ujar Bendahara Negara saat ditemui di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis, 11 Juni 2026.

Purbaya mengaku telah menerima kabar mengenai rencana tersebut. Namun, ia tak mengungkapkan besarannya untuk rencana pemangkasan anggaran program MBG.

"Ke berapa levelnya ya? 90 ya?" ungkap Purbaya dengan ragu.

Untuk perkembangan berikutnya, Purbaya meminta publik untuk menunggu pernyataan resmi dari Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik Sudaryati Deyang.

Evaluasi dan Penataan Anggaran MBG

Dalam kesempatan berbeda Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengemukakan akan berkurang dari saat ini sebesar Rp268 triliun setelah dilakukan penataan menyeluruh terhadap program tersebut.

"Bukan pemangkasan ya, tapi dari hasil perhitungan, kita meyakini akan ada pengurangan kebutuhan anggaran dari program makan bergizi gratis ini," kata Prasetyo ketika ditemui usai rapat koordinasi di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Pangan (Kemenko Pangan), Kamis, 11 Juni 2026.

Prasetyo mengungkapkan proses penataan selesai, pemerintah akan mengetahui secara lebih rinci berapa total anggaran yang sebenarnya dibutuhkan untuk menjalankan program unggulan Presiden Probowo ini.

“Jadi, dari proses penataan nanti akan bisa kita hitung dengan lebih cermat sesungguhnya anggaran yang dibutuhkan untuk Program MBG ini totalnya menjadi berapa,"Usai Prasetyo.

Menurut Prasetyo proses evaluasi tata kelola ini ditarget selesai dalam satu bulan. Meski dalam pelaksanaannya ia tidak menampik akan ada dinamika, yang diharapkan tidak akan mengganggu pelaksanaan MBG.

"Kita target awal satu bulan ini harus harus sudah selesai. Tapi tentunya kan semua ada dinamikanya ya. Makanya yang pertama tentu tadi kita tekankan adalah yang sudah berjalan tetap berjalan, tidak boleh ada gangguan, dan di situ pun juga catatan-catatan perbaikan itu terus tetap harus dilakukan. Yang sudah baik pun juga harus ada pengawasan supaya kualitasnya bisa terjaga. Kita tidak ingin ada penurunan," ucapnya.

"Makanya kami minta waktu untuk juga menghitung dengan Kementerian Keuangan maupun dengan BGN. Jadi dari proses penataan nanti akan akan bisa kita hitung dengan lebih cermat sesungguhnya anggaran yang dibutuhkan untuk program makan bergizi ini totalnya menjadi berapa," tutupnya.

 

Apa Komentarmu?

Tulis komentar

ARTIKEL TERKAIT

VIDEO TERKAIT

KOMENTAR

Latest Comment

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama mengirimkan komentar untuk bertukar gagasan dengan pengguna lainnya

TERPOPULER

Advertisement
Advertisement